Sukses

Parenting

Cara Memenuhi Asupan Nutrisi Bayi di Usia Pertamanya

Fimela.com, Jakarta Memiliki buah hati yang sehat dengan tumbuh kembang yang mengesankan tentu menjadi impian dari semua orangtua. Setiap orangtua akan melakukan segala hal yang terbaik agar buah hatinya khususnya yang masih bayi terawat dengan baik. Setiap orangtua juga akan memberikan nutrisi terbaik buat buah hatinya agar berat badannya selalu ideal.

Agar tumbuh kembang bayi bisa berjalan dengan baik, melansir dari laman parents.com, orangtua penting memberikannya nutrisi yang tepat di tahun pertama usianya dan di tahun-tahun berikutnya. Orangtua penting memberikan makanan dan minuman yang sehat serta kaya nutrisi untuk membantu tumbuh kembang anak dengan baik. Bagaimana cara memenuhi asupan nutrisi bayi?

2 dari 2 halaman

Cara Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Bayi

Berikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif selama 6 bulan pertama bayi. Setelah itu, kita bisa mengenalkan bayi dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Ada banyak makanan yang bisa dikenalkan ke bayi tapi usahakan makanan tersebut mengandung nutrisi yang dibutuhkan tumbuh kembang bayi dan tidak membuatnya alergi.

Makanan seperti buah alpukat, sayuran yang dimasak halus, buah-buahan yang dijus, biji-bijian yang dimasak bubur dan ikan penting diberikan kepada bayi sebagai menu MPASI. Saat bayi berusia 6 bulan atau lebih, berikan MPASI yang mengandung gizi seimbang mencakup protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan masih banyak lagi.

Jangan lupa untuk melengkapi imuninasasi si kecil agar di tahun pertama usianya ia mendapat asupan nutrisi yang lebih dari cukup. Berikan pula air putih untuk menghidrasi tubuhnya. Usahakan untuk tetap memberikan bayi asupan ASI hingga ia setidaknya berusia 2 tahun. Seiring dengan bertambahnya usia buah hati, ajak ia untuk memilih makanannya sendiri.

Selalu berikan asupan sayur dan buah demi dapatkan nutrisi terbaik. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Makanan yang Harus Dikonsumsi Ibu Hamil Agar Anak Cerdas
Artikel Selanjutnya
Apakah Nutrisinya Sama, Memberi Anak Susu Low-Fat vs Susu Murni?