Dua Terobosan Teknologi Kesehatan Kini Hadir di RS Abdi Waluyo Jakarta

Fimela diperbarui 28 Agu 2014, 10:40 WIB

Teknologi yang semakin canggih juga sangat membantu dalam bidang kesehatan. Dengan adanya kemajuan teknologi, proses pengobatan dan terapi juga lebih mudah. Begitu juga dengan RS Abdi Waluyo Jakarta yang menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menawarkan sebuah teknologi scan baru dari GE Healthcare dan CT Scanner terbaru.

“Di RS Abdi Waluyo, kami berkomitmen untuk selalu memberikan perawatan terbaik bagi pasien kami dengan menggunakan teknologi medis paling inovatif di dunia guna mendukung para dokter dalam melakukan diagnosa penyakit dengan lebih cepat di dalam pelayanan pasien yang semakin baik,” demikian kata Dr. Sutrisno Tono Subagio, Direktur di RS Abdi Waluyo. “Penambahan teknologi di rumah sakit ini akan memungkinkan kami untuk menawarkan kenyamanan sambil terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pasien.”

MRI Ramah-Pasien

Teknologi revolusioner GE yang secara dramatis mengubah pengalaman pasien selama pemeriksaan neurologi dengan MRI telah hadir di rumah sakit Abdi Waluyo. Teknologi ini menjawab salah satu tantangan paling signifikan dalam memastikan kenyamanan pasien, yaitu suara bising berlebihan selama pemeriksaan MRI. Scanner MRI konvensional dapat menghasilkan suara lebih dari 110 desibel, setara dengan suara konser musik rock dan memerlukan alat pelindung telinga. Teknologi baru yang di kembangkan oleh GE Healthcare ini dirancang untuk mengurangi kebisingan scanner MRI ke level seperti suara latar. Pasien dan keluarganya selama pemeriksaan neurologi dengan MRI di RS Abdi Waluyo akan merasa jauh lebih rileks, bahkan selama proses scan keluarga yang menemani dapat bercakap cakap, memberikan tingkat kenyamanan yang lebih baik selama pemeriksaan MRI berlangsung.

Sebuah Revolusi dalam CT Imaging

RS Abdi Waluyo juga mengumumkan pemesanan CT, teknologi terkini dari GE Healthcare yang memungkinkan dokter untuk melakukan diagnosa terhadap kondisi pasien yang paling sulit sekalipun. Sistem ini, yang merupakan pesanan pertama di Asia Pasifik, memiliki fitur terbaru Teknologi Dosis Pintar (Smart Dose Technology) yang dirancang untuk membantu dokter mendapatkan gambar berkualitas tinggi dengan dosis radiasi yang lebih rendah. Teknologi ini berkontribusi untuk membantu diagnosa yang lebih akurat dan paparan radiasi yang lebih rendah kepada pasien selama pemeriksaan rutin maupun pemeriksaan lanjutan.

Untuk pertama kalinya dalam teknologi CT Scan, teknologi ini juga memiliki gabungan fitur dari scanning area yang luas dengan jangkauan scan yang cukup luas untuk melakukan scan jantung hanya dalam satu denyut, gambar baik dan jelas serta scanning kecepatan tinggi. Hal ini berarti pasien akan menyelesaikan pemeriksaan CT Scan mereka lebih cepat, akurat dan dengan dosis radiasi yang rendah.

Saat ini, lebih dari 1,5 juta CT scan dilakukan setiap tahun di Indonesia dengan nilai klinis yang luar biasa. Namun, pemeriksaan CT Scan jantung masih menghadapi tantangan terutama bagi pasien yang memiliki detak jantung tinggi, implan logam, atau pasien yang memiliki rasa takut yang tinggi saat diperiksa. Sistem CT yang baru ini mampu mengatasi tantangan tersebut dengan melakukan rekonstruksi gambar yang seakan-akan menghentikan gerak jantung dalam satu detak jantung, mengurangi artefak logam, dan menawarkan kemungkinan pemeriksaan CT scan yang bebas sedasi terutama pada pemeriksaan anak-anak. Sistem ini juga memberikan manfaat lebih bagi kelompok pasien yang sensitif, seperti pasien gagal ginjal, trauma, atau stroke.

RS Abdi Waluyo adalah rumah sakit pertama di Asia Pasifik yang memiliki teknologi terobosan baru ini secara bersamaan. Untuk CT Scanner terbaru rencananya akan dipasang di Abdi Waluyo hingga akhir tahun ini. Sedangkan alat MRI sudah beroperasi pada bulan Agustus 2014.

Dengan adanya terobosan teknologi yang semakin canggih ini Ladies, diharapkan RS Abdi Waluyo dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi para pasiennya.

(vem/riz)
What's On Fimela