Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

Hilda IrachDiterbitkan 31 Mei 2026, 23:13 WIB

ringkasan

  • Hindari kombinasi benzoyl peroxide dan retinol untuk mencegah iritasi.
  • Retinol dan AHA/BHA sebaiknya digunakan pada waktu berbeda.
  • Vitamin C dan AHA/BHA dapat mengurangi efektivitas jika digunakan bersamaan.

Fimela.com, Jakarta - Keinginan untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah, halus, dan bebas masalah sering kali mendorong banyak orang mencoba berbagai produk skincare dalam satu rutinitas. Dengan begitu banyak kandungan aktif yang tersedia di pasaran, tidak sedikit yang beranggapan bahwa semakin banyak bahan yang digunakan, semakin cepat pula hasil yang akan terlihat. Padahal, pendekatan ini tidak selalu memberikan manfaat yang lebih baik bagi kulit.

Setiap kandungan aktif memiliki cara kerja, tingkat kekuatan, dan fungsi yang berbeda. Beberapa bahan memang dapat saling melengkapi untuk meningkatkan efektivitas perawatan, tetapi ada juga kombinasi tertentu yang berpotensi menyebabkan iritasi, kemerahan, kulit kering, hingga mengganggu skin barrier. Risiko ini cenderung lebih tinggi pada pemilik kulit sensitif atau mereka yang baru mulai menggunakan bahan aktif dalam rutinitas skincare.

Karena itu, memahami cara mengombinasikan produk skincare dengan benar sama pentingnya dengan memilih produk yang tepat. Mengetahui kandungan apa saja yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dapat membantu meminimalkan risiko reaksi yang tidak diinginkan sekaligus menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Berikut beberapa kombinasi bahan aktif yang perlu diperhatikan sebelum digunakan dalam satu rutinitas perawatan kulit.

2 dari 7 halaman

1. Benzoyl Peroxide dan Retinol/Retinoid

Rekomendasi skincare yang aman untuk ibu hamil, bebas retinoid. | pexels.com/@sora-shimazaki

Menggabungkan benzoyl peroxide dengan retinol atau retinoid dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Menurut para ahli, kedua bahan ini saling menetralkan satu sama lain, sehingga mengurangi efektivitasnya. Selain itu, kombinasi ini dapat menyebabkan kulit menjadi terlalu kering dan iritasi.

Saran Ahli: Gunakan benzoyl peroxide di pagi hari dan retinol di malam hari untuk menghindari reaksi negatif.

3 dari 7 halaman

2. Retinol/Retinoid dan AHA/BHA

Penggunaan retinol bersamaan dengan AHA atau BHA dapat menyebabkan iritasi berlebihan. Kedua bahan ini memiliki efek eksfoliasi yang kuat, sehingga jika digunakan bersamaan, dapat memicu kemerahan dan pengelupasan kulit.

Saran Ahli: Sebaiknya gunakan AHA atau BHA pada pagi hari dan retinol di malam hari untuk mengurangi risiko iritasi.

4 dari 7 halaman

3. Vitamin C dan AHA/BHA

Kombinasi Vitamin C dengan AHA atau BHA dapat mengurangi stabilitas dan efektivitas Vitamin C. Menggunakan kedua bahan ini bersamaan dapat mengganggu keseimbangan pH kulit, yang berpotensi menyebabkan iritasi.

Saran Ahli: Gunakan Vitamin C di pagi hari dan AHA/BHA di malam hari untuk hasil yang optimal.

5 dari 7 halaman

4. Vitamin C dan Niacinamide

Meskipun ada mitos yang menyatakan bahwa Vitamin C dan niacinamide tidak boleh dicampur, penelitian terbaru menunjukkan bahwa keduanya dapat digunakan bersamaan dengan aman. Namun, penting untuk menggunakan produk yang diformulasikan dengan baik agar tidak mengurangi efektivitasnya.

Saran Ahli: Jika Anda ingin menggunakan kedua bahan ini, pastikan untuk memilih produk yang sudah teruji dan stabil.

6 dari 7 halaman

5. Penggunaan Terlalu Banyak Bahan Aktif Sekaligus

Menggunakan terlalu banyak bahan aktif dalam satu rutinitas dapat membebani kulit dan menyebabkan iritasi. Hal ini dapat mengakibatkan kemerahan, kekeringan, dan masalah kulit lainnya.

Saran Ahli: Fokuslah pada dua bahan aktif dalam satu waktu, satu di pagi hari dan satu di malam hari, untuk memaksimalkan efektivitas tanpa merusak skin barrier.

7 dari 7 halaman

6. Bahan Pengering yang Digunakan Bersamaan

Beberapa bahan aktif, seperti asam salisilat, dapat mengeringkan kulit. Menggabungkannya dengan bahan pengering lainnya dapat menyebabkan iritasi yang lebih parah.

Saran Ahli: Pantau kondisi kulit Anda dan hentikan penggunaan jika terjadi kekeringan berlebihan.

Dengan memahami kombinasi bahan aktif yang aman dan cara penggunaannya, Anda dapat menjaga kesehatan kulit dan mencegah iritasi. Selalu ingat untuk memperhatikan reaksi kulit dan konsultasikan dengan ahli dermatologi jika perlu.