Sukses

Parenting

5 Manfaat Bermain Untuk Anak Yang Perlu Ibu Ketahui

Setiap anak yang lahir di dunia, pasti memiliki golden age yaitu pada lima tahun pertama dalam kehidupan anak. Maka dimasa-masa tersebutlah orangtua harus mengoptimalkan tumbuh kembang anak agar sukses di masa depan.

Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, Dr. Sofia Hartati., M.Si mengatakan, golden age tersebut merupakan tahapan terpenting dalam perkembangan fisik, intelektual, emosional, dan sosial.

“Oleh karena itu, orang tua perlu mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, dengan menyediakan lingkungan yang mampu menstimulasi rasa ingin tahu mereka dan memberikan berbagai pengalaman yang menyenangkan,” ujarnya saat ditemui dalam acara ‘Kodomo Challenge’, di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Nadya Pramesrani, M.Psi, Psi – Psikolog Keluarga yang juga Co-Founder Rumah Dandelion menambahkan, bermain salah satu cara mendukung pertumbuhan anak. Sebab ketika bermain, anak usia dini dapat belajar tentang dunianya.

“Melalui bermain, anak belajar untuk mengembangkan berbagai macam kemampuan yang akan bermanfaat untuk menjalani dunia akademisnya nanti,” ujarnya.

Nadya pun menjabarkan, lima manfaat yang diterima anak ketika bermain, diantaranya:

1. Personal dan sosial

Meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri anak dalam berinteraksi dengan lingkungannya, serta permainan pretend play dapat mendorong imajinasi dan kreativitas anak.

2. Kognitif

Melalui bermain, anak belajar tentang dunianya, proses sebab akibat, dan kemampuan penyelesaian masalah

3. Emosional

Meningkatkan kemampuan regulasi diri, membangun kelekatan hubungan dengan orangtua dan teman sebaya.

4. Motorik kasar

Melalui permainan fisik anak mengembangkan daya tahan tubuh, melatih koordinasi, dan mengendalikan agresi

5. Motorik halus

Melatih kemampuan koordinasi mata dan tangan dan gerakan halus lainnya yang terutama akan membantu anak menjalani kehidupan akademis mendatang

Melihat berbagai manfaat yang didapatkan dalam bermain, Benesse Corporation, sebuah perusahaan pendidikan nomor satu di Jepang, menghadirkan Kodomo Challenge, program edukasi untuk mendampingi orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan anak usia dini. Program ini menggunakan sistem berlangganan dengan paket yang dikirimkan ke rumah setiap bulan.

Kodomo Challenge dirancang agar anak dan orang tua dapat belajar sambil bermain bersama menggunakan media multiplatform, yaitu Buku Bergambar, Mainan Edukasi, serta Video Edukasi.

“Saat ini, Kodomo Challenge tersedia dalam dua pilihan program, Toddler (untuk anak usia 1-2 tahun) dan Playgroup (untuk anak usia 2-3 tahun),” ujar President Director PT Benesse Indonesia, Daisuke Okada di acara Kodomo Challenge Touch & Try.

Metode pembelajaran yang disediakan oleh Kodomo Challenge memiliki tiga keunggulan. Pertama, menggunakan pendekatan multi-platform, dengan video, buku bergambar, dan mainan yang terintegrasi satu sama lain.

Kedua, kurikulum dan materi yang sesuai dengan perkembangan usia anak. Ketiga, menghadirkan sosok learning buddy, Shimajiro.
Shimajiro adalah karakter edukatif nomor sattydi Jepang yang berperan sebagai teman belajar anak. Bersama Shimajiro, rasa ingin tahu dan motivasi anak akan meningkat. Misalnya, saat anak sedang susah makan, orang tua bisa menjadikan Shimajiro sebagai contoh sehingga anak termotivasi untuk makan.

(vem/asp)
Loading
Artikel Selanjutnya
Beragam Ide Perayaan Akhir Tahun yang Menyenangkan di Jakarta
Artikel Selanjutnya
5 Bahaya Kesehatan pada Anak Konsumsi Gula Berlebih