Muhadkly Acho: Yang Nyerang Uus Sudah Tidak Relevan

Rivan Yuristiawan diperbarui 26 Jan 2017, 07:21 WIB

Fimela.com, Jakarta Rekan Uus sesama stand up comedian, Muhadkly Acho ikut angkat bicara soal masalah yang sedang di hadapi Uus akibat cuitannya di Twitter.  Menurut Acho, disamping ciutan Uus yang termasuk ranah pribadinya sebagai seorang pengguna sosial, Acho menilai apa yang dilontarkan Uus memang cukup beresiko lantaran terkait dengan salah satu pimpinan ormas yang dikenal fanatik di Indonesia.

"Sebetulnya socmed adalah domain pribadi seseorang. Artinya dia (Uus) punya hak untuk ngomong apa di situ. Cuma yang disayangkan banyak yang belum siap nerima opini seseorang," ucap Acho saat ditemui di kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017).

Acho juga menambahkan, sebenarnya, apa yang beberapa hari lalu dilakukan Uus di Twitter juga pernah ia lakukan sebelumnya. Namun situasi politik yang sedang panas saat ini dianggap menjadi faktor pendukung hingga akhirnya Uus diserang oleh haters di Twitter.

"Yang unik adalah sebenarnya saya lebih dulu ngetweet itu ketimbang Uus cuma nggak ada yang respon seperti Uus. Mungkin karena saat ini situasinya lagi panas. Sedikit ada pemicunya jadi kemana-mana," tambah Acho.

Namun demikian, Acho juga menyayangkan serangan para haters yang turut menyeret keluarga Uus termasuk istri dan anaknya. Sepatutnya, ditambahkan Acho, cuitan Uus yang diseret menjadi isu penghinaan terhadap agama tertentu cukup membuatnya miris.

"Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siap. Karena yang menyerang pun nggak lebih sopan. Jauh lebih kejam bahkan, udah nggak relevan karena bawa-bawa istri dan anak. Kalau memang isu yang diangkat tentang Islam harusnya orang-orang itu lebih ke mengingatkan Uus, kalo ada yang jatuh ya ditolongin gitu," pungkasnya.

Memang, cuitan Uus yang dianggap menghina Rizieq Shihab menjadi perbincangan hangat beberapa hari belakangan. Tidak hanya mendapatkan serangan di Twitter, Uus juga dikabarkan kehilangan pekerjaan menjadi pengisi acara di beberapa program televisi.