Dalam Rangka Hari Kartini dan Kesetaraan Gender, Ketahuilah Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Fimela Editor diperbarui 27 Apr 2021, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta 21 April yang diperingati sebagai Hari Kartini menjadi momentum Sakral di  Indonesia, sebagai pintu masuk kesetaraan hak antara perempuan dan laki – laki sebagai warga negara.  Semangat momentum kesetaraan ini juga selaras dengan inisiasi Gerakan Bersama untuk penghapusan  kekerasan pada anak di Indonesia (Indonesia Joining Forces to End Violance Against Children atau IJF  EVAC) untuk menyuarakan pentingnya mewujudkan hak anak atas pengasuhan dari orang tua dengan  mengutamakan peran laki-laki sebagai ayah dalam pengasuhan positif pada anak.  

“Di momen hari kartini ini mari kita merefleksi kembali peran pengasuhan yang setara antara laki-laki dan  perempuan di dalam keluarga. Hal ini dapat menjadi sebuah model pengasuhan positif yang setara untuk  menciptakan dan membangun hubungan positif dengan anak.” ujar Selina Patta Sumbung  selaku Ketua Gerakan  IJF EVAC sekaligus CEO Save the Children Indonesia 

Kaum laki – laki atau ayah lebih sering diidentikan sebagai pencari nafkah utama dan kepala keluarga,  sehingga peran pengasuhan anak di rumah lebih banyak diserahkan kepada Ibu.

Padahal ayah dapat  mempunyai peran dan kontribusi yang sama sebagai laki-laki dalam pengasuhan. Berbagai hasil studi  menjelaskan bahwa keterlibatan ayah dalam mengasuh anak dapat sangat membantu meningkatkan tumbuh  kembang dan kemampuan anak seperti fungsi kognitif, hubungan dan perilaku anak di lingkungan sosial  hingga kesehatan mental dan fisik anak. 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kesetaraan gender

Pahami peran ayah dalam mengasuh anak.

Pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak juga dipaparkan dalam sebuah journal (Promundo US  2020) yang merangkum berbagai studi yang bertemakan peran dan pengaruh ayah dalam pengasuhan  diantaranya adalah: 

 Ayah memiliki peran kritis dalam pertumbuhan fisik, Kesehatan mental, serta kesejahteraan anak,  khususnya di tahun awal usia anak. 

Ayah memiliki peran yang signifikan dalam pembentukan karakter anak melalui penerapan disiplin  di rumah 

 Peran ayah dalam mendidik anak melalui pengasuhan yang bebas kekerasan memiliki dampak yang  mendalam pada relasi anak di masa depan sebagai orangtua dan pasangan 

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan tugas-tugas perawatan anak, tidak hanya berdampak pada  perkembangan anak, tapi juga memberikan manfaat pada Kesehatan perempuan dan pemberdayaan  ekonomi. 

Peran ayah yang aktif dalam pengasuhan positif dalam keluarga akan membantu terwujudnya pola  pengasuhan anak yang terbebas dari kekerasan dan terciptanya perlindungan terhadap hak-hak anak dalam  lingkungan terkecil yaitu keluarga.

 Penulis : Adonia Bernike Anaya (Nia)

#Elevate Women