Sukses

Beauty

Kelelahan Tubuh Bisa Terlihat Jelas di Kulit! Ini Cara Mengatasinya

ringkasan

  • Kelelahan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dan masalah kulit seperti lingkaran hitam, kulit kusam, serta garis halus karena gangguan ritme sirkadian dan penurunan perbaikan sel.
  • Mata menjadi area pertama yang menunjukkan tanda kelelahan karena kulit yang tipis dan jaringan vaskular padat, sementara peningkatan kortisol dan penurunan hormon pertumbuhan menghambat perbaikan kolagen.
  • Mengatasi kulit lelah memerlukan pendekatan gaya hidup holistik, termasuk tidur konsisten, nutrisi seimbang, hidrasi cukup, perlindungan SPF, dan perawatan kulit sebagai pendukung.

Fimela.com, Jakarta - Kelelahan seringkali tidak hanya terasa di dalam tubuh, tetapi juga terpampang jelas di wajah kita. Jauh sebelum kelelahan terdeteksi melalui tes darah atau memengaruhi produktivitas kerja, tanda-tandanya sudah muncul di kulit: lingkaran hitam di bawah mata, kulit kusam, dan kesan berat di sekitar mulut yang sebelumnya tidak ada. Kondisi kulit yang lelah dan tidak terawat lebih dari sekadar masalah estetika.

Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar kulit kita saat tubuh dilanda kelelahan? Menurut Dr. Hansel Misquitta, seorang dokter estetika regeneratif, kelelahan tidak menciptakan masalah kulit baru, melainkan mempercepat masalah yang sudah cenderung muncul di wajah kita.

Sahabat Fimela, artikel ini akan membahas secara mendalam tanda-tanda kelelahan pada kulit dan strategi efektif untuk mengatasinya. Dengan memahami mekanisme di baliknya, kita bisa menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.

Tanda-tanda Kelelahan yang Terpampang Nyata di Wajah

Mata adalah bagian pertama yang menunjukkan tanda kelelahan. Lingkaran hitam, bengkak, kerutan halus, dan penampilan yang sedikit cekung muncul lebih awal di area ini.

Dr. Misquitta menjelaskan, kulit di sekitar mata lebih tipis, memiliki lebih sedikit kelenjar sebaceous, dan berada di atas jaringan vaskular serta limfatik yang padat. Oleh karena itu, perubahan kecil dalam keseimbangan cairan atau sirkulasi akan cepat terlihat di area ini.

Selain itu, kulit kusam dan kurang bercahaya juga menjadi indikator kelelahan. Dr. Munir Somji, seorang dermatolog dan pendiri DrMediSpa, menjelaskan bahwa gangguan tidur secara langsung mengganggu ritme sirkadian kulit.

Fungsi kulit beralih dari perlindungan di siang hari menjadi perbaikan di malam hari. Ketika tidur berkurang, pembaharuan sel terganggu. Pada saat yang sama, sirkulasi dan drainase limfatik melambat, yang berarti oksigen dan nutrisi tidak tersalurkan secara efisien ke kulit.

Mengapa Garis Halus dan Lipatan Wajah Semakin Jelas Saat Lelah?

Kelelahan juga dapat memperjelas garis-garis halus dan lipatan nasolabial atau garis senyum. Sudut mulut dan lipatan nasolabial cenderung mengikuti tanda kelelahan.

Dr. Misquitta menambahkan bahwa gravitasi, gerakan berulang, dan dukungan struktural yang lebih lemah turut berperan dalam hal ini. Secara biologis, ketika tidur terganggu atau stres berkepanjangan, tubuh memasuki kondisi perbaikan yang berkurang.

Kortisol meningkat, yang mengganggu pemulihan penghalang epidermis dan meningkatkan peradangan tingkat rendah. Sekresi hormon pertumbuhan menurun, sehingga perbaikan kolagen melambat. Ini semua berkontribusi pada munculnya garis halus yang lebih kentara dan kulit yang kendur.

Strategi Ampuh Mengatasi Tanda Kelelahan pada Kulit

Meskipun produk topikal dan perawatan dapat membantu, kedua dokter menekankan bahwa kulit lelah pada akhirnya adalah masalah gaya hidup. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa Sahabat Fimela terapkan:

  • Prioritaskan Tidur yang Konsisten: Dr. Misquitta menyarankan, "Konsistensi mengalahkan optimasi." Waktu tidur yang stabil lebih penting daripada mengejar jam tidur yang sempurna. Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit.
  • Nutrisi Seimbang: Asupan protein yang cukup mendukung perbaikan jaringan. Memastikan diet seimbang dan mengatasi kekurangan umum seperti zat besi, B12, atau vitamin D dapat membuat perbedaan yang terukur.
  • Hidrasi yang Tepat: Dr. Somji mengatakan bahwa konsumsi alkohol berlebihan dan asupan kafein tinggi memperburuk dehidrasi dan ketidakstabilan vaskular, membuat Anda terlihat lebih lelah. Hidrasi paling baik dicapai melalui asupan makanan kaya air yang seimbang daripada memaksakan minum literan air.
  • Perlindungan Matahari (SPF): Dr. Somji merekomendasikan penggunaan SPF setiap hari untuk melindungi kulit Anda dari kerusakan lingkungan, karena kerusakan UV memperkuat perubahan terkait kelelahan.
  • Perawatan Kulit sebagai Pendukung: "Perawatan kulit mendukung sistem," simpul Dr. Misquitta, "itu tidak menggantikannya. Siapa pun yang mengklaim sebaliknya sedang menjual jalan pintas yang tidak ada." Ini berarti perawatan kulit harus menjadi bagian dari rutinitas yang lebih besar yang berfokus pada gaya hidup sehat.

Dengan memahami bagaimana kelelahan memengaruhi kulit dan menerapkan kebiasaan gaya hidup yang sehat, kita dapat membantu kulit kita terlihat lebih segar dan bercahaya, bahkan di tengah kesibukan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading