Bayi Yang Minum Dari Botol Besar Berisiko Derita Obesitas

Fimela diperbarui 15 Feb 2017, 11:30 WIB

Ladies, ada sebuah fakta cukup mencengangkan dari dunia bayi. Ukuran botol susu bayi ternyata berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa bayi yang minum susu dari botol besar cenderung mengalami kenaikan berat badan mulai usianya 6 bulan daripada yang tidak.

Saat bayi berusia dua bulan, peneliti mendata berat badan mereka berdasarkan ukuran botol mereka yang berkisar dari 60 ml sampai 300 ml. Sekitar 45 persen minum susu dari botol yang berukuran 175 ml. Hasil yang ditunjukkan pun cukup mencengangkan. Bayi yang minum dari botol berukuran 175 ml ke atas cenderung mengalami kenaikan berat badan 0,21 kg dalam enam bulan.

Selain itu bayi yang tetap minum susu dari botol sampai usianya lebih dari dua tahun juga berisiko terkena obesitas dalam 2-3 tahun ke depan. Anak usia dua tahun sebenarnya sudah bisa makan dan minum di meja makan. Namun, jika ia minum susu dari botol yang biasa dilakukan di dalam mobil atau sambil tiduran, maka kalori yang diasup akan makin besar dan menyebabkan obesitas.

Tak cuma menyebabkan obesitas saja Ladies. Minum susu dari botol juga berisiko menyebabkan kerusakan gigi anak. Karenanya sangat disarankan agar buah hati berhenti mengonsumsi susu formula dari botol saat usianya sudah mencapai 12-14 bulan. Nah, semoga informasi ini bermanfaat ya Ladies.

(vem/ivy)
What's On Fimela