Sukses

Lifestyle

Tips Mengobati Sakit Hati Setelah Diselingkuhi

Saat mengetahui bahwa pasangan Anda telah berkhianat, rasa sakitnya kadang sampai sulit digambarkan. Berbagai macam perasaan tercampur aduk di dalam hati dan pikiran. Tidak menemuinya lagi adalah hal yang paling ingin Anda lakukan. Namun, hal yang harus diingat adalah bahwa setiap kesulitan yang Anda alami sebenarnya akan membuat Anda lebih dewasa.
Merasa sedih dan kecewa saat diselingkuhi kekasih memang hal yang wajar. Namun jika terlalu larut dalam kesedihan tersebut, nampaknya juga bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Jika Anda ingin segera move on dari perasaan sakit hati dan kecewa Anda, cobalah tiga tips berikut yang dilansir dari situs YourTango.

Cobalah untuk terbuka
Anda pasti tahu apa yang akan terjadi saat Anda menekan sebuah selang air yang krannya sedang menyala lalu Anda melepaskannya begitu saja. Ya, air dari dalam selang akan menyemprot kemana-mana tanpa kendali. Jika Anda memendam sendiri rasa sakit yang Anda alami setelah diselingkuhi, kurang lebih seperti itulah hal yang akan terjadi.
Dengan memendam rasa kecewa dan marah yang bercampur di hati Anda, tidak akan pernah membuat keadaan Anda menjadi lebih baik. Justru suatu saat, ketika Anda tidak sanggup menahannya lagi, Anda akan mengeluarkannya dengan meledak-ledak. Coba bagi apa yang Anda rasakan dengan keluarga atau teman dekat Anda. Hal itu bisa mengurangi perasaan sakit yang Anda alami dan membuat Anda lebih nyaman.

Coba untuk menerima
Hal yang telah hilang setelah seorang pasangan berkhianat adalah kepercayaan. Padahal seperti yang kita ketahui, kepercayaan adalah pondasi utama dari sebuah hubungan. Maka dari itu, akan sulit bagi seseorang yang telah dikhianati untuk percaya kembali. Meskipun beberapa dari mereka telah menyatakan bahwa mereka telah memaafkan pasangannya, namun ingatan dan perasaan sakit masih akan menghantui.
Tapi bagaimanapun juga, Anda tidak bisa terlalu lama berkutat dengan rasa kecewa itu. Cara yang dapat membantu Anda dalam menerimanya adalah dengan mencoba mempelajari rasa sakit Anda. Cobalah berdamai dengan perasaan tersebut dan pikirkan hal-hal positif untuk masa depan Anda. Bayangkan kehidupan sukses yang ingin Anda capai selama ini. Seiring berjalannya waktu, rasa sakit Anda akan sedikit lebih cepat teratasi.

Ceritakan perasaan Anda padanya
Satu-satunya penyebab sakit hati yang Anda alami tidak lain adalah pasangan Anda. Meskipun Anda telah berusaha memaafkan kesalahannya dan memberinya kesempatan kedua, bayangan tentang perbuatannya masih akan sering mampir di pikiran Anda.
Jangan diam saja, cobalah untuk mengutarakan perasaan Anda padanya. Ceritakan apa yang Anda rasakan ketika dia melakukan kesalahannya. Tanyakan padanya bagaimana jika dia ada di posisi Anda. Tapi ingat, utarakan hal ini dengan tenang dan tanpa emosi. Jika dia benar-benar menyesali perbuatannya dan ingin membangun kembali hubungan kalian, dia akan melakukan apa saja untuk menebus kesalahannya.

Cobalah tiga tips sederhana tersebut untuk menghadapi perasaan kecewa dan sakit hati Anda agar tidak berlarut-larut. Hanya berdiam diri sambil meratapi apa yang terjadi pada Anda hanya akan membuat Anda semakin merasa terpuruk.

(vem/ris/and)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading