Fimela.com, Jakarta - Menebak kepribadian seseorang dari isi galeri HP mungkin terdengar seperti tren media sosial semata. Namun, sejumlah penelitian psikologi menunjukkan bahwa kebiasaan seseorang dalam mengambil, menyimpan, dan membagikan foto memang dapat memberikan petunjuk mengenai karakter serta pola perilakunya.
Meski demikian, isi galeri bukanlah alat untuk menghakimi atau memberi label terhadap seseorang. Para peneliti menegaskan bahwa foto di ponsel hanya menyimpan jejak perilaku (behavioral residue) yang dapat membantu memprediksi kecenderungan kepribadian, bukan menentukan kepribadian secara mutlak.
Lalu, bagaimana para psikolog melihat hubungan antara galeri HP dan kepribadian? Berikut penjelasannya berdasarkan berbagai penelitian ilmiah, Kamis (16/7/2026).
Advertisement
Advertisement
Mengapa Isi Galeri HP Bisa Berkaitan dengan Kepribadian?
![[Bintang] Ilustrasi ponsel](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/kr9Issy1q9ijzgqhLTyd1cmzYjw=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2243288/original/024210600_1542108949-ponsela.jpg)
Setiap hari seseorang membuat banyak keputusan kecil saat menggunakan ponsel. Mulai dari memilih momen yang layak difoto, menentukan objek favorit, menghapus gambar tertentu, hingga menyimpan ribuan foto tanpa disadari. Semua keputusan tersebut merupakan bagian dari perilaku sehari-hari yang dapat meninggalkan pola tertentu.
Konsep ini dikenal sebagai behavioral residue atau jejak perilaku. Menurut teori yang dikembangkan Samuel D. Gosling dan rekan-rekannya, lingkungan yang diciptakan seseorang—termasuk ruang digital seperti media sosial maupun galeri ponsel—dapat mencerminkan sebagian karakter pemiliknya. Penelitian Michaela Kirby dari Appalachian State University kemudian memperluas konsep tersebut dengan meneliti apakah isi galeri ponsel juga berkaitan dengan dimensi kepribadian Big Five.
Di sisi lain, penelitian yang dipublikasikan melalui ScienceDaily oleh tim psikolog Ludwig-Maximilians-Universität (LMU) Munich menunjukkan bahwa data penggunaan smartphone, termasuk pola komunikasi, mobilitas, penggunaan aplikasi, hingga aktivitas harian, mampu membantu algoritma memprediksi sebagian besar dimensi kepribadian seseorang. Temuan ini memperlihatkan bahwa perilaku digital memang menyimpan informasi psikologis yang cukup bermakna.
Menebak Kepribadian Seseorang dari Isi Galeri HP Berdasarkan Jenis Foto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299094/original/031800300_1784192994-galeri_hp.jpeg)
Perlu diingat, penjelasan berikut merupakan kecenderungan yang ditemukan dalam penelitian, bukan aturan mutlak. Seseorang tetap bisa memiliki galeri yang beragam tanpa harus memiliki karakter tertentu.
1. Galeri Dipenuhi Foto Teman dan Keluarga
Jika seseorang menyimpan banyak foto bersama pasangan, keluarga, maupun teman, penelitian Kirby menemukan adanya kecenderungan tingkat ekstroversi yang lebih tinggi dibanding mereka yang jarang memiliki foto bersama orang lain.
Orang dengan karakter ekstrovert umumnya menikmati interaksi sosial, senang membangun hubungan, dan lebih sering mengabadikan momen kebersamaan. Foto-foto tersebut menjadi dokumentasi pengalaman sosial yang dianggap penting.
Namun, bukan berarti orang yang jarang memiliki foto bersama otomatis introvert. Bisa saja mereka memang lebih menikmati momen tanpa kamera atau lebih menjaga privasi.
2. Banyak Foto Pemandangan Alam
Isi galeri yang dipenuhi foto gunung, pantai, taman, langit, atau panorama alam ternyata memiliki hubungan dengan dimensi openness to experience atau keterbukaan terhadap pengalaman baru. Penelitian menemukan bahwa peserta yang memiliki foto lanskap cenderung memperoleh skor openness lebih tinggi.
Orang dengan tingkat openness tinggi biasanya memiliki rasa ingin tahu besar, senang mengeksplorasi tempat baru, menyukai seni, budaya, maupun pengalaman yang berbeda dari rutinitas sehari-hari.
