Sukses

Lifestyle

Apakah Kamu Orang Yang Banyak Omong? Ini Cara Mengetahuinya

Kamu mungkin bisa membedakannya sekilas, mana orang yang banyak omong dan mana yang tidak ketika kamu ngobrol dengan mereka. Namun tahukah apa alasannya mengapa beberapa orang punya kebiasaan suka ngomong, bahkan terkadang suka melebih-lebihkan cerita dan membual?

Dikutip dari sebuah artikel di Harvard Business Review, menjelaskan bahwa ada alasan ilmiah mengapa beberapa orang suka banyak bicara, karena bicara tentang diri sendiri ternyata mampu merangsang pelepasan hormon bahagia bernama dopamin.

Dalam hal ini, tak jarang bicara tentang diri sendiri bisa menjadi kebiasaan dan membuat orang kecanduan. Alasan lain mengapa orang banyak omong karena manusia sendiri merupakan makhluk yang haus perhatian dan selalu ingin didengar.

Ada strategi yang bisa membantumu mengetahui dan mengenali apakah kamu termasuk yang banyak omong atau tidak dengan mengetahui "aturan lampu merah". Penulis penelitian, Mark Goulston, mengatakan bahwa aturan lampu lalu lintas bisa dijelaskan seperti ini.

  • Lampu Hijau: Di awal bicara selama 20 detik, kamu berada di lampu hijau. Orang yang mendengarkanmu mulai menyukaimu, selama apa yang kamu katakan relevan dengan topik pembicaraan.
  • Lampu Kuning: Jika kamu bicara lebih dari 30 detik dan mulai membosankan untuk pendengar, kamu mulai memasuki lampu kuning. Di sini pendengar ceritamu mulai tak tertarik denganmu, dan kamu mulai dianggap cerewet.
  • Lampu Merah: Jika kamu terus saja bicara hingga 20 detik berikutnya, atau lebih dari 40 detik, kamu memasuki lampu merah. Ketika pendengar benar-benar kehilangan ketertarikan dengan apa yang kamu bicarakan. Di sini, kamu dianggap mulai menyebalkan, bahkan egois.

Jadi, jika kamu ingin menjadi orang yang aman dan tak dianggap terlalu banyak bicara, maka kamu sebaiknya tak bicara tentang dirimu sendiri lebih dari 20 detik. Jika tidak, kamu kemungkinan besar dianggap sebagai orang yang banyak omong saja.

(vem/feb)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading