Sukses

Lifestyle

Pria yang Mudah Pindah ke Lain Hati, Tak Perlu Digenggam Lagi

Fimela.com, Jakarta Kita semua pernah punya pengalaman atau kisah tentang cinta. Kita pun bisa memaknai arti cinta berdasarkan semua cerita yang pernah kita miliki sendiri. Ada tawa, air mata, kebahagiaan, kesedihan, dan berbagai suka duka yang mewarnai cinta. Kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Februari 2021: Seribu Kali Cinta ini menghadirkan sesuatu yang baru tentang cinta. Semoga ada inspirasi atau pelajaran berharga yang bisa dipetik dari tulisan ini.

***

Oleh: A

Tepat 6 tahun yang lalu aku mengenal dia, cinta pertamaku. Kami bertemu di kampus di dalam suatu organisasi mahasiswa dan berakhir cinlok. Jujur aku tidak pernah mengenal cinta, ataupun pacaran karena sejak kecil aku dididik orang tuaku untuk selalu belajar dan mengejar nilai tertinggi hingga tidak pernah punya waktu untuk berpacaran.

Kuliah aku berada jauh dari tempat tinggalku, sehingga selama aku kuliah tidak ada pengawasan dari orang tua. Cerita cinta itu bermula ketika kami ditugaskan dalam suatu kelompok panitia untuk ospek mahasiswa. Pada saat itu dia, sebut saja Tommy adalah mahasiswa fakultas hukum yang sudah memiliki pacar yang jauh lebih cantik, anggun dan tentunya lebih cerdas dari pada aku.

Hampir setiap hari aku bertemu Tommy untuk rapat dan mengerjakan proyek organisasi. Ia menjemput dan juga mengantarku pulang ke kos. Awalnya hanya menjemput, mengantar, dan rapat namun pada bulan selanjutnya kami semakin dekat. Ia mengajakku makan, hang out, nongkrong, bahkan ia mulai bercerita tentang pacarnya.

Aku pikir ini adalah hal yang biasa saja jika seorang teman berbagi kisah pribadi karena kami sudah dekat cukup lama hingga akhirnya aku mendengar dari teman kosku sendiri yang merupakan teman Tommy bahwa Tommy baru saja putus dari pacarnya karena diselingkuhi. Hal itu terjadi ketika Tommy sedang nongkrong dengan teman-temannya dan secara tidak sengaja mereka melihat pacar Tommy berboncengan dengan pria lain.

Setelah putus dari pacarnya Tommy semakin intens berkomunikasi denganku. Namun, hampir semua yang ia ceritakan adalah mantannya. Namun, jika boleh jujur pada masa-masa inilah kami mulai dekat dan aku mulai merasakan getaran cinta dan perhatian dari Tommy.

Aku ingat hari itu hari Sabtu, aku dan Tommy bersama teman-teman mahasiswa pecinta alam pergi untuk naik gunung. Tidak kusangka ketika kami berhasil ke puncak gunung, Tommy menembakku dengan memberikan bunga edelweis kata orang bunga ini disebut bunga abadi karena mampu mekar selama 10 tahun.

Hatiku sungguh bahagia dan aku langsung menerima pernyataan cinta darinya di depan teman-teman. Namun, aku bertanya pada Tommy, “Tetapi kita kan berbeda agama? Memang kita bisa lanjut?” 

Tommy hanya tersenyum, dan menjawab dia sangat menyayangiku. Setelah itu, kami berfoto bersama, mengunggah status bersama-sama dan menjadi lebih dekat. Pada hari itu hanya Tommy yang ada di pikiranku. 

Kesetiaan yang Hanya Bertahan Sebentar

Keesokan harinya ketika aku di kampus, teman-teman Tommy menyambut dan memberikanku selamat atas hubungan kami meskipun aku tahu di belakang mereka saling membicarakan hubungan kami yang berbeda agama. Hari berganti hari dan tidak terasa sudah 6 bulan aku menjalani hubungan dengan Tommy.

Sejak kami pacaran Tommy hanya meneleponku ketika di pagi hari, menjemputku di sore hari untuk makan bersama dan meneleponku sebelum aku tidur. Aktivitas tersebut sudah sangat rutin ia lakukan selama 6 bulan dan aku tidak pernah mencurigai Tommy sedikit pun. Aku tidak pernah mengecek handponenya atau laptopnya. Tidak pernah. Karena aku percaya Tommy.

Hingga suatu malam, aku tidak sengaja melihat ia bermain games dan lawan main di dalam games tersebut adalah wanita yang sedang dekat dengan Tommy. Namun, aku tetap tidak curiga. Wanita itu adalah Lia, mahasiswa kedokteran yang menjadi pacar Tommy setelahku. Aku menyadari itu, ketika Tommy memutuskan hubungan denganku di puncak gunung, tepat tanggal 11 Januari dan dia tidak mengatakan putus namun ia hanya berkata “Kita selama ini hanya teman, kan? Tidak pernah menjalani hubungan."

Aku langsung terkejut dan syok dan pulang dalam keadaan sedih.

Satu minggu setelah putus, salah satu temanku mengatakan bahwa Tommy sudah menjalin hubungan dengan Lia jauh sebelum ia memutuskan aku pada tanggal 11 Januari, dan Tommy bahkan sudah mengenalkan Lia kepada teman-temannya tanpa sepengetahuanku. Lebih menyedihkan lagi adalah teman-teman terdekatku dan teman-teman Tommy tidak ada yang memberitahuku terkait hubungan mereka.

Sungguh menyakitkan, ketika teman sendiri menyembunyikan rahasia pahit didepan kita. Kenyataan selanjutnya yang aku terima adalah fakta bahwa di waktu siang hari dan malam hari setelah mengantarku pulang Tommy ternyata langsung ke kos Lia untuk menjemput Lia dan mereka hang out bersama. Bahkan mereka sempat mengunggah kebersamaan mereka di Facebook namun aku tidak menyadarinya. Aku benar-benar dibutakan cinta pada waktu itu hingga aku tidak menyadari bahwa aku telah diselingkuhi.

Dua tahun berlalu, dan teman-temanku hampir sudah lulus semua termasuk Tommy. Aku mengalami kepahitan yang lama dan membutuhkan waktu yang tidak cepat untuk melupakan itu semua, bahkan kuliahku menjadi terlambat satu tahun. Sehari sebelum sidang skripsi, aku mendapatkan kabar bahwa Tommy putus dengan Lia karena Lia dilamar oleh seorang pengusaha dan meninggalkan Tommy. Entah aku harus senang atau sedih karena perasaanku pada Tommy sudah tidak ada lagi.

Aku sudah enggan untuk bersimpati baik kepada Tommy maupun kepada teman-temannya yang sudah berbohong kepadaku. Semua media sosial Tommy aku blokir dan Tommy tiba-tiba mengirimi aku pesan, “Bagaimana kabarmu?”

Aku tidak pernah menjawabnya hingga sekarang karena aku takut. Aku takut terjebak di lubang yang sama. Namun, aku kembali merenung apakah karma yang kudapat adalah karena aku merebut Tommy dari pacarnya yang dulu? Aku masih tidak menerima Tommy menggunakan alasan palsu bahwa pacarnya selingkuh, dengan maksud dia bisa mendekatiku. 

#ElevateWomen

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Paparan Program Pemerintah untuk Solusi Masalah Sampah yang Semakin Memprihatinkan
Artikel Selanjutnya
5 Tanda Dirimu dan Pasangan Tidak Memiliki Kecocokan Intelektual