Sukses

Lifestyle

Kiat Sukses Jadi Penulis Buku

Fimela.com, Jakarta Banyak sekali alasan seseorang ingin menjadi penulis buku. Selain hobi, royalty, dan nama besar menjadi incaran.

Nah, bagi kamu yang tertarik ingin menjadi penulis buku, seperti dilansir dari Intisari online, berikut ada saran dari Mark Dawson, penulis asal Inggris yang sudah sukses menerbitkan puluhan buku.

Tulis cerita berseri

Lebih mudah memasarkan buku berseri. Para pembaca akan kembali lagi dan lagi untuk ‘bertemu’ dengan karakter yang mereka suka. Awalnya, Mark menulis cerita lepas di awal kariernya dan sangat sulit menarik perhatian pembaca. Ciptakan cerita berseri dengan tokoh yang membuat pembaca ingin tahu. Dengan begitu, mereka ingin selalu mengikuti perjalanan dan petualangan si tokoh utama hingga rela membeli buku-buku selanjutnya.

Membuat mailing list

Mengetahui cara untuk menjangkau pembaca merupakan hal penting. Menyatukan mereka melalui mailing list (milis) bisa dilakukan agar lebih dekat dengan pembaca. Anda juga bisa meminta krtitik dan saran dari mereka.

Buku Harry Potter and the Philosopher’s Stone. Foto: Yahoo

Beri sesuatu untuk pembaca

Beri hadiah untuk pembaca, misalnya buku gratis. Hal itu bisa membuat mereka ‘ketagihan’. Jika sudah begitu, mereka semakin semangat mengikuti milis kita dan penasaran dengan cerita terbaru yang akankita tulis.

Jawab surat-surat dari pembaca

Para pembaca itu sudah menyediakan waktunya untuk mengirimkan sesuatu kepada Anda, maka kita harus membalasnya. Mark Dawson sendiri rutin membalas ‘surat’ pembacanya di e-mail, Facebook dan Twitter. Memang memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk melakukannya, namun tidak ada salahnya berinteraksi dengan mereka.

Penampakan bagian dalam dari toko buku El Ateneo. Sumber : mymodernmet.com.

Sampul buku yang menarik

Kita akan bersaing dengan penulis lainnya. Untuk itu, kita harus mempunyai sampul buku yang menarik agar orang-orang terpancing untuk melihat buku kita.

Riset sebelum menulis buku

Kita bisa riset atau meminta bantuan ahli untuk memperdalam topik yang ingin kita tulis. Misalnya, jika ingin menulis tentang pembunuhan berencana, maka kita harus memahami motif dan strategi si pelaku. Kita juga harus mendeskripsikan bagaimana iamengeksekusi korbannya dan itu memerlukan riset yang mendalam. Jika plot cerita terasa tidak masuk akal dan mengada-ada, pasti pembaca tidak akan tertarik dengan buku kita.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading