Sukses

Relationship

Apa itu KDRT? Cek Di Sini Beserta Cirinya

Fimela.com, Jakarta Pernah mendengar istilah KDRT? KDRT merupakan singkatan dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga. KDRT sendiri merupakan salah satu pola perilaku yang digunakan seseorang dalam memperoleh maupun mempertahankan kendali atas pasangan maupun hak anak. 

Tanpa kita sadari terkadang banyak sekali pelaku yang masih melakukan KDRT dalam rumah tangga, kekerasan inilah yang memiliki dampak buruk dalam hubungan rumah tangga. Selain itu pasangan yang melakukan KDRT akan lebih sering memperlakukan pasangannya secara kasar. 

Ada banyak sekali penyebab yang membuat seseorang melakukan KDRT. Terkadang hal ini satu ini juga dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi maupun faktor sosial, ini dia beberapa ciri-ciri umum KDRT:

1. Kekerasan Fisik

Ciri-ciri ini mencakup pukulan, tendangan, gigitan, genggaman kuat, penggunaan senjata, atau tindakan fisik lainnya yang menyebabkan cedera atau menyakiti korban. Ini mungkin akan membuat seseorang traumatis , kekerasan fisik juga dapat berdampak buruk nantinya.

2. Kekerasan Emosional

KDRT juga bisa berupa kekerasan psikologis, seperti ancaman, intimidasi, penghinaan, pengucilan, manipulasi emosi, dan kontrol yang berlebihan terhadap korban. Perasaan memang tidak dapat dikendalikan, akan tetapi jika mengeluarkan segala amarah kepada pasangan dapat berdampak buruk dan menjadi KDRT. 

3. Ketidaksetaraan dalam Hubungan

Pelaku seringkali berusaha untuk menunjukkan kekuasaan dan kontrol yang tidak sehat dalam hubungan, dengan memaksakan kehendaknya kepada korban dan mengabaikan pendapat, perasaan, dan kebutuhan korban. Selain itu, ini akan menunjukkan sisi kekuasaan dan kendalani dalam hubungan maupun diri pasangan, yang menuntut melakukan apapun. 

4. Kekerasan Seksual

Ini termasuk pemerkosaan, pemaksaan untuk melakukan tindakan seksual yang tidak diinginkan, atau tekanan untuk melakukan tindakan seksual dalam situasi yang tidak aman. Kemudian, kekerasan satu ini juga dapat merujuk pada pemaksaan atas kehendak yang tidak menginginkan seksual dalam hubungan. 

5. Kekerasan Ekonomi

KDRT ekonomi melibatkan pengontrolan atau manipulasi terhadap keuangan korban, seperti menyita uang, menghentikan akses pada sumber keuangan, atau membatasi kesempatan korban untuk bekerja atau menghasilkan uang. Ini seringkali terjadi kekerasan dalam ekonomi, keterbatasan ekonomi yang akhirnya membuat seseorang melakukan kekerasan. 

Nah, itulah beberapa ciri perilaku kdrt dalam hubungan rumah tangga yang sering terjadi.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading