Sukses

Beauty

Tahi Lalat atau Gejala Kanker Kulit?

Ladies, hmpir semua dari kita pasti memiliki tahi lalat. Tahi lalat biasanya tidak hadir pada saat kita pertama dilahirkan, tetapi muncul saat masa kecil atau masa remaja awal. Tahi lalat yang normal biasanya berbentuk mirip dan simetris, jika bentuknya tidak simetris, dan tahi lalat tersebut muncul setelah usia Anda di atas 25 tahun, maka sebaiknya Anda perlu curiga bahwa itu merupakan gejala kanker kulit, dan segera menghubungi dokter Anda.

Seperti dijelaskan www.cancer.org.au, semakin banyak tahi lalat seseorang, semakin tinggi resiko orang tersebut terkena melanoma. Selain bentuk dan jumlah, Anda juga bisa menggunakan indikasi lain untuk mengetahui apakah tahi lalat yang Anda miliki merupakan tahi lalat normal atau gejala kanker kulit. Apa saja? Yuk, simak.

Batas
Tahi lalat yang normal akan memiliki batas yang senada, karena bentuknya simetris. Sementara tanda yang merupakan gejala kanker kulit berbatas tidak teratur, kabur, kasar, atau berlekuk tepi.

Warna
Tahi lalat normal tidak akan mengalami perubahan warna dari waktu ke waktu. Sementara tanda yang merupakan gejala kanker kulit akan mengalami perubahan gradasi warna kulit dalam perjalanannya.

Ukuran
Jika tahi lalat berukuran lebih dari 1/4 inci (6 mm) maka Anda perlu mencurigainya sebagai tanda yang merupakan gejala kanker kulit, dan bukan merupakan tahi lalat normal.

So, itulah yang membedakan tahi lalat normal dengan tanda yang merupakan gejala kanker kulit. Semoga bermanfaat!

Oleh : Maulisa

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading