Sukses

Fashion

Tampil Gaya di Hari Lebaran dengan Koleksi Ready to Wear dari Tenun Khas Sumatra Utara

Fimela.com, Jakarta Tidak terasa bulan Ramadan sudah berlangsung lebih dari 2 minggu dan sebentar lagi umat Muslim bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Walaupun pemerintah telah mengeluarkan aturan tegas terkait larangan mudik, bukan berarti kamu tidak perlu mempersiapkan apapun, bukan?

PT Toba Tenun Sejahtra baru saja merilis brand terbaru mereka, BORU. BORU adalah brand fashion yang memiliki konsep timeless, ethical, dan sustainable, mengangkat nilai-nilai budaya Batak dari Sumatra Utara.

Sejak awal perjalanannya di bulan Desember 2020 lalu, BORU telah berkolaborasi dengan sejumlah perajin tradisional dan desainer muda untuk memadukan aspek budaya dan fashion. Berbeda dengan model fast fashion yang memproduksi barang secara massal dengan biaya rendah, namun seringkali menggunakan bahan campuran kimiawi yang sulit terurati, dan akhirnya menghasilkan mikroplastik yang berdampak negatif pada lingkungan, BORU memilih metode slow fashion dalam produksinya.

BORU menggunakan bahan-bahan produksi yang ramah lingkungan, bersifat lebih awet, dan tahan lama, seperti benang berkomposisi 100% katun dan pewarna alami, yang relatif lebih aman untuk lingkungan. BORU memiliki ciri khas penggunaan kain-kain tenun bermotif budaya Batak dan kreasinya.

Dari pemilihan nama, BORU dalam bahasa Batak berarti anak perempuan atau putri, di mana brand ini terinspirasi untuk mengedepankan tema-tema kemandirian perempuan muda Batak dan bagaimana mereka bangga menjadi diri mereka sendiri. Setiap kreasi yang dilahirkan oleh BORU memiliki perjalanan yang berakar dari research and development, menggunakan sumber daya alam yang dipakai secara bertanggung jawab, bahkan sejak pemilihan benang, kain material campur, dan pewarna alaminya.

 

BORU Sindar

Debut BORU adalah melalui koleksi Sindar yang berarti sinar. Motif-motif yang dihadirkan melambangkan 3 elemen penting dalam budaya Batak, yaitu sinar, harapan, dan rumah, di mana pola pada kain tenun yang dipakai terinspirasi dari konsep Mataniari dan Gorga siTagan.

Koleksi Sindar dihadirkan dalam 3 kategori utama, yaitu Sindar Singgah atau koleksi indoor, Sinar Binar atau koleksi outdoor, dan Sindar Cita atau koleksi khusus perempuan. Sindar banyak bermain dengan perpaduan warna antara cokelat dan biru, menampilkan gaya kasual yang down to earth.

Tak hanya pakaian, Sindar juga dihadirkan dalam bentuk aksesori. Kamu bisa menemukan masker, hand sanitizer, pouch, stationery pouch, agenda cover, gym bag, dan pillow cover.

Setiap kreasi BORU juga dikembangkan bersama perajin dan UMKM di beberapa daerah di Sumatra Utara, sehingga setiap pembelian produk BORU, berarti juga perubahan pada lingkungan hidup dan komunitas di mana kain tenun itu berasal. Penasaran? 

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women

Loading
Artikel Selanjutnya
Sebagai Hari Kemenangan, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Idul Fitri
Artikel Selanjutnya
Tips Makeup Tahan Lama dan Anti Nempel di Masker untuk Lebaran