Kumpulan Cerita Inspiratif dari Deretan Perempuan Indonesia yang Bangkit di Tengah Pandemi, Ada Sosok Siapa Saja?

Vinsensia Dianawanti diperbarui 03 Mar 2022, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Pandemi COVID-19 memang memberikan hantaman yang luar biasa di banyak sektor. Perempuan termasuk kelompok masyarakat yang terdampak, terutama mereka yang memiliki bisnis sendiri.

Menurut CEO Zap Finance, Prita Ghozie, banyak pengusaha yang terpaksa menutup bisnisnya karena merasa kaget dengan situasi pandemi.

"Karena ngga ada persiapan. Yang bisa bertahan, mereka yang punya keuangan yang sehat," kata Prita Ghozie.

Berdasarkan studi McKinsey, pekerja perempuan 1,8 kali lebih rentan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dibanding laki-laki. Pada bulan November 2021, Kementerian Sosial telah menyatakan bahwa 40% pekerja formal perempuan mengalami dampak buruk pandemi.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Akselerasi digital

Alibaba Group mengumpulkan cerita perempuan inspiratif dalam sebuah handbook (Alibaba)

Sementara 60% pekerja informal perempuan kehilangan pekerjaannya. Rata-rata pendapatan pekerja perempuan di Indonesia juga 23% lebih rendah dibandingkan laki-laki, menurut pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Di sisi lain, pandemi telah mengakselerasi pertumbuhan dan adopsi teknologi digital, yang menciptakan banyak peluang dan membuka jalan untuk semua orang dari berbagai latar belakang, untuk bisa menemukan karir dan kesempatan usaha baru. Seperti yang dialami oleh merek legendaris Bakmi Naga dan Kafe Batavia yang mampu bangkit di tengah situasi pandemi karena melakukan transformasi digital dalam berjalannya usaha.

"Pandemi mengubah pola pikir karena restoran berjalan secara konvensional dan sangat menggerus lini industri. Kita di kuliner sangat terdampak PSBB dan PPKM," kata Susanty Widjaya, CEO Bakmi Naga Resto dan Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI).

 

3 dari 3 halaman

Sosok perempuan inspiratif terpilih

Susanty adalah satu dari deretan perempuan yang temukan jalan keluar di tengah himpitan pandemi. Terdapat cerita dari delapan perempuan lainnya yang berkarya dan ceritanya dikumpulkan dalam sebuah handbook yang berjudul "Titik Mulai Perempuan Indonesia Bangkit Pasca COVID".

Sembilan perempuan terpilih yang ceritanya dibukukan, di antaranya, Daisy Jin, Kepala Alibaba Global Initiatives (2020-2021); Evelyn Yonathan, Chief People Officer Lazada Indonesia; Hanna Suhardi, Lazada Seller dan Founder Lemontree; Susanty Widjaya, CEO Bakmi Naga Resto dan Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI); Viviyanti Tolgay, Founder PT Ratu Pertiwi Group; Carline Darjanto, Co-Founder COTTON INK; Diana Tanu, Co-Founder Top Karir; Agustina Samara, Chief of People & Corporate Strategy DANA Indonesia; dan Prita Ghozie, Financial Consultant dan CEO Zap Finance.

Handbook dalam formasi elektronik ini bertujuan untuk menginspirasi para perempuan di dalam negeri agar bisa bangkit dan berkarya kembali di era digital pasca-Covid. E-handbook ini dapat diunduh secara gratis melalui portal berita lokal Alibaba Group, yakni AlibabaNews Bahasa Indonesia.