Sukses

Lifestyle

5 Tokoh Pioneer Wanita dalam Dunia Politik Indonesia

Fimela.com, Jakarta Representasi wanita dalam dunia politik telah memperkuat prinsip demokrasi yang mengandung ideologi kesetaraan politik bagi seluruh warga negara. Keterwakilan wanita di parlemen dan partisipasinya merupakan hal penting dalam memastikan hadirnya kebijakan-kebijakan yang mendukung, memberdayakan, dan memfasilitasi kebutuhan wanita di berbagai bidang pembangunan.

Melansir dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Titi Eko Rahayu selaku Plt. Sekretaris Kemen PPPA menyampaikan, wanita adalah pembangun peradaban, setiap anak yang lahir di dunia, bertumbuh menjadi pemimpin tidak lepas dari peran wanita. Wanita merupakan individu dengan kepekaan emosional sehingga dampak keterlibatan wanita dalam politik mampu membangun pendekatan-pendekatan keberpihakan yang lebih humanistik dan melibatkan wanita.

Salah satu contoh awal peran wanita sebagai pioneer dalam dunia politik global dimulai dengan aktivisme Raden Adjeng Kartini, yang membuat pertumbuhan gerakan pejuang hak-hak wanita di Indonesia. Perjuangan R.A Kartini untuk hak-hak wanita terus digali oleh generasi setelahnya, termasuk dalam bidang politik. 

Di Indonesia, teoreti kerja politik dan studi ilmu politik mendemonstrasikan bahwa peran wanita dalam pembangunan nasional dan partisipasi politik sedang meningkat, termasuk para tokoh politik wanita yang mengisi posisi di instansi eksekutif dan legislatif. Lalu, siapa saja tokoh pioneer wanita di dunia politik Indonesia?

1. Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri, merupakan pioneer wanita di politik Indonesia dengan latar belakang yang kuat sebagai putri dari proklamator Kemerdekaan Indonesia, Ir. Soekarno. Ia juga menjadi simbol kemajuan dan kedaulatan wanita dalam lingkungan politik Indonesia ketika dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada periode 2001-2004. Sampai kini, Megawati Soekarnoputri juga memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merupakan organisasi politik paling berpengaruh di Indonesia.

Karisma dan kekuatan politik yang ia miliki membuatnya menjadi sosok yang sangat dihargai dan diikuti oleh banyak orang. Usaha Megawati Soekarnoputri dalam membangun Indonesia melalui kebijakan bidang ekonomi dan hukum juga menunjukkan bahwa wanita dapat memprioritaskan isu-isu penting bagi bangsa. Walaupun kinerjanya dalam memimpin pemerintahan dinilai variasi, begitu juga dengan situasi demokratis Indonesia hingga kini, Megawati Soekarnoputri tetap menjadi model penggerak politik wanita yang memiliki pengaruh besar di Indonesia.

2. Khofifah Indar Parawansa

Saat ini, Khofifah Indar Parawansa masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur sejak tahun 2019. Khofifah juga pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurrahman Wahid. Gebrakannya di lingkup sosial dan politik Indonesia memang tak perlu dipertanyakan lagi. Kecerdasan dan kinerja yang luas biasa nyatanya mampu mengikutsertakannya pada sederet forum internasional dan menjadikannya dikenal oleh tokoh politik dunia.

Khofifah berhasil mengantar Jawa Timur meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pada tahun 2021 dengan kategori mentor dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Anugerah ini diberikan kepada Jawa Timur karena dinilai berhasil dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG). Selain itu, Khofifah telah melakukan langkah-langkah untuk mempromosikan partisipasi perempuan dalam dunia politik tingkat provinsi hingga nasional.

3. Sri Mulyani

Sri Mulyani, merupakan wanita yang masih menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia ketika dilantik pada tahun 2019 oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, ia juga menduduki posisi yang sama di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Wanita inspiratif satu ini pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif IMF untuk mewakili 12 negara Asia Tenggara. 

Sri Mulyani menorehkan banyak prestasi yang diakui oleh dunia internasional, antara lain dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia oleh Emerging Markets Forum tahun 2006, terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi Majalah Forbes tahun 2008, serta terpilih menjadi “Best Minister in the World” pada World Government Summit di Dubai tahun 2018.

4. Susi Pudjiastuti

Wanita kelahiran Pangandaran ini adalah seorang tokoh pengusaha dan politisi yang sukses. Pemilik Susi Air ini pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada tahun 2014 hingga 2019. Dalam periode jabatannya tersebut ia banyak memperkenalkan kebijakan untuk memberantas praktik perikanan ilegal di Indonesia.

Dalam perjalan hidupnya, Susi Pudjiastuti pernah putus sekolah pada usia 16 tahun akibat kendala keuangan dan melanjutkan hidup sebagai seorang penjahit. Namun, hal itu tentunya tidak menghalang dirinya untuk dapat berkarya hingga sukses di masa depan. Hal ini tentunya sangat menginspirasi wanita muda untuk tetap semangat dalam menjalani berbagai masalah hidup yang ada. 

Tak berlebihan jika Susi Pudjiastuti disebut sebagai “Perempuan Inspiratif Indonesia”, karena telah banyak memperoleh penghargaan, seperti Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat pada tahun 2004, Ganesha Widya Jasa Aditama Award dari ITB pada tahun 2011, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy pada APEC tahun 2011, dan masih banyak lainnya.

5. Tri Rismaharini

Inilah sosok wanita pembawa perubahan bagi pemerintahan Surabaya, tempatnya mengabdi sebagai wali kota. Tri Rismaharini adalah Wali Kota Surabaya wanita pertama yang menjabat untuk periode 2010 hingga 2015 menggantikan Bambang DH yang kemudian menjadi wakilnya. Sementara kini, ia menjabat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju sejak tahun 2020. Tri Rismaharini dikenal sangat tegas pada setiap perbuatan dan perkataannya. 

Prestasi yang paling menonjol adalah pengelolaan pertamanan Surabaya, sebagai contoh Taman Bungkul yang awalnya tak pantas disebut taman disulap olehnya menjadi taman yang indah dan juga telah diakui dunia dengan diterimanya penghargaan sebagai taman terbesar se-Asia Tenggara.

Prestasi Tri Rismaharini lainnya adalah memangkas anggaran birokrasi yang berbelit, memberikan tunjangan kesehatan bagi warga yang kurang mampu serta menambah anggaran pendidikan sebesar 35% dari APBD dimana presentase ini lebih tinggi dari anggaran pendidikan nasional. Selain itu, ia juga telah berulang kali mencatatkan namanya dalam daftar pemimpin terbaik dunia.

 

 

Penulis: Miftah DK

#Unlocking The Limitless

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading