Sukses

Parenting

7 Tips Menstimulasi Anak agar Bisa Cepat Jalan

Fimela.com, Jakarta Bayi biasanya mulai bisa berdiri di usia 9-12 bulan. Mereka akan berpegangan pada apapun yang ada di dekatnya untuk bisa berdiri atau menggerakkan kakinya. Hanya saja tak semua bayi bisa langsung berjalan, ada yang masih butuh waktu lebih lama untuk bisa berjalan.

Sebagai orangtua kita memang tak bisa memaksakan anak untuk langsung berjalan. Namun, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menstimulasi anak agar bisa cepat jalan. Seperti sejumlah hal berikut ini.

1. Titah anak

Kita bisa membantu anak untuk berdiri dengan kedua telapak kakinya menjejak tanah. Pegang kedua tangannya dan bantu anak untuk bisa melangkah atau bergerak maju dan mundur. Dampingi ia saat latihan jalan. Kalau dia jatuh terduduk, izinkan dia untuk bisa bangun sendiri.

2. Sediakan tempat aman agar anak bisa jalan telanjang kaki

Dikutip dari bellamysorganic.com.au, ahli terapi anak umumnya menyarankan agar anak bertelanjang kaki saat latihan jalan. Buat tempat yang nyaman dan aman untuk latihan si kecil biar tidak terluka saat jalan dengan telanjang kaki. Dengan membiarkannya bertelanjang kaki, anak akan bisa lebih mudah menyeimbangkan tubuhnya dan menggunakan otot serta sendi-sendinya untuk berjalan dengan lebih mudah.

3. Stimulasi anak untuk berjongkok

Berjongkok bisa sangat membantu anak untuk menguatkan jalan dan tubuhnya. Kita bisa stimulasi anak untuk berjongkok. Salah satu caranya dengan menaruh mainan di lantai yang lebih rendah, sehingga dia harus berjongkok untuk mengambilnya. Gerakan berdiri dan berjongkok ini bisa menguatkan otot-otot pinggul dan pahanya.

4. Gunakan musik

Bayi sangat suka menyesuaikan gerakan tubuhnya dengan musik yang didengarnya. Di sini kita bisa memainkan dan menggunakan musik untuk membuat anak menggerakkan tubuhnya. Si kecil pasti merasa lebih semangat untuk berjalan dengan iringan musik.

5. Beri reaksi dan respon yang kuat

Saat anak mulai berdiri dan melangkah, kita bisa bertepuk tangan dan menyemangatinya. Dengan reaksi dan respon ini, anak bisa memiliki energi untuk terus melangkah dan berjalan. Saat anak mendapat dukungan dan motivasi dari orang di sekitarnya, dia bakal lebih terpacu untuk bisa cepat jalan.

6. Taruh mainan di tempat yang lebih tinggi

Kita bisa menaruh mainan di meja atau tempat yang lebih tinggi, yang memungkinkan anak harus berdiri untuk bisa memegang atau mengambilnya. Anak pun bisa lebih bebas mengeksplorasi area di sekitarnya dengan cara yang lebih menyenangkan.

7. Ajak main dengan bayi yang sudah bisa jalan

Coba jadwalkan playdate dengan bayi yang sudah bisa berjalan. Anak akan terpacu dan termotivasi untuk berjalan saat melihat temannya sudah bisa jalan.

Kita juga perlu bersabar dalam membantu anak agar bisa cepat jalan. Tak perlu memaksanya atau terlalu terburu-buru, cukup distimulasi dan terus didampingi agar anak mampu berjalan dengan kemampuannya sendiri. Semoga tips-tips di atas bisa membantu, ya.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Agar Tidak Gumoh, Ini 4 Cara Menyendawakan Bayi yang Tepat
Artikel Selanjutnya
Madu Memang Menyehatkan, tapi Jangan Buru-Buru Diberikan pada Bayi