Karena itu, mereka sering mengabadikan perjalanan atau pemandangan yang dianggap menarik secara visual maupun emosional.
3. Galeri Berisi Banyak Foto Karya Seni
Selain lanskap, foto karya seni juga berkaitan dengan tingkat keterbukaan terhadap pengalaman. Dalam penelitian Kirby, peserta yang menyimpan foto karya seni menunjukkan skor openness yang lebih tinggi dibanding peserta lainnya.
Hal ini dapat menggambarkan ketertarikan terhadap kreativitas, estetika, desain, museum, arsitektur, maupun bentuk ekspresi artistik lainnya.
Meski demikian, temuan tersebut hanya menunjukkan hubungan statistik, bukan hubungan sebab-akibat.
4. Banyak Foto Makanan
Sebagian orang gemar memotret makanan sebelum disantap. Dalam penelitian tersebut, foto makanan juga ditemukan memiliki hubungan dengan tingkat openness yang relatif lebih tinggi.
Kemungkinan alasannya, individu yang terbuka terhadap pengalaman baru cenderung lebih senang mencoba kuliner baru, mengunjungi tempat makan berbeda, atau mengeksplorasi budaya melalui makanan.
Karena itu, galeri mereka sering berisi dokumentasi pengalaman kuliner.
5. Galeri Penuh Selfie
Selfie sering dikaitkan dengan narsisme dalam berbagai pembahasan di media sosial. Namun, hasil penelitian justru lebih kompleks daripada anggapan tersebut.
Dalam penelitian Kirby, keberadaan selfie saja tidak cukup untuk menunjukkan tingkat narsisme maupun neurotisisme secara signifikan. Sebaliknya, penelitian lain menunjukkan bahwa karakteristik selfie, frekuensi pengeditan, hingga tujuan mengunggah foto jauh lebih penting dibanding sekadar jumlah selfie yang dimiliki.
Dengan kata lain, memiliki banyak selfie bukan berarti seseorang pasti narsis.
Artikel Forbes yang membahas penelitian mengenai penilaian kepribadian dari foto juga menyebutkan bahwa pengamat memang mampu menangkap beberapa karakter seperti ekstroversi secara cukup akurat dari foto spontan. Namun, mereka tidak dapat menilai semua aspek kepribadian hanya dari sebuah foto.
6. Gemar Mengedit Foto Sebelum Disimpan atau Dibagikan
Bukan hanya isi galeri yang menjadi perhatian peneliti, tetapi juga kebiasaan mengedit foto.
Penelitian Kirby menemukan bahwa frekuensi mengedit foto memiliki hubungan positif dengan beberapa karakter tertentu, termasuk neurotisisme dan narsisme. Peneliti menduga kebiasaan tersebut berkaitan dengan upaya mengelola kesan (impression management), yaitu keinginan menampilkan citra terbaik kepada orang lain.Meski demikian, mengedit foto juga bisa dilakukan karena alasan estetika atau kebutuhan pekerjaan sehingga tidak dapat dijadikan dasar penilaian tunggal.
7. Menyimpan Banyak Foto Hewan Peliharaan
Banyak orang menganggap foto hewan peliharaan hanya menunjukkan rasa sayang terhadap anabul. Namun, penelitian Michaela Kirby menemukan adanya hubungan tertentu antara foto hewan peliharaan dengan beberapa karakteristik kepribadian, meski hasilnya tidak selalu sesuai dengan hipotesis awal peneliti. Temuan tersebut menunjukkan bahwa isi galeri dapat mengandung petunjuk mengenai preferensi dan aktivitas seseorang, tetapi tidak cukup kuat untuk menjadi dasar penilaian kepribadian secara menyeluruh.
Seseorang yang sering memotret hewan peliharaannya bisa saja memang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan peliharaan, gemar mengabadikan momen keseharian, atau sekadar merasa hewan tersebut adalah bagian penting dari hidupnya. Oleh karena itu, foto hewan lebih tepat dipandang sebagai cerminan minat pribadi dibanding indikator pasti sifat seseorang.
8. Ribuan Foto yang Tidak Pernah Dihapus
Ada pula orang yang hampir tidak pernah menghapus foto. Galerinya berisi ribuan hingga puluhan ribu gambar, mulai dari tangkapan layar, struk belanja, dokumen, foto perjalanan, hingga gambar yang sebenarnya sudah tidak diperlukan.
Secara ilmiah, belum ada penelitian yang menyimpulkan bahwa jumlah foto yang sangat banyak secara langsung menunjukkan tipe kepribadian tertentu. Namun, studi LMU Munich menunjukkan bahwa pola penggunaan smartphone secara keseluruhan—termasuk intensitas penggunaan dan kebiasaan digital—dapat membantu memprediksi beberapa dimensi kepribadian ketika dikombinasikan dengan data lain menggunakan analisis machine learning.
Artinya, jumlah foto saja tidak cukup untuk menarik kesimpulan. Peneliti justru melihat kombinasi berbagai perilaku digital agar prediksi menjadi lebih akurat.
Advertisement
Mengapa Galeri HP Tidak Bisa Dijadikan Alat Menilai Seseorang?
![[Bintang] Ilustrasi ponsel](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/3P_vDDeqrOzG3XaMr0dSJTj3Yp4=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2243287/original/056615000_1528430980-access-adult-blur-261628.jpg)
Meski penelitian mengenai menebak kepribadian seseorang dari isi galeri hp cukup menarik, para ahli mengingatkan bahwa hubungan tersebut bersifat probabilistik, bukan deterministik.
Kepribadian manusia dibentuk oleh banyak faktor, seperti pengalaman hidup, lingkungan keluarga, budaya, pendidikan, hingga kondisi psikologis. Isi galeri hanya merupakan salah satu bentuk jejak perilaku yang mungkin mencerminkan sebagian kecil dari karakter seseorang.
Penelitian LMU Munich bahkan menggunakan ratusan partisipan, kuesioner kepribadian yang komprehensif, data penggunaan smartphone selama 30 hari, serta algoritma pembelajaran mesin untuk memperoleh hasil prediksi. Dengan kata lain, penelitian tersebut tidak sekadar melihat beberapa foto di galeri, melainkan menganalisis ribuan pola perilaku digital secara bersamaan.
Hal serupa juga ditegaskan dalam artikel Forbes yang mengulas berbagai penelitian psikologi. Sebuah foto memang dapat membantu membentuk kesan awal mengenai seseorang, terutama jika ekspresi dan pose dipilih secara alami. Namun, foto tidak mampu mengungkap seluruh aspek kepribadian, terlebih jika seseorang sengaja menampilkan citra tertentu di depan kamera.
Jadi, Seberapa Akurat Menebak Kepribadian dari Galeri HP?
Jawabannya adalah cukup membantu sebagai petunjuk, tetapi tidak bisa dijadikan alat diagnosis kepribadian.
Penelitian Michaela Kirby menemukan bahwa dimensi ekstroversi, agreeableness, dan openness to experience merupakan karakter yang paling mudah terlihat melalui jenis foto yang disimpan di ponsel. Sementara itu, hubungan dengan neurotisisme, conscientiousness, maupun narsisme tidak selalu konsisten sehingga memerlukan pendekatan yang lebih mendalam.
Di sisi lain, penelitian LMU Munich menunjukkan bahwa prediksi kepribadian menjadi jauh lebih akurat ketika isi galeri dipadukan dengan pola komunikasi, mobilitas, penggunaan aplikasi, waktu penggunaan ponsel, hingga kebiasaan sehari-hari yang terekam secara digital.
Dengan demikian, menebak kepribadian seseorang dari isi galeri hp sebaiknya dipahami sebagai cara mengenali kecenderungan perilaku berdasarkan bukti ilmiah, bukan sebagai metode untuk memberi label atau menghakimi seseorang. Setiap individu tetap unik, dan satu galeri foto tidak akan pernah mampu menggambarkan keseluruhan kepribadiannya.
Tanya Jawab Seputar Menebak Kepribadian Seseorang dari Isi Galeri HP
1. Apakah isi galeri HP benar-benar bisa menunjukkan kepribadian seseorang?
Bisa memberikan petunjuk tertentu, tetapi tidak secara mutlak. Penelitian menunjukkan bahwa jenis foto yang disimpan dapat berkaitan dengan beberapa dimensi kepribadian, terutama ekstroversi, keterbukaan terhadap pengalaman, dan agreeableness.
2. Apakah banyak selfie berarti seseorang narsis?
Tidak selalu. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah selfie saja tidak cukup untuk menyimpulkan tingkat narsisme. Faktor seperti kebiasaan mengedit, tujuan membagikan foto, dan konteks pengambilan gambar juga berperan.
3. Mengapa foto pemandangan sering dikaitkan dengan keterbukaan terhadap pengalaman?
Orang dengan tingkat openness yang tinggi cenderung menyukai pengalaman baru, perjalanan, seni, dan eksplorasi. Karena itu, mereka lebih sering mengabadikan lanskap, tempat baru, atau objek yang dianggap menarik.
4. Apakah galeri HP bisa digunakan untuk tes kepribadian?
Belum. Hingga saat ini, galeri HP hanya dapat digunakan sebagai salah satu sumber informasi perilaku. Tes kepribadian yang valid tetap memerlukan instrumen psikologis yang telah teruji.
5. Apa pelajaran utama dari penelitian tentang galeri HP dan kepribadian?
Penelitian menunjukkan bahwa perilaku digital meninggalkan jejak yang dapat membantu memahami kecenderungan karakter seseorang. Namun, hasil tersebut harus dipadukan dengan konteks lain dan tidak boleh digunakan untuk menghakimi individu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299093/original/021990600_1784192994-galeri_hp2.jpeg)
![Fimelahood Fit & Fun with Lifebuoy kali ini hadirkan keseruan pilates reformer core bersama Strong Pilates. [Foto: Fimela. dok]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/4V1n3xUTTzirFJJf-S_BLpSRY0I=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547872/original/010912700_1775474625-IMG_8173-01.jpeg)
![Dijalankan bersama masyarakat setempat, sekolah, organisasi konservasi, dan pemerintah, program-program ini menegaskan pandangan AYANA Komodo bahwa pariwisata mewah harus berjalan bersamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan, manusia, dan warisan budaya setempat. [Dok. AYANA Komodo]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/d5E3d_qhU1mF_T36DFN7b9WSmek=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477851/original/004100400_1768883455-IMG_3806_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298770/original/077637300_1784181491-c825071d-5ecf-4e01-a44e-cd86cf353e44.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298763/original/054624900_1784181332-4599890212256226951.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227401/original/010724300_1747811380-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_2.00.22_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298798/original/092159100_1784182719-ramah_anak_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298580/original/045700600_1784175684-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
![Staycation yang dikemas secara kreatif akan memperkuat ikatan emosional bersama anak. [Dok/Pexels.com/Micah Eleazar].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/jfrAvSsGA_Vx6yc0_1deRA3GU5Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7737925/original/016472200_1780544463-pexels-micahways-10498601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256412/original/010386300_1750236587-sensual-photo-cute-little-girl-people-walks-outside-woman-brown-coat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8964587/original/077614900_1782978033-IMG_1846.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6924748/original/062801600_1779695089-pexels-gustavo-fring-4173218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666759/original/012774400_1782700347-SnapInsta.to_731462219_18602610151004502_6886542019264665847_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562566/original/083037000_1776832876-2148454494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9168686/original/052028100_1783089795-SnapInsta.to_731390804_18633683221028089_4612980540689131065_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111127/original/006590700_1783059947-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_13.21.44__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537481/original/061504900_1774424944-pexels-polina-tankilevitch-3735155.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6928406/original/044133000_1779698635-young-activists-preparing-action.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4771065/original/068235200_1710317271-IMG_1701.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7421431/original/081522300_1780198905-kids-playing-around-calm-cosy-spaces_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296971/original/086475500_1784037238-ChatGPT_Image_11_Jul_2026__20.49.58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253180/original/035425600_1750031361-1000008225.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298988/original/038867700_1784189632-875044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298923/original/079644800_1784187106-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_14.23.25.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8955729/original/020618900_1782973449-tif3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298758/original/008996900_1784181184-1001509678.jpg)
![Cozy cardio adalah tren olahraga viral yang mengajak seseorang melakukan latihan ringan dengan suasana nyaman dan menenangkan. [Dok/freepik.com/benzoix]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/xbaA1YXa4Uc7LKU35BhU9V5HeqQ=/260x125/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629774/original/076015000_1778227233-253567.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299056/original/054992100_1784191747-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_15.42.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299064/original/079987300_1784191871-Foto_3_-_25th_Geryversary.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3407497/original/070701200_1616386662-WhatsApp_Image_2021-03-22_at_10.39.20__1_.jpeg)