Sukses

Health

10 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D yang Sering Dianggap Sepele

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, di tengah gaya hidup serba cepat dan minim paparan sinar matahari, banyak masyarakat perkotaan yang tanpa sadar mengalami kekurangan vitamin D. Padahal, nutrisi yang satu ini memiliki peran penting bagi tubuh. Bahkan secara teknis, vitamin D sebenarnya lebih menyerupai hormon karena diproduksi oleh ginjal dan berperan dalam berbagai fungsi vital. Dilansir dari beberapa sumber, termasuk EMC Healthcare, vitamin D bisa didapatkan dari makanan seperti kuning telur, ikan berlemak, hingga produk fortifikasi seperti susu.

Selain itu, tubuh juga mampu memproduksinya secara alami saat kulit terpapar sinar matahari. Namun, rutinitas yang lebih banyak di dalam ruangan, penggunaan sunscreen, hingga kekhawatiran terhadap paparan sinar UV sering kali membuat kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi.Yang perlu diwaspadai, gejala kekurangan vitamin D sering kali tidak disadari karena terlihat biasa saja. Padahal, jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan secara menyeluruh.

Berapa Kebutuhan Vitamin D Harian?

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mcg atau 600 IU vitamin D per hari. Kebutuhan ini bisa dipenuhi melalui kombinasi paparan sinar matahari, makanan, dan jika diperlukan, suplemen.

 

 

Gejala Kekurangan Vitamin D yang Sering Terlewatkan

Sahabat Fimela, berikut beberapa tanda yang perlu kamu waspadai:

1. Mudah lelah sepanjang hari

Jika kamu merasa lelah terus-menerus meski sudah cukup istirahat, bisa jadi tubuh kekurangan vitamin D yang berperan dalam produksi energi.

2. Nyeri otot dan tubuh terasa lemah

Kadar vitamin D yang rendah dapat menyebabkan otot terasa nyeri, kaku, atau bahkan melemah tanpa alasan yang jelas.

3. Mudah terserang penyakit

Vitamin D berperan penting dalam menjaga sistem imun. Kekurangannya membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

4. Perubahan mood dan mudah cemas

Kadar vitamin D yang rendah dapat memengaruhi hormon serotonin, sehingga memicu perubahan suasana hati hingga gejala depresi ringan.

5. Nyeri tulang atau punggung

Kondisi ini bisa berkaitan dengan gangguan penyerapan kalsium yang berisiko menyebabkan osteomalacia.

6. Berat badan sulit turun

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kekurangan vitamin D dan peningkatan berat badan.

7. Rambut rontok berlebihan

Dalam kasus tertentu, kekurangan vitamin D dapat berkontribusi pada kondisi seperti alopecia.

8. Luka sulit sembuh

Vitamin D berperan dalam proses regenerasi kulit, sehingga kekurangannya dapat memperlambat penyembuhan luka.

9. Tekanan darah meningkat

Kadar vitamin D yang rendah juga dikaitkan dengan risiko hipertensi.

10. Masalah gigi dan gusi

Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi hingga penyakit gusi seperti periodontitis.

Penyebab Kekurangan Vitamin D yang Perlu Diketahui

Kurangnya paparan sinar matahari menjadi salah satu penyebab utama tubuh kekurangan vitamin D. Hal ini sering terjadi pada mereka yang tinggal di kota besar dengan banyak gedung tinggi, lebih sering beraktivitas di dalam ruangan, atau menggunakan sunscreen secara berlebihan sehingga produksi vitamin D alami dari sinar matahari terhambat.

Selain itu, asupan makanan yang kurang juga turut berperan. Jarang mengonsumsi makanan kaya vitamin D, seperti ikan salmon, tuna, kuning telur, dan susu fortifikasi, dapat membuat kebutuhan vitamin D harian tidak terpenuhi secara optimal.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah adanya gangguan penyerapan nutrisi. Kondisi medis seperti celiac disease dan Crohn’s disease dapat menghambat penyerapan vitamin D di usus, sehingga meskipun asupannya cukup, tubuh tetap mengalami kekurangan.

Berat badan berlebih atau obesitas juga dapat memengaruhi kadar vitamin D dalam tubuh. Karena vitamin D merupakan vitamin larut lemak, pada kondisi obesitas vitamin ini cenderung tersimpan di jaringan lemak dan tidak beredar secara optimal dalam aliran darah.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading