Sukses

Food

Cara Masak Kue Jongkong Bangka Lembut: Bahan, Langkah, dan Tips Anti Gagal

0(0)

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kue jongkong Bangka yang lembut dan lumer selalu jadi andalan saat kumpul keluarga, terlebih menjelang akhir pekan maupun bulan Ramadan. Ciri khasnya ada pada tiga lapis berwarna putih, hijau, dan cokelat dengan rasa manis gurih yang menyatu saat disendok.

Banyak yang mengira proses pembuatannya rumit, padahal bahan dan caranya sederhana. Versi Bangka juga berbeda dari kue jongkong di daerah lain yang dibungkus daun pisang. Kue ini justru disajikan dalam cup plastik, tampil mirip puding tiga lapis dengan kombinasi santan, tepung beras, dan gula merah cair.

Sekilas tentang Kue Jongkong Khas Bangka

Kue jongkong Bangka merupakan jajanan tradisional berlapis tiga warna: cokelat dari gula merah di dasar, hijau pandan di tengah, dan putih santan di bagian atas. Teksturnya lembut dan lumer, sehingga nyaman dinikmati dingin saat sore hari.

Berbeda dari variasi di banyak daerah yang dibungkus daun pisang dan sering disajikan bersama kelapa parut, kue jongkong Bangka disajikan di cup plastik tanpa bungkus daun. Dalam satu wadah, tiga lapisan rasa hadir sekaligus sehingga praktis dan rapi.

Untuk penyimpanan, kue jongkong dapat bertahan sekitar dua hari jika diletakkan di lemari es dalam wadah tertutup. Jika tidak memiliki daun pandan segar, air pandan bisa diganti dengan pasta pandan secukupnya. Namun, aroma dan warna dari daun pandan segar biasanya lebih terasa dibanding pasta pandan instan.

Bahan Kue Jongkong Bangka Tiga Lapis

Kudapan ini terdiri dari tiga komponen dengan komposisi berbeda. Siapkan bahan sesuai takaran agar tekstur lembut dan lapisan terbentuk rapi.

Lapisan gula merah (dasar)

  • 250 gram gula merah, sisir
  • 80 ml air

Lapisan hijau (pandan)

  • 400 ml santan
  • 400 ml air daun pandan (dari 10 lembar daun pandan, blender dan saring)
  • 75 gram tepung beras
  • 15 gram tepung tapioka
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh garam

Lapisan putih (santan)

  • 750 ml santan
  • 80 gram tepung beras
  • 30 gram tepung tapioka
  • 20 gram gula pasir
  • 1 sendok teh garam

Langkah Membuat Kue Jongkong Bangka

Ikuti urutan berikut agar tiap lapisan set dan menyatu sempurna. Gunakan api kecil untuk menjaga tekstur tetap halus.

  1. Masak gula merah sisir bersama air di atas api kecil sambil diaduk hingga larut. Setelah larut, saring, lalu tuang ke dalam cup atau wadah kecil sebagai lapisan dasar. Sisihkan hingga agak dingin.
  2. Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, dan garam untuk lapisan hijau ke dalam panci.
  3. Tuang santan dan air daun pandan ke campuran tepung tersebut. Aduk hingga tidak ada tepung yang menggumpal.
  4. Masak adonan hijau di atas api kecil sambil terus diaduk sampai mengental dan muncul letupan kecil di permukaan.
  5. Tuang adonan hijau ke atas lapisan gula merah yang sudah mengeras. Isi hingga sekitar dua pertiga cup, lalu sisihkan.
  6. Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, dan garam untuk lapisan putih. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  7. Masak adonan putih dengan api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan meletup, seperti proses pada lapisan hijau.
  8. Tuang adonan putih ke atas lapisan hijau hingga cup terisi penuh.
  9. Diamkan kue jongkong pada suhu ruang sampai semua lapisan mengeras dan menyatu.
  10. Simpan kue di lemari es selama satu hingga dua jam sebelum disajikan agar teksturnya lebih padat dan segar saat disantap.

Tips Anti Gagal agar Lapis Lembut dan Rapi

Beberapa langkah kecil sangat menentukan hasil akhir, mulai dari tekstur halus hingga lapisan yang rapi. Terapkan kiat berikut saat mengolah adonan dan menuang lapisan.

  • Saring air pandan dua kali

    Serat daun pandan yang tertinggal membuat lapisan hijau terlihat berbintik dan terasa kasar. Setelah diblender, saring kembali menggunakan kain bersih agar hasil benar-benar halus.

  • Aduk adonan sebelum panci dipanaskan

    Tepung beras dan tapioka mudah mengendap di dasar. Jika baru diaduk saat api sudah menyala, bagian bawah adonan berisiko gosong sebelum tercampur rata.

  • Pakai api kecil sepanjang proses

    Api besar membuat bagian luar adonan cepat matang sementara bagian dalam masih mentah. Hasil akhirnya jadi tidak rata dan mudah bergerindil.

  • Tuang lapisan berikutnya saat yang sebelumnya masih hangat

    Jangan menunggu lapisan benar-benar dingin. Perbedaan suhu yang terlalu jauh membuat antar-lapisan mudah terpisah saat disendok atau dipotong.

  • Gunakan cup bening untuk memantau ketebalan

    Wadah transparan membantu melihat keseimbangan tiap lapisan tanpa harus menakar ulang. Ini memudahkan menjaga tampilan tiga lapis agar seragam.

  • Diamkan di suhu ruang sebelum masuk kulkas

    Memasukkan kue yang masih panas ke lemari es membuat uap terperangkap di dalam cup dan lapisan atas menjadi berair. Biarkan uap hilang lebih dulu di suhu ruang.

Tekstur bergerindil biasanya muncul karena tepung dan santan tidak diaduk rata sejak awal, atau karena api terlalu besar saat memasak sehingga kematangan adonan tidak merata.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

What's On Fimela
Loading