Sukses

FimelaMom

Inovasi Terbaru dari Google dan YouTube, Parenting di Era Digital Menjadi Lebih Mudah

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, sering kali anak-anak menggunakan gadget untuk belajar dan mengeksplorasi dunia melalui ruang digital. Tidak hanya itu, si kecil tentunya juga menggunakan gadget untuk bersenang-senang, seperti bermain game atau menonton video dengan visual yang menarik. Namun, perlu Sahabat Fimela perhatikan, bahwa tak jarang anak-anak dengan kebiasaan menggunakan gadget hingga kecanduan. Untuk menjawab permasalahan itu, Google dan YouTube terus berupaya membantu orangtua.

Melalui inovasi terbaru, Google dan YouTube menawarkan berbagai fitur agar orangtua bisa mengarahkan anak agar memiliki kebiasaan menggunakan teknologi yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. “Di Google dan YouTube, kami percaya bahwa membangun pengalaman digital yang sehat membutuhkan kolaborasi antara teknologi, pemerintah, orang tua, pakar, dan komunitas. Karena itu, kami terus mengembangkan fitur, perlindungan, dan sumber daya yang membantu keluarga mendampingi anak dalam menjelajahi dunia digital secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Dora Songco, Product Marketing Manager, Brand & Reputation, Google Indonesia.

Dari sudut pandang pendidikan, Nanda Yurani, guru sekaligus content creator, menjelaskan bahwa peran orangtua dan pendidik bukanlah membatasi rasa ingin tahu anak terhadap teknologi, melainkan mendampingi mereka agar dapat memanfaatkan dunia digital secara bijak. Dengan bimbingan yang tepat, anak dapat belajar untuk menjelajahi berbagai informasi secara aman, berpikir kritis terhadap konten yang mereka konsumsi, serta menggunakan teknologi secara lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat mendukung proses belajar dan perkembangan anak secara optimal.

Cara Sederhana Menciptakan Lingkungan Ditigal yang Sehat bagi Anak

Melalui penjelasan Marsha Tengker, Psikolog Klinis dan Founder Amanasa, emotional regulation dan critical thinking anak-anak belum sepenuhnya optimal. Hal itu disebabkan executive functioning si kecil yang masih “belum matang.” Sebagai orangtua, pastinya kita perlu mendampingi mereka dalam penggunaan media digital. Oleh sebab itu, Membangun hubungan yang sehat antara anak dan teknologi tidak harus dimulai dari perubahan besar, tapi bisa dimulai di rumah dengan cara yang sederhana.

Langkah yang paling mudah dilakukan adalah berbicara terbuka dengan anak. Luangkan waktu untuk si kecil agar mereka bisa merasa lebih dekat dengan mengajaknya berbicara. Entah itu ketika sebelum tidur atau bahkan di hari libur. Selain itu, tetap memantau aktivitas anak antara belajar, melakukan aktivitas fisik dan hobi, serta menggunakan gadget. Sahabat Fimela bisa menggunakan fitur kontrol orangtua di YouTube, seperti batas harian feed Shorts, waktu tidur, dan pengingat waktu istirahat. 

Selain menghadirkan berbagai fitur keamanan, Google dan YouTube juga terus mendukung akses anak terhadap konten edukatif berkualitas yang dapat membantu mereka belajar sekaligus mengeksplorasi berbagai minat, mulai dari sejarah, sains, literasi keuangan hingga alam dan lingkungan. Komitmen ini juga diwujudkan melalui berbagai inisiatif, salah satunya Akademi Edukreator, yang mendukung para guru dan kreator dalam mengembangkan kurikulum digital yang aman, inklusif, dan relevan sehingga dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif bagi anak di era digital.

Melalui Fitur Terbaru Google dan YouTube, Orangtua Melatih Kebiasaan Digital Si Kecil

Sahabat Fimela, Google dan YouTube memahami bahwa setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda dalam mendampingi anak menggunakan teknologi. Oleh karena itu, berbagai fitur dirancang untuk membantu orang tua menciptakan pengalaman digital yang lebih sesuai dengan usia dan kebutuhan anak, sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan digital yang sehat di rumah. 

1. Shorts timer 

Fitur ini membantu orangtua mengatur durasi anak anak ketika menonton YouTube Shorts. Bahkan, Sahabat Fimela bisa mengatur hingga nol menit untuk menonaktifkan tayangan shorts sepenuhnya.

2. Take a break reminder dan bedtime reminder 

Untuk mendukung kebiasaan menonton yang lebih mindful, fitur take a break dan bedtime reminder membantu mengingatkan jam istirahat anak dan mengurangi aktivitas menonton menjelang waktu tidur. 

3. Pengaturan konten

Selain shorts timer dan reminder, orangtua juga dapat menyesuaikan jenis konten yang dapat diakses si kecil. Salah satunya termasuk memblokir video atau kanal yang dianggap kurang sesuai untuk anak-anak.

4. Family center

Melalui Family Center, orang tua pun dapat lebih aktif memantau aktivitas digital anak. Hal itu sekaligus menjadi cara untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka mengenai penggunaan teknologi.

Dengan menghadirkan beberapa fitur tersebut, Google dan YouTube berharap dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang aman sehingga anak dapat tumbuh menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, percaya diri, dan bertanggung jawab, sekaligus mendukung keluarga Indonesia dalam membangun kebiasaan digital yang positif. Melalui berbagai fitur menarik, Sahabat Fimela tak perlu khawatir lagi ketika anak bermain gadget. 

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading