Sukses

Lifestyle

5 Bahayanya Pamer Gaji di Media Sosial yang Perlu Diwaspadai

Fimela.com, Jakarta Di antara kita pasti ada yang pro dan kontra soal menampilkan jumlah gaji atau penghasilan di media sosial. Di satu sisi, kita merasa punya hak untuk melakukannya sebab gaji yang kita perlu mengapresiasi kerja keras sendiri. Namun, di sisi lain, memamerkan gaji di media sosial bisa memicu sejumlah masalah baru.

Kali ini kita akan coba bahas sudut pandang dampak negatif atau masalah baru yang bisa timbul saat kita memamerkan gaji di media sosial tanpa pertimbangan yang matang. Tujuannya agar kita bisa lebih bijak dan berhati-hati lagi supaya tidak kena masalah baru yang lebih rumit.

 

1. Makin Banyak Data Pribadi yang Bocor

Warganet selalu punya lebih dari 1.001 cara untuk mengulik dan mencari tahu data pribadi kita. Saat kita memamerkan nominal gaji atau penghasilan yang tampak tak biasa, warganet yang penasaran bisa mengulik berbagai data dan info pribadi kita. Bahkan jejak digital kita yang kita kira sudah hilang dan tak ada bisa kembali ditemukan.

2. Berpotensi Dijauhi Lebih Banyak Orang

Mengutip laman Insider, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Social Psychological and Personality Science menemukan bahwa 66% orang cenderung memilih mobil mewah daripada mobil biasa, tetapi ketika berkaitan dengan memikat orang baru, sebagian besar orang lebih memilih berteman dengan orang yang punya kendaraan lebih murah. Gaji atau penghasilan bisa menjadi simbol status kita di masyarakat. Saat kita mengumbar gaji dan penghasilan kita di media sosial yang terkesan memamerkan status yang lebih tinggi, orang-orang di sekitar kita bisa merasa tidak nyaman dan menjauhi kita.

 

3. Memicu Munculnya Masalah-Masalah Baru

Akan selalu ada orang yang mencibir, mendebat, hingga memicu emosi di dunia maya. Bahkan orang asing yang sama sekali tidak kita kenal bisa dengan mudahnya menghakimi kita. Saat kita membagi info tentang gaji dan penghasilan di tempat atau ruang yang salah, kita bisa menjadi sasaran bagi orang-orang yang hanya ingin mencari masalah dan usil mengusik hidup kita.

4. Menjadi Objek Perbandingan

Karena kita sudah menyodorkan angka atau nominal tertentu, maka kita akan jadi lebih mudah dijadikan objek perbandingan. Kita akan dibanding-bandingkan dengan orang lain. Baik dengan orang yang berprofesi sama dengan kita atau yang berbeda. Standar hidup kita pun akan ikut dibanding-bandingkan, dan ini bisa membuat kita makin tertekan.

 

 

5. Energi Banyak Terkuras untuk Hal Tak Penting

Kotak masuk media sosial kita akan dipenuhi oleh berbagai macam pesan dari orang yang sudah kita kenal maupun orang yang sama sekali tidak kita kenal. Unggahan kita akan dibanjiri dengan ragam komentar hingga perdebatan tak berujung. Bahkan ada yang mengungkap masalah-masalah yang pernah membuat kita terlibat di dalamnya. Energi kita pun bisa makin terkuras habis untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Kalau menurut Sahabat Fimela sendiri, memamerkan atau menampilkan gaji atau penghasilan di media sosial itu boleh-boleh saja kah? Atau perlu pertimbangan khusus sebelum mengungkapnya di dunia maya?

#WomenforWomen

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Cerita Marissa Anita yang Bahagia Tanpa Media Sosial, Akui Punya Trauma