Sukses

Lifestyle

Ini yang Seharusnya Dilakukan di 2026, Ikut Komunitas Perpustakaan Sebagai Investasi Masa Depan

ringkasan

  • Bergabung dengan perpustakaan lokal di tahun 2026 bukan hanya tentang meminjam buku, melainkan membangun komunitas dan meningkatkan kesejahteraan pribadi melalui beragam kegiatan yang ditawarkan.
  • Membaca terbukti menjadi metode relaksasi yang efektif dan pemegang kartu perpustakaan membaca lebih banyak buku, menunjukkan dampak positifnya pada kebiasaan membaca.
  • Keanggotaan perpustakaan sangat penting untuk menjaga kelangsungan institusi berharga ini dari penutupan, yang seringkali disebabkan oleh rendahnya tingkat penggunaan peminjaman buku.

Fimela.com, Jakarta - Di tengah gempuran digitalisasi dan interaksi daring yang masif, perpustakaan lokal seringkali terpinggirkan dari perhatian kita sehari-hari. Namun, Sahabat Fimela, menurut Lydia Spencer-Elliott dari Independent.co.uk, ada alasan kuat mengapa bergabung dengan perpustakaan lokal adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan di tahun 2026. Ini bukan sekadar tempat penyimpanan buku, melainkan sebuah investasi berharga untuk diri dan komunitas.

Lydia Spencer-Elliott, dalam artikelnya, menekankan bahwa bergabung dengan perpustakaan lokal menawarkan lebih dari sekadar akses ke koleksi literatur. Institusi ini berperan vital dalam membangun komunitas yang erat, meningkatkan kesejahteraan pribadi, dan memastikan kelangsungan sebuah pilar penting dalam masyarakat. Mengapa demikian? Mari kita telusuri lebih jauh.

Tahun 2026 menjadi momentum tepat untuk kembali merangkul perpustakaan di sekitar kita, terutama mengingat data menunjukkan penurunan penggunaan layanan ini di beberapa negara. Dengan beragam penawaran yang melampaui fungsi tradisionalnya, perpustakaan lokal siap menjadi pusat aktivitas inspiratif dan sumber daya tak terbatas bagi siapa saja yang ingin berkembang.

Lebih dari Sekadar Meminjam Buku

Meskipun data menunjukkan kurang dari sepertiga populasi Inggris menggunakan layanan perpustakaan dalam setahun terakhir, nilai sebenarnya dari perpustakaan jauh melampaui statistik peminjaman buku tradisional. Perpustakaan modern telah bertransformasi menjadi pusat komunitas yang dinamis, menawarkan spektrum kegiatan yang luas untuk segala usia dan minat.

Sahabat Fimela dapat menemukan berbagai program menarik, mulai dari waktu bercerita yang interaktif untuk bayi dan balita, kelas seni kreatif “crafternoon” untuk semua kalangan, hingga bimbingan teknologi yang sangat membantu para lansia. Tidak hanya itu, ada juga pertemuan kopi santai, klub mewarnai, dan acara sosial merajut yang mempererat tali persaudaraan antaranggota.

Perpustakaan juga berfungsi sebagai ruang belajar yang tenang, menyediakan akses Wi-Fi gratis yang sangat dibutuhkan, serta menjadi lokasi ideal untuk menghadiri berbagai acara dan diskusi inspiratif. Staf perpustakaan selalu siap membantu dengan keramahan tulus, baik dalam merekomendasikan buku, mengajarkan keterampilan baru, atau sekadar meminjamkan koran harian.

Kekuatan Membaca dan Kesejahteraan Pribadi

Membaca memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan mental kita. Sebuah studi menarik mengungkapkan bahwa rata-rata pemegang kartu perpustakaan membaca sekitar 20 buku dalam setahun, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 13 buku yang dibaca oleh mereka yang tidak memiliki kartu.

Lebih dari sekadar menambah wawasan, membaca juga terbukti menjadi metode relaksasi yang sangat efektif. Studi menunjukkan bahwa membaca bahkan lebih ampuh dalam mengurangi stres dibandingkan dengan mendengarkan musik, berjalan kaki di alam terbuka, atau sekadar menikmati secangkir teh hangat.

Penulis buku anak-anak terkenal, Michael Morpurgo, pernah menekankan pentingnya kebiasaan membaca. Ia menyatakan bahwa kenikmatan membaca hanya bisa didapat jika kita membiarkan diri tenggelam dalam cerita. Buku memberikan kita ruang untuk menemukan diri sendiri dan dunia di sekitar kita, sehingga kebiasaan membaca harus terus dijaga, sebab apa yang akan menggantikannya?

Menyelamatkan Institusi Berharga untuk Masa Depan

Penutupan perpustakaan, seperti kasus Perpustakaan Broad Green di Croydon, seringkali dikaitkan dengan rendahnya tingkat penggunaan, terutama dalam hal peminjaman buku. Namun, data ini seringkali tidak mencerminkan secara keseluruhan aktivitas lain yang terjadi di perpustakaan.

Banyak pengunjung menggunakan perpustakaan sebagai ruang belajar yang kondusif, untuk mengakses Wi-Fi gratis, menghadiri acara edukatif, mendengarkan ceramah, atau terlibat dalam berbagai kelompok komunitas. Aktivitas-aktivitas ini, meskipun tidak selalu tercatat sebagai peminjaman buku, sangat vital bagi peran perpustakaan sebagai pusat sosial dan informasi.

Lydia Spencer-Elliott berpendapat bahwa pada akhirnya, kebiasaan membaca dan dukungan aktif dari masyarakat adalah satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan perpustakaan dari ancaman penutupan. Oleh karena itu, menjadi anggota perpustakaan lokal adalah tindakan yang bermanfaat bagi semua orang, tidak hanya untuk keuntungan pribadi tetapi juga untuk kelangsungan institusi yang tak ternilai ini.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading