Sukses

Parenting

Bolehkah Ibu Menyusui Mengonsumsi Obat Anti Depresan?

Fimela.com, Jakarta Melahirkan dan menyusui memberikan banyak perubahan pada seorang perempuan. Karena melahirkan dan menyusui, tidak sedikit perempuan yang merasa stres bahkan depresi. Belum lagi, jika ia mengalami baby blues yang parah.

Karena mengalami perubahan emosi yang signifikan, tidak sedikit ibu menyusui yang nekat minum obat antidepresan. Dengan minum obat anti depresan, ia berharap emosinya bisa kembali stabil dan hatinya lebih tenang.

Namun, minum antidepresan saat menyusui apakah aman buat kesehatan Mom dan bayi? Bolehkah ibu menyusui minum obat antidepresan?

Minum Obat Anti Depresan Saat Menyusui

Stres dan depresi selepas menyusui memang harus diatasi dengan sebaik mungkin. Stres dan depresi yang tak kunjung diatasi, ini bisa sangat berbahaya buat kelanjutan kesehatan fisik dan psikis ibu.

Untuk mengatasi depresi, salah satu cara yang banyak dilakukan adalah minum obat antidepresan. Namun, bagaimana hal ini dilakukan oleh ibu menyusui? Melansir dari laman health.com, sejauh ini belum ditemukan efek samping buruk terkait konsumsi obat antidepresan saat menyusui.

Seorang dosen psikiatri dan obstetri ginekologi di Emory University, Amerika Serikat, bernama Zachary Stowe, MD, menjelaskan jika tidak ada efek samping parah akibat konsumsi antidepresan selama menyusui. Sebaliknya, penelitian yang dilakukan para ahli menemukan jika ibu yang minum antidepresan selama menyusui justru berhasil menyusui buah hatinya hingga usia 6 bulan.

Dr. Luke Grzeskowiak dari Robinson Research Institute menjelaskan jika konsumsi antidepresan ternyata bisa membuat ibu menyusui lebih tenang dan nyaman. Penelitian yang dilakukan para ahli di Current Women’s Health Reviews menyebutkan jika tidak ada efek samping serius kepada bayi akibat ibu konsumsi obat antidepresan. Kalau pun ada, efek samping itu sangat rendah bahkan nyaris tidak ada.

Meski konsumsi obat antidepresan tidak berbahaya. Ibu menyusui yang hendak minum obat antidepresan tetap harus mengonsultasikan hal ini dengan dokter atau bidan ahlinya.

 

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Produksi ASI Payudara Kanan dan Kiri Berbeda, Normalkah?
Artikel Selanjutnya
5 Tugas Suami untuk Mendukung Istri Agar Semangat Menyusui