Sukses

FimelaHood

Menemani Para Orangtua dengan Anak-anak Disabilitas, KPDS Adakan Webinar Secara Rutin

Fimela.com, Jakarta Apa yang bisa dilakukan oleh anak-anak down syndrome? Pertanyaan ini mungkin masih terus menghinggapi banyak kepala orang-orang yang tidak sengaja bertemu dengan anak-anak down syndrome di jalan atau di mana pun. Anak-anak down syndrome juga bisa berkembang, tentunya dengan dukungan orangtua.

Support orangtua dan keluarga menjadi sangat penting untuk perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus. Tapi ada satu hal yang perlu disadari pula bahwa terkadang justru orangtua yang kurang mengarahkan sesuai kebiasaan anak—cenderung ambisi orangtua.

“Lalu bagaimana mendidik manusia? Ingat anak kita merupakan manusia kecil yang keberadaannya untuk menjadi baik dan benar sangat ditentukan oleh cara kita memperlakukannya dengan respek. Pendidikan keluarga adalah sekolah terbaik bagi anak dan ibu memiliki peran sentral dalam mengarahkan kemudi pendidikan tersebut,” jelas Wakil Ketua KPDS Bidang Kemitraan Veronica Pink dalam Webinar yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Down Syndrome (KPDS) dan bertajuk Mendidik Anak dengan Respek Sesuai Potensi yang Dimiliki, Minggu (3/1/2021).

“Dalam mendidik anak terutamanya mengarahkan karakter dan perilakunya dibutuhkan contoh teladan, pembiasaan dan proses pengulangan secara terus menerus dalam waktu dan proses yang panjang,” tambah Veronica.

Dalam sambutannya Veronica juga memberi pesan kepada para orangtua yang memiliki anak-anak istimewa untuk terus bersabar dalam melalui proses mendidik anak-anak dan tetap melakukannya dengan respek bahwa mereka adalah manusia yang memiliki segala hak yang sama dengan siapapun.

Sebagai sebuah komunitas yang merupakan support system untuk para orangtua dengan anak-anak down syndrome, di tahun 2021 ini KPDS akan secara rutin mengadakan webinar. “KPDS akan menemani para orang tua dan anak-anak disabilitas intelektual serta pemerhati Down Syndrome dengan rangkaian Webinar yang bertema pendidikan, kesehatan dan lain lain, serta juga Instagram Live,” jelas Ketua Komunitas Peduli Down Syndrome (KPDS) Maria Yustina.

 

;
Loading