Sukses

Lifestyle

Fenomena Bystander Effect di Kursi Prioritas Transportasi Umum

Fimela.com, Jakarta - Seorang ibu hamil masuk ke dalam kereta yang penuh sesak pada jam pulang kerja. Ia berdiri sambil memegang tiang, menjaga keseimbangan di tengah gerbong yang terus berguncang. Di depannya, deretan kursi prioritas terisi penuh.

Ada yang sibuk menatap layar ponsel. Ada yang pura-pura tidur. Ada juga yang sekilas melihat, lalu kembali mengalihkan pandangan. Situasi seperti ini terasa sangat familiar di transportasi umum kota-kota besar.

Yang menarik, sering kali masalahnya bukan karena tidak ada yang sadar. Semua orang sebenarnya melihat. Semua tahu ada seseorang yang membutuhkan tempat duduk lebih dari mereka. Namun entah kenapa, tidak ada yang bergerak lebih dulu.

Dalam psikologi sosial, fenomena ini dikenal sebagai bystander effect. Bystander effect adalah kondisi ketika seseorang cenderung tidak membantu karena merasa akan ada orang lain yang melakukannya. 

Semakin ramai situasinya, semakin besar kemungkinan tanggung jawab itu “terbagi” ke banyak orang. Akibatnya, semua orang justru memilih diam.

Fenomena ini sering terjadi di ruang publik, termasuk transportasi umum. Ketika ibu hamil berdiri di depan kursi prioritas, banyak penumpang mungkin berpikir:

“Pasti sebentar lagi ada yang berdiri.”

Masalahnya, semua orang berpikir hal yang sama.

 

Kursi Prioritas Bukan Sekadar Tempat Duduk

Bagi ibu hamil, duduk di kendaraan umum bukan cuma soal kenyamanan.

Perubahan pusat gravitasi tubuh selama kehamilan membuat mereka lebih rentan kehilangan keseimbangan, terutama saat kendaraan mengerem mendadak atau terlalu padat. Berdiri terlalu lama juga bisa menyebabkan kelelahan, nyeri punggung, kaki bengkak, hingga pusing.

Namun di kehidupan sehari-hari, kursi prioritas sering kali kehilangan maknanya. Ia berubah menjadi sekadar kursi biasa—siapa cepat, dia dapat. Di sinilah bystander effect bekerja diam-diam. Ketika banyak orang membiarkan hal itu terjadi, ketidakpedulian perlahan terasa normal. Seperti yang tergambar dalam infografis berikut ini

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading