Sukses

FimelaHood

Kompakers Depok, Bersama-sama Menyalurkan Hobi Fotografi

Fimela.com, Jakarta Upload Kompakan (UK), buat pencinta fotografi, komunitas yang satu itu tentunya sudah nggak asing lagi. Dibentuk pada tahun 2014 oleh Kak Echi Sofwan, kini Upload Kompakan sudah menyebar ke seluruh negeri. Di setiap daerah pasti ada saja anggotanya dan Kompakers Depok adalah bagian daripada UK itu sendiri.

“Jadi Kompakers Depok (KD) itu merupakan kumpulan orang yang ikutan posting tema UK, punya passion yang sama dalam fotografi dan berdomisili di Depok,” jelas Astrid Aissa penanggung jawab Kompakers Depok kepada Fimela.com. Kompakers Depok sendiri terbentuk sejak November 2014.

Hampir enam tahun berdiri, tentunya banyak kegiatan yang sudah dibuat oleh Kompakers Depok dan seperti komunitas lainnya, Kompakers Depok juga memiliki kegiatan rutin yang bisa diikuti oleh para anggotanya. “Selain ikut posting tema harian di UK, kami juga ada kegiatan Kompakers Depok Belajar Motret,” terang perempuan yang akrab disapa Aiss ini.

Di Kompakers Depok Belajar Motret para anggota KD diminta untuk saling sharing foto dengan tema tertentu dan nantinya juga ada pekerjaan rumah (PR) posting sesuai tema tersebut. “Biasanya kami juga ada meet up, baik yang direncanakan ataupun dadakan dan kalau meet up ini pasti ada selingan foto-foto makanannya karena sebagian besar dari kami senang memotret makanan,” tambahnya.

Di masa pandemi seperti sekarang ini kegiatan komunitas Kompakers Depok tentunya menyesuaikan dengan keadaan. Meskipun tidak bisa bertatap muka secara langsung, namun para anggota Kompakers Depok selalu menyempatkan diri untuk tetap berkomunikasi melalui WhatsApp ataupun Zoom. “Pada masa pandemi ini KD juga men-support penggalangan dana yang dilakukan oleh UK dengan ACT yang bertajuk Lawan Virus Corona Bersama Upload Kompakan,” jelas Astrid Aissa.

Tips Menghasilkan Foto Bagus untuk Feed Instagram yang Semakin Kece

Kamu yang tinggalnya di wilayah Depok dan ingin bergabung dengan Kompakers Depok? Tenang, syaratnya tidak sulit kok. Selain punya passion di dunia fotografi ada juga syarat lainnya, yakni harus pernah ikutan posting foto untuk tema Upload Kompakan. “Biasanya kami beri syarat sudah ikut minimal 10 posting-an tema harian Upload Kompakan,” ujar Astrid Aissa yang telah bergabung dengan Kompakers Depok sejak tahun 2016 ini.

Cerita soal kecintaannya terhadap dunia fotografi, Astrid mengaku awalnya ia memang tidak begitu tertarik, namun tiba-tiba saja sang suami membelikannya kamera DSLR. “Jadilah saya coba utak atik kameranya, foto sana foto sini. Lalu saya coba-coba posting tema harian UK, kok seru ya,” terang Astrid.

Menerima tantangan untuk menghasilkan foto dengan tema yang berbeda membuat Astrid semakin tertarik dengan fotografi. Ia pun mulai membekali diri dengan pengetahun tentang fotografi lewat berbagai artikel yang ia temukan di internet hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk bergabung ke Kompakers Depok.

Di akhir perbincangannya Astrid pun memberikan tips kepada sahabat Fimela yang ingin belajar memotret dan menghasilkan foto yang bagus untuk diunggah ke Instagram. Tips yang pertama menurut Astrid adalah menguasai kamera yang kita pakai, apapun itu, mau kamera DSLR, mirrorless ataupun hanya kamera HP saja.

“Rajin latihan foto terus menerus lalu juga sering membaca foto orang lain, kita bisa terapkan prinsip ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) dan mungkin kita bisa banyak-banyak mengobrol dan tukar pendapat dengan teman yang memiliki minat yang sama,” jelasnya. Supaya Feed Instagram makin kece, Astrid menyarankan untuk menggunakan filter yang ciri khasnya “kita banget”.

“Bisa juga dengan menspesialiasikan dengan genre fotografi tertentu untuk membuat feednya seragam, permainan typografi juga biasanya membuat feed jadi lebih eye-catching ya. Yang jelas kita coba cari style apa yang cocok untuk kita, dan latihan moto terus biar semakin terasah sense of photography-nya,” pungkas Astrid Aissa.

;
Loading