Sukses

Entertainment

Bintang 3 Generasi, Media di Mata Baim Wong

Fimela.com, Jakarta Mengawali karier di tahun 2001, membuat nama Baim Wong dikenal oleh publik. Akan tetapi saat awal kariernya, ia mengaku tidak seberapa serius. Pria kelahiran 27 April ini mulai serius di dunia akting pada 2005.

***

Sudah tidak terasa, kini Baim Wong sudah 15 tahun berada di dunia hiburan Indonesia. Bukan perkara yang mudah untuk menjaga namanya agar tetap eksis di jagat hiburan Indonesia.

Pasalnya tiap tahun, nama-nama artis baru akan bermunculan di dunia hiburan. Dengan persaingan di dunia hiburan yang semakin ketat, anak dari pasangan Johnny Wong dan Kartini Martaatmadja Baim ini membekali dirinya dengan keahlian yang memadai.

Bukan perkara yang mudah bagi Baim Wong untuk menjaga namanya agar tetap eksis di jagat hiburan Indonesia. (Fotografer: Deki Prayoga, Digital Imaging: Denti Ebtaviani, Wardrobe: Renzi Lazuardi (Jas), Antoni Morato (Kemeja dan celana), Make up: First, Bintang.com)

Puluhan judul sinetron dan film layar lebar jadi bukti jika kemampuan berakting Baim sangat mumpuni. Pesona dari aktor kelahiran 27 April 1981 ini tersebar sampai di Malaysia. Pasalnya Baim mendapatkan tawaran untuk bermain sebuah serial di Negeri Jiran.

Penggemar merupakan salah satu faktor yang membuat namanya eksis sampai sekarang. Bagi pemilik nama Muhammad Ibrahim ini, ia tidak ada apa-apanya tanpa ada penggemar.

Pesona dari aktor kelahiran 27 April 1981 ini tersebar sampai di Malaysia. (Fotografer: Deki Prayoga, Digital Imaging: Denti Ebtaviani, Wardrobe: Renzi Lazuardi (Jas), Antoni Morato (Kemeja dan celana), Make up: First, Bintang.com)

Selain penggemar, media juga merupakan faktor penting bagi artis itu sendiri. Hubungan artis dan media itu memang berkaitan. Tak mungkin seseorang tiba-tiba menjadi artis tanpa adanya media. Begitu juga sebaliknya, media juga butuh artis untuk jadi bahan sebuah berita.

Bintang.com pun mendapatkan kesempatan berbincang-bincang dengan Baim Wong tentang kesulitan yang ia hadapi saat menjalani karir di dunia hiburan. Seperti apa cara Baim mengapresiasi para penggemarnya? Dan bagaimana cara Baim menjaga hubungan dengan para awak media. Berikut ini petikan wawancara Baim saat pemotretan ulang tahun Bintang.com yang pertama di SCTV Tower, kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Lika-liku Karier

Walaupun sudah 15 tahun berada di dunia hiburan Indonesia. Akan tetapi tak banyak orang yang tahu jika Baim Wong mengimpikan sebuah peran dan sebuah obsesi yang belum tercapai.

Tantangan terberat saat meniti karir di dunia hiburan?

Maintenance dari karier itu sendiri. Bagaimana caranya karier itu stabil dan memikirkan bagaimana caranya agar orang-orang itu tidak jenuh.

Cara melewati tantangan tersebut?

Bagaimana caranya orang itu terus mempekerjakan kita, pastinya kita harus mempunyai keahlian. Dan tidak sembarangan untuk mencari keahlian di bidang akting di Indonesia tidaklah mudah. Jadi kita harus mencari ilmu dari aktor-aktor yang berpengalaman, salah satunya ada di 18 artis ini. Makanya saya sangat senang ketika bertemu dengan mereka. Karena buat saya, mereka adalah guru.

Siapa yang paling mendukung saat menjalani karier di dunia hiburan?

Yang pasti semua ini karena ridho Allah dan orangtua. Dan semua aktor-aktor karena dari mereka, saya banyak belajar soal dunia akting. Salah satunya adalah Tio Pakusadewo, dia sudah seperti ayah saya di dunia akting.

Tantangan terberat bagi Baim Wong di dunia hiburan adalah maintenance karier itu sendiri. (Fotografer: Deki Prayoga, Digital Imaging: Denti Ebtaviani, Wardrobe: Renzi Lazuardi (Jas), Antoni Morato (Kemeja dan celana), Make up: First, Bintang.com)

Peran penggemar di mata Anda?

Penggemar merupakan salah satu faktor pendukung agar saya menjadi lebih baik. Saya bukanlah apa-apa tanpa mereka. Saya juga hidup dari para penggemar. Namun ada sisi negatifnya juga, terkadang mereka berusaha untuk menjatuhkan kita tapi menurut saya itu merupakan hal yang lumrah. Jadi mau positif atau negatif, semua itu merupakan masukan dan pengalaman untuk saya.

Cara Anda mengapresiasi para penggemar?

Dengan cara-cara yang simpel saja seperti senyum, menyapa dan mengobrol dengan mereka. Kadang mereka juga tidak tahu kondisi kita seperti apa. Dan kita sering dibilang sombong atau apa. Oleh karena itu dengan kita memberikan senyum juga merupakan bentuk apreasi saya kepada para penggemar.

Peran yang sangat diidam-idamkan?

Sebenarnya semua peran itu susah. Sebenarnya kalau bicara soal ini, saya merasa belum pantas karena saya sendiri bukan orang yang hebat di dunia akting ini. Saya masih perlu belajar lagi. Tapi kalau disuruh memilih, saya ingin berakting menjadi orang gila.

Penggemar merupakan salah satu faktor pendukung dalam perjalanan karier Baim Wong. (Fotografer: Deki Prayoga, Digital Imaging: Denti Ebtaviani, Wardrobe: Renzi Lazuardi (Jas), Antoni Morato (Kemeja dan celana), Make up: First, Bintang.com)

Alasannya?

Saya penasaran dengan apa yang ada di pikiran orang gila. Menjadi orang gila itu pasti ada sebab akibatnya. Apakah saat kecil ada trauma atau apa. Dan ketika kita memerankannya, saya ingin tahu apa sih yang ada di pikiran orang gila tersebut.

Obsesi yang belum tercapai?

Kalau saya sih mengalir saja. Yang paling saya ingin adalah mendapatkan banyak penghargaan dari orang-orang di bidangnya. Yang pasti benar-benar karena prestasi bukan dengan apa pun itu.

Membina Hubungan dengan Media

Media merupakan salah satu faktor penting dalam karier seorang artis. Pasalnya berita yang ditulis media tentang seorang artis, itulah yang akan dipercaya oleh publik. Oleh karena itu, Baim Wong selalu menjaga hubungan baik dengan para awak media.

Cara menjaga hubungan dengan media?

Selalu mempunyai pikiran yang positif. Tidak pernah mempunyai pikiran negatif kepada mereka (media). Walaupun mereka capek, kita harus menghargai mereka. Intinya kalau pengertian satu sama lain pasti tidak ada masalah. Walaupun saya capek tapi kalau mereka tidak boleh pulang kalau tidak mendapatkan berita, pasti saya akan ladeni.

Pandangan Anda tentang media hiburan?

Terkadang kita (selebriti) tidak nyaman dengan berita-berita gosip. Tapi kalau itu merupakan bagian pekerjaan dari wartawan, kita sendiri harus bisa memaklumi. Toh gosip itu lama kelamaan pasti akan hilang dengan sendirinya.

Reaksi Anda ketika digosipkan?

Yang pasti sakit hati. Tapi menurut saya kalau kita sakit hati terus menerus karena gosip, itu yang rugi diri kita sendiri. Jadi lebih baik kita berpikir positif saja.

Menurut Baim Wong, terkadang para selebriti tidak nyaman dengan berita-berita gosip. (Fotografer: Deki Prayoga, Digital Imaging: Denti Ebtaviani, Wardrobe: Renzi Lazuardi (Jas), Antoni Morato (Kemeja dan celana), Make up: First, Bintang.com)

Saran untuk media hiburan?

Lebih kreatif. Kalau menurut saya lebih ke pertanyaan yang diajukan wartawan itu sendiri. Memang menjadi wartawan tidaklah mudah, dia benar-benar harus mendengarkan dan harus paham bagaimana cara nara sumber bisa senang dengan kehadiran mereka (wartawan).

Pendapat Anda tentang pergeseran tabloid ke media online?

Media online merupakan bisnis yang tidak memakan biaya yang besar. Sedangkan tabloid sendiri tambah lama tergusur karena mereka memerlukan biaya yang besar. Dan ditambah lagi media online mempunyai banyak kelebihan.

Ketika ada gosip yang beredar, apakah media online perlu melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menerbitkan gosip tersebut?

Sebenarnya tidak ada yang benar atau salah kok. Dan semua berita itu belum benar. Semua orang pernah melakukan kesalahan dan pasti media juga pernah melakukan kesalahan. Dan menurut saya itu merupakan hal yang lumrah. Dan gosip itu merupakan salah satu hiburan bagi pembaca.

Bagi Baim Wong, berita gosip merupakan makanan sehari-hari. (Fotografer: Deki Prayoga, Digital Imaging: Denti Ebtaviani, Wardrobe: Renzi Lazuardi (Jas), Antoni Morato (Kemeja dan celana), Make up: First, Bintang.com)

Pendapat Anda tentang acara Bintang.com yang mengumpulkan artis dari tiga generasi ini?

Sangat hebat. Karena artis-artis yang hadir di sini merupakan artis yang memiliki jadwal yang sangat padat. Kalian hebat bisa mengumpulkan 18 artis ini. Saya sendiri sangat senang diundang ke acara seperti ini karena dapat bertemu dengan guru-guru saya.

Saran untuk Bintang.com?

Karena sudah banyak media online yang bermunculan, apa yang membedakan Bintang.com dengan media online yang lain harus benar-benar terlihat. Harus dipikirkan juga hal apa saja yang membuat para pembaca untuk melihat Bintang.com. Mudah-mudah dengan acara seperti ini, saya yakin kalian bisa menjadi nomor satu.

Harapan Anda tentang berita-berita yang ada di Bintang.com?

Sebenarnya mau banyak berita gosip atau berita bukan gosip itu merupakan bagian teknik marketing dari kalian. Kalau saya pribadi, gosip itu merupakan makanan sehari-hari. Kita para artis merupakan perantara saja, yang penting saling mengerti dan menghargai.

What's On Fimela
Loading