Sukses

Health

Studi: Minum Teh Setelah Makan Berbahaya Buat Kesehatan

Fimela.com, Jakarta Teh merupakan salah satu minuman yang digemari oleh sebagian besar orang di dunia. Minum teh merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan. Baik diminum saat hangat atau pun dingin dan ditambah es, keduanya sama-sama nikmat dan menyegarkan. 

Minum teh juga bisa membuat kita merasa lebih tenang, nyaman serta bahagia. Aroma teh yang wangi juga membuat kita merasa lebih rileks setelah melakukan berbagai aktivitas. Tidak sedikit dari kita yang juga suka konsumsi teh seusai makan. Apakah kamu salah satu orang yang juga gemar minum teh setelah makan? 

Mengenai minum teh setelah makan, ternyata hal ini sangat berbahaya buat kesehatan. Apa bahayanya?

Bahaya Minum Teh Setelah Makan

Melansir dari laman inside.com, kebiasaan minum teh setelah makan bisa berpengaruh pada penyerapan nutrisi dalam tubuh. Penelitian menemukan jika minum teh setelah makan terbukti berpengaruh besar terhadap penyerapan zat besi dalam tubuh. 

Itske M. Zijp dan kawan-kawan dalam penelitiannya di Unilever Research Vlaardingen, Vlaardingen, The Netherlands mengungkapkan bahwa kandungan tannin dan polifenol dalam teh bisa berpengaruh pada penyerapan protein dan zat besi dalam tubuh yang didapat dari makanan yang baru saja dimakan. 

Ketika tubuh kekurangan protein dan zat besi akibat penyerapan dari teh, tubuh akan lebih mudah merasa lelah, letih, pusing, sulit bernafas, pucat dan jantung berdebar tidak beraturan. Beberapa penelitian juga menemukan jika konsumsi teh sesaat setelah makan berisiko meningkatkan rasa mual dan ingin muntah. 

Agar minum teh setelah makan tidak terlalu bahaya, peneliti menyarankan agar kita memberi sedikit jeda. Jeda itu bisa selama setengah jam atau satu jam setelah makan baru dilanjut dengan minum teh. Teh sebaiknya juga dikonsumsi dalam jumlah tepat setiap harinya. Konsumsi teh berlebihan akan menimbulkan banyak risiko buat kesehatan fisik pun psikis. Semoga informasi ini bermanfaat.

#WomenForWomen

What's On Fimela
Loading