Bahaya! Cahaya Gadget Sebelum Tidur Picu Depresi & Bunuh Diri

Fimela diperbarui 20 Jun 2016, 14:10 WIB

Banyak orang masa kini melakukan aktivitas sehari-hari seakan tak bisa lepas dari gadget. Bahkan saat waktunya tidur, banyak orang menyempatkan diri mengecek gadget hingga rela mengurangi waktu tidur. Tapi justru kebiasaan inilah yang bisa membahayakan kesehatan mental banyak orang.

Kamu pasti tahu bahwa cahaya lampu kamar dan cahaya dari gadget tak baik untuk mata, tapi bukan hanya itu, cahaya gadget juga bisa meningkatkan risiko mengalami depresi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kebanyakan cahaya saat malam hari berperan besar meningkatkan risiko depresi dan picu bunuh diri.

Cahaya buatan saat malam hari, baik itu berasal dari lampu maupun gadget erat hubungannya dengan gejala depresi, gangguan tidur, terjadinya metabolisme abnormal dan tekanan darah. Yang lebih mengerikan, menurut Kenji Obayashi, MD, PhD, depresi dan insomnia karena pengaruh cahaya buatan ini perbesar terjadinya bunuh diri.

Dr. Obayashi mengatakan bahwa cahaya buatan pada malam hari mampu mengacaukan ritme sirkardian (sistem alami bawah sadar yang mengatur waktu tidur) jadi tak teratur. Inilah yang kemudian membuat tubuh bingung dan rentan stres. Itulah mengapa, sebaiknya kamu tak banyak begadang atau menghabiskan waktu menatap gadget bahkan saat malam hari.

Batasi diri untuk tak memegang dan berhubungan dengan gadget saat malam hari, dan tidurlah lebih awal agar mendapatkan waktu istirahat tidur yang baik sehingga kamu tak rentan depresi.

Orang mungkin tak sadar ia sedang mengalami depresi, namun banyak orang kini jadi mudah stres dan hidupnya tak bahagia. Ini juga termasuk tanda-tanda kamu mengalami depresi. Kamu juga begitu? Hati-hati ya ladies.

(vem/feb)
What's On Fimela