Studi: Latihan Napas Bermanfaat Meