Sukses

Entertainment

Tidak Hanya Menyekap, Ini Aksi Teror yang Dilakukan Istri Bams

Fimela.com, Jakarta Mikhavita Wijaya, istri dari mantan vokalis Samsons, Bams tengah terjerat masalah hukum setelah diduga melakukan penculikan dan penyekapan terhadap istri dan dua anak dari rekan bisnisnya, Dian Indrayana. Laporan terkait masalah tersebut sudah dilayangkan secara resmi pada 1 April 2016 lalu dan tengah diproses di pihak Reskrimum Polda Metro Jaya.

Tidak hanya penyekapan, diduga Mikhavita juga melakukan beberapa ancaman pada pihak keluarga Dian Indrayana. Bahkan hal tersebut masih berlanjut sesudah penyekapan yang dilakukan Mikhavita pada 29 Maret lalu.

"Sampai kemarin malam masih banyak teror yang kami dapat, Ada Beberapa no telepon (tidak dikenal). Pelapor dan keluarga masih tertekan, apalagi anak-anak," ungkap Amati Dachi, pihak pengacara yang mewakili Pelapor Dian Indrayana saat ditemui Rivan Yustriawan dari Bintang.com di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2016).

Drama musikal ini diperankan oleh beberapa artis dan musisi tanah air. Bams eks Samson pun didapuk menjadi pemeran utama dalam drama musikal ini. (Wimbarsana K/Dok. Bintang.com)

 

Amati Dachi juga menjelaskan, akibat aksi premanisme yang dilakukan istri dari Bams terhadap keluarga Dian Indrayana, istri dan kedua putri Indra mengalami trauma psikis yang hingga kini masih membekas.

"Anak sudah dua hari tidak sekolah karena trauma. Terlebih Masih ingat bahasa atau kata-kata kasar yang sempat didengar bahwa nanti akan didatangi orang-orang hitam. Ada ancaman penggeledahan rumah," jelas Amati.

Amachi juga menyindir pihak Mikhavita untuk berhenti meneror keluarga dari kliennya. Menurutnya, jika ada masalah harusnya diselesaikan di jalur hukum, bukan dengan aksi premanisme.

Bams menikahi Mikha setelah menjalin kasih selama setahun. Usai menikah, pria yang pernah memopulerkan lagu Kenangan Terindah ini mengaku belum merencanakan adanya bulan madu (Liputan6.com/Panji Diksana).

"Perlu kami sampaikan pada yang meneror maupun yang menyuruh saya ingatkan saat ini tidak ada jaman preman lagi. Negara ini negara hukum, mari kita selesaikan melalui proses hukum," imbaunya.

Kejadian bermula saat Mikhavita dan Dian Indrayana menjalin sebuah hubungan bisnis. Namun, Dian Indrayana dianggap melanggar kesepakatan yang sudah dijalin sebelumnya dan menghilang tanpa kabar. Maka dari itu, untuk bisa bertemu dengan Dian Indrayana, pihak Mikhavita diduga menculik dan menyekap keluarga lawan bisnisnya tersebut hingga terjadi laporan ke pihak kepolisian.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading