Tips Redakan Nyeri PMS dengan Diet Sehat

Karla Farhana diperbarui 19 Sep 2019, 06:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Ketika membicarakan premenstrual syndrome (PMS) atau sindrom prahaid, sepajang tahun seperti terbai dua jenis bulan; bulan baik, bulan buruk. Karena rasa nyeri yang muncul saat mengalami PMS ini tidak menentu, kadang ada juga yang disebut dengan good year dan bad year. 

PMS memang selalu membuatmu tidak nyaman. Bukan cuma harus menahan rasa nyeri, aktivitas juga bisa terganggu. Dilansir dari Be Well, sebagian besar perempuan yang mengalami PMS merasakan tingkatan nyeri yang berbeda. Lamanya PMS itu 'hadir' pun juga tidak selalu sama. 

Jangan bayangkan rasa nyeri hanya timbul pada area bawah perut. Karena, seluruh tubuh terkena efek. Mulai dari tubuh lemas, mudah lelah, payudara yang kencang dan sensitif, moody, perut kembung, hingga anxiety. 

Obat pil biasanya menjadi pereda nyeri PMS yang paling banyak perempuan konsumsi. Ada juga yang hanya mengandalkan jamu tradisional untuk meredakan nyeri akibat sindrom ini. Tapi, pernahkah kamu mencoba untuk mengubah pola makan menjadi diet sehat untuk mengurangi nyeri? 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Kenapa Harus Diet Sehat?

Ilustrasi Diet Sehat | unsplash.com/@cihansoysakal

Diet sehat, secara teoritis, sangat berkaitan pada rasa nyeri yang timbul saat PMS. Karena, tulis Be Well, apa yang kamu makan sehari-hari, akan memengaruhi seluruh kerja organ tubuhmu, bahkan hingga memengaruhi tingkat dan pengaturan stres. 

Bukan hanya itu saja, olahraga teratur dan tidur yang cukup juga masuk ke dalam rangkaian pola hidup sehat, yang akan memengaruhi nyeri selama PMS. Lebih jauh Be Well menulis, nyeri PMS ini ternyata bisa diredam dengan beberapa cara pola diet sehat. 

3 dari 3 halaman

Tips Diet Sehat Pereda Nyeri

Mengonsumsi banyak sayuran dapat membantu diet dan memiliki manfaat kesehatan lainnya. (iStock)

Sahabat Fimela yang kerap merasa nyeri yang sangat mengganggu selama PMS, bisa memulainya dengan megurangi konsumsi karbohidrat. Pasalnya, bad mood yang kerap muncul selama PMS ini bisa juga disebabkan oleh karbohidrat. 

Untuk membantumu mengatur suasana hati agar tetap stabil, cobalah untuk menguarangi konsumsi gula dan refined carbs dan menggantinya dengan makanan yang lebih sehat. Misalnya buah sitrus dan makanan lainnya yang bisa mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini terkait dengan hormon dalam tubuhmu yang kerap kali memicu panik, cemas berlebihan, dan emosional selama mengalami PMS. 

#Growfearless with FIMELA