Sukses

Lifestyle

Tragis! Dua Remaja Ini Tega Membunuh Sahabatnya Sendiri Karena 'Tidak Suka'

Skylar Neese gadis remaja berusia 16 tahun tak pernah kembali ke rumahnya lagi sejak tengah malam pada tanggal 6 Juli 2012. Dan enam bulan kemudian, salah satu sahabatnya Rachel Shoaf menyerahkan diri ke pihak yang berwajib dan mengaku bahwa ia beserta sahabatnya yang lain Shelia Eddy telah menikam Skylar hingga tewas. Apa yang membuat kedua remaja ini tega membunuh sahabatnya sendiri?

Awalnya Mereka Bertiga adalah Sahabat Dekat
Dilansir dari abcnews.go.com, awalnya ketiga remaja tersebut Skylar, Shelia, dan Rachel adalah sahabat dekat. Seperti kebanyakan sahabat dekat yang lain, mereka sering menghabiskan waktu bersama dan berfoto selfie bersama.
Skylar (kanan) dan kedua sahabatnya Shelia (tengah) dan Rachel (kiri). | Foto: copyright abcnews.go.com
Namun, dua hari sebelum Skylar dibunuh, ia memposting tulisan yang terlihat cukup aneh di akun Twitter miliknya. Pada tanggal 4 Juli 2012, Skylar membuat twit, “it really doesn’t take much to p*** me off” dan “sick of being at f****** home. Thanks “friends,” love hanging out with you all too.” Dan, sehari sebelum ia terbunuh, ia membuat sebuah twit lagi, “you doing s*** like that is why I can NEVER completely trust you.” Ada dugaan bahwa ia sedang mengalami masalah dengan kedua sahabatnya.

Kenapa Mereka Tega Membunuh Sahabatnya Sendiri?
Dalam pengakuannya pada bulan Januari 2013, Rachel menjelaskan kepada pihak yang berwajib bahwa ia dan Sheila merencanakan akan membunuh Skylar saat sedang berada di kelas sains. Rencana mereka adalah menjemput Skylar di rumhanya pada malam hari lalu pergi ke tempat yang jauh untuk menikmati mariyuana. Saat sudah sampai di hutan, Rachel berkata bahwa rencananya adalah menghitung sampai hitungan ketiga, lalu menikam Skylar hingga tewas.

Skylar Neese yang tewas dibunuh kedua sahabatnya sendiri. | Foto: copyright abcnews.go.com

Setelah pengakuan tersebut, Rachel bersama pihak kepolisian pergi ke tempat pembunuhan dan berusaha untuk menemukan jasad Skylar. Setelah jasad Skylar ditemukan dan darah yang ada di mobil Shelia adalah darah Skylar, polisi pun akhirnya mendapatkan bukti yang kuat untuk menahan Shelia dan Rachel.

"Kami bertanya pada Rachel, 'Mengapa kalian membunuh Skylar?' Dan satu-satunya jawaban yang mereka berikan adalah, 'Kami hanya tidak menyukainya saja'," jelas Ronnie Gaskin dari pihak kepolisian.


Kesedihan Mendalam Orang Tua Skylar
Dave dan Mary Neese, orang tua Skylar, sangat terpukul dengan kenyataan bahwa anak tunggal mereka tewas dibunuh. Untuk selalu bisa mengenang Skylar, kedua orang tuanya pun mengubah lokasi tewasnya Skylar menjadi semacam tempat peringatan.

Ayah Skylar yang membuat tempat peringatan untuk kematian putri tunggalnya. | Foto: copyright abcnews.go.com

Ayahnya Dave sering mengunjungi tempat ini meski jaraknya 20 mil. "Sesuatu yang buruk telah terjadi di sini," kata Dave. "Tapi saya ingin membuang sesuatu yang buruk yang telah terjadi di sini dan mengubahnya menjadi sesuatu yang baik--sebuah tempat di mana orang-orang bisa datang dan mengingat Skylar serta mengenang betapa manisnya ia, ... ."

Sungguh tragis kejadian ini. Hanya karena rasa "tidak suka", mereka tega membunuh sahabatnya sendiri. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang ataupun terjadi di tempat yang lain ya, Ladies!



(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading