Sukses

Entertainment

Dita Soedarjo, Jawaban Keputusasaan Denny Sumargo

Fimela.com, Jakarta Bahagia tak terkira sepertinya tengah menyelimuti mantan pebasket yang kini menggeluti dunia seni peran, Denny Sumargo. Bagaimana tidak, setelah penantian demikian panjang, Denny akhirnya penemukan pelabuhan cinta di sosok Dita Soedarjo.

Kehadiran perempuan 25 tahun itu bisa diibaratkan sebagai oase di padang tandus kisah cinta Denny. Dua tahun saling mengenal dan berpacaran sekitar 10 bulan sampai akhirnya melangsungkan prosesi lamaran pada Sabtu (4/8) lalu, Dita seolah jadi jawaban keputusasaan lelaki 36 tahun itu dari getirnya asmara.

Ya, secara terbuka, usai melangsungkan prosesi lamaran, Denny mengungkap, dirinya sempat tak yakin bisa menikah. Hal tersebut terjadi karena luapan trauma dalam kisah cinta sebelumnya yang kandas ketika sudah hampir naik pelaminan.

"Saya sempat mikir, jadi terakhir saya pacaran 4 tahun yang lalu, terus mau nikah nggak jadi. Saya mungkin ada trauma. Trauma yang saya mikir kayaknya saya nggak akan nikah gitu lho," ungkap Denny.

Namun, anggapan tersebut perlahan memudar setelah takdir mempertemukan dirinya dengan Dita di sebuah kegiatan amal. Sejak saat itu, Dita secara terang-terangan mengutarakan perasaannya terhadap pemain film 5cm tersebut.

"Tiba-tiba ada satu wanita yang datang, kenal, dan dari awalnya memang saya udah ngomong, 'Kalau kamu ada indikasi mencari pasangan, jangan saya. Saya ini bukan orang benar'. Saya bilang, 'Karena banyak hal-hal yang masih harus saya perbaiki dalam hidup saya'. Tapi, entah kenapa dia malah tambah tertarik," cerita Denny.

Denny yang hatinya sempat tertutup, lantasan sakit nan mendalam pun perlahan melunak. Sampai, seiring berjalan waktu, Dita benar-benar bisa membuat lelaki keturunan Minangkabau-Tionghoa ini yakin melangkah ke jenjang yang lebih serius.

"Akhirnya lama-lama saya melihat anak ini baik, sabar, penyayang, dan dia mau menerima banyak hal yang kurang dari hidup saya, termasuk masa lalu saya. Itu yang membuat saya respect sebenarnya," jelas Denny Sumargo soal kedekatan dengan sang calon istri, Dita Soedarjo.

Perwujudan Nyata dari Doa

Denny Sumargo mengaku sempat mengalami trauma dengan kisah cinta terdahulu. Tentu tak mudah baginya untuk meyakinkan diri kembali membuka hati. Namun, ketulusan Dita Soedarjo mampu mengubah itu semua.

"Saya sudah hopeless lihat wanita. Pas ngelihat wanita ada yang mau sama saya, saya pikir, 'Apa yang baik dalam diri saya?'. Tapi, mungkin ini cara Tuhan. Satu bulan saya berdoa, bertanya, memohon kalau memang bukan ini yang terbaik tolong dijauhkan, kalau ini yang terbaik tolong didekatkan," ungkap Denny.

Bagi Denny, Dita adalah perwujudan doa yang selama ini ia dipanjatkan. "Ini (Dita Soedarjo) adalah keberuntungan terbesar saya. Dalam hidup saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan mendapatkan perempuan seperti Dita," lanjutnya.

Cerita Lamaran dan Rencana Pernikahan

Masa-masa trauma Denny Sumargo dengan rencana pernikahan kiranya sudah lewat. Waktu penjajakan sebagai sepasang kekasih dengan Dita Soedarjo juga bakal segera usai. Kini, Denny dan Dita tengah menapaki jalan menuju mahligai pernikahan.

Sebelum menuju hari bahagia, mereka terlebih dulu melangsungkan prosesi lamaran yang terbilang romantis. Berhiaskan bunga-bunga dengan nuansa pink-putih, proses perkenalan antar keluarga besar Denny dan Dita berlangsung khidmat.

"Sebenarnya kita prosesinya cuma seserahan, nggak ada tukar cincin. Jadi, adat saja untuk minta kepada keluarganya, anaknya yang paling bungsu, apakah diterima atau nggak. Kayak gitu saja," ujar Denny.

"Kita pakai baju Indonesia. Dekorasinya aku cuma mau simpel saja sih yang penting semua bunganya asli karena aku suka bunga. Simpel saja buat keluarga sama temen-temen," sambung perempuan lulusan salah satu universitas di Amerika Serikat ini.

Setelah lamaran, rencana pernikahan pun sudah dicanangkan. Keduanya disebut bakal meresmikan hubungan mereka di sebuah tempat di Jakarta dengan konsep indoor. Namun, untuk waktunya, mereka berdua sepakat untuk menyimpan rapat-rapat sampai dianggap tepat.

"Rahasia (kapan melangsungkan menikah)," tutur Dita. "Dia rahasia, saya juga rahasia," timpal Denny. Meski begitu, Denny dan Dita sepakat mengejar berbagai persiapan secepatnya. Jika tidak ada halangan, mereka berencana meresmikan hubungannya di akhir tahun 2018.

"Kalau bisa dikejar tahun ini ya tahun ini. Kalau nggak bisa ya tahun depan. Sebenarnya sudah ada (tanggal menikah) cuma belum bisa disampaikan karena takutnya belum ada hal yang berkenan. Jadi, nanti saja," tutur Denny. "Tahun ini paling mungkin," jawab Dita mengakhiri.

What's On Fimela
Loading