Bahaya Produk Plastik, Meningkatkan Risiko Kanker Hingga Diabetes

Fimela diperbarui 20 Okt 2016, 12:28 WIB

Seperti yang kita tahu, saat ini banyak produk peralatan rumah tangga yang berbahan plastik. Selain bentuknya unik dan lucu-lucu sehingga mudah disukai siapa saja, berbagai produk yang berbahan plastik juga memiliki berat yang sangat ringan dan praktis. Berbagai produk plastik juga memiliki harga yang sangat terjangkau. Untuk itulah, hal ini membuat produk plastik menjadi salah satu produk yang banyak digunakan oleh hampir semua orang. Tapi tahukah kamu Ladies, menggunakan produk plastik terlalu sering justru sangat berbahaya bagi kesehatan.

Dikutip dari laman asiantown.net, sebagian besar produk berbahan plastik mengandung zat kimia yang sangat berbahaya dan bisa meningkatkan risiko kanker, diabetes hingga jantung. Tak hanya itu saja, zat kimia dan komponen yang terdapat di berbagai produk plastik khususnya pada botol plastik dipercaya para ahli bahwa hal ini bisa mengganggu hormon dalam tubuh dan menyebabkan risiko autisme serta penurunan kemampuan kognitif.

Bahaya dari produk plastik akan semakin meningkat ketika ia digunakan untuk membungkus makanan atau minuman yang manis panas. Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena, makanan dan minuman panas tidak jarang akan membuat zat kimia yang terkandung di produk plastik terurai hingga menempel pada makanan atau minuman. Jika makanan atau minuman ini dikonsumsi, bisa dibayangkan bagaimana ia sangat berbahaya bagi kesehatan bukan?

Para ilmuwan mengungkapkan bahwa zat kimia yang terkandung di produk plastik sebenarnya sangat mirip dengan hormon estrogen. Karena kemiripan inilah, ilmuwan percaya bahwa zat kimia ini akan berpengaruh besar terhadap produksi hormon dalam tubuh. Saat produksi hormon terganggu, jelas bahwa hal ini akan mempengaruhi kesehatan seseorang dan membuatnya sangat berisiko terhadap berbagai penyakit seperti kanker, jantung, diabetes hingga penurunan kemampuan kognitif.

Profesor Leonardo Trasande dari NYU Langone di kota New York mengatakan, "Produk plastik mengandung zat kimia yang sangat tidak baik buat kesehatan. Penelitian menemukan zat kimia tersebut merubah produksi hormon. Ketika hormon berubah, ini sungguh berisiko buat kesehatan. Tak hanya produk yang berbahan plastik yang berisiko buat kesehatan. Limbah plastik dan tercemarnya lingkungan juga meningkatkan risiko kesehatan. Kita harus hati-hati saat menggunakan produk plastik."

Mengingat begitu berbahayanya produk berbahan plastik, sangat disarankan agar kita semua bisa mengurangi penggunaan produk plastik. Kalau pun memang terpaksa harus menggunakan produk berbahan plastik, pastikan bahwa produk tersebut senantiasa bersih dan hindari menggunakannya untuk tempat makanan atau minuman yang masih panas. Semoga, informasi ini bermanfaat dan kita semua bisa semakin sehat serta bijak dalam memilih berbagai produk untuk kehidupan sehari-hari.

(vem/mim)
What's On Fimela