Katanya Kita Bisa Panjang Umur dengan 5 Kebiasaan Ini, Benarkah?

Fimela diperbarui 24 Apr 2014, 18:40 WIB

Hidup bahagia dan panjang umur, apakah itu adalah impian Anda? Ada sejumlah kebiasaan yang disinyalir bisa membuat kita panjang umur, lho. Seperti yang dilansir oleh womansday.com, ada setidaknya 5 kebiasaan yang bisa membuat kita panjang umur.

1. Minum Kopi
Orang yang minum dua atau tiga gelas kopi sehari memiliki peluang 10 hingga 13 persen lebih besar memiliki umur lebih panjang daripada orang yang tidak minum kopi sama sekali. Hal ini berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine. Di samping itu, minum kopi juga bisa mengurangi risiko terkena stroke, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Asalkan kita harus berhati-hati dengan penggunaan gula dan krim.

2. Tidur yang Cukup
Mungkin Anda sering mendengar bahwa tidur yang cukup adalah tidur 8 jam sehari. Tetapi ternyata, seperti yang dipaparkan oleh Shelby harris seorang direktur di behavioral sleep medicine program di Monteflore Medical Center, setiap orang punya kebutuhan jam tidur yang berbeda-beda. Jika Anda sudah bisa merasa segar dengan hanya tidur 6 jam sehari, itu tak menjadi masalah.

3. Mendapatkan Cairan Tubuh yang Cukup
Apa? Untuk tetap sehat, kita harus minum 8 gelas air putih sehari? Dr. Goldberg menjelaskan bahwa tak ada aturan khusus berapa gelas air putih yang harus kita minum. Yang lebih tepat adalah mendapatkan cukup cairan untuk tubuh. Dan cairan itu tidak harus selalu didapat dengan air putih, bisa dengan teh herbal atau buah-buahan yang mengandung banyak air.

4. Minum Susu
Kita sering diajari bahwa untuk mendapatkan tulang yang kuat, kita harus minum satu gelas susu. Namun, dalam sebuah penelitian Harvard yang dilakukan selama 12 tahun, perempuan yang minum susu tiga kali sehari bisa memiliki tulang yang mudah rapuh daripada perempuan yang minum kurang dari satu gelas susu setiap minggunya.

5. Konsumsi Multivitamin
Dalam sebuah penelitian pada tahun 2011 di Iowa Women's Health Study, ditemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi multivitamin tidak hidup lebih panjang daripada yang hanya memenuhi asupan gizi dari makanan saja. Para peneliti pun menyimpulkan untuk cukup mengambil vitamin dan mineral dari sayur-sayuran dan buah-buahan segar bukan kapsul multivitamin.

(vem/nda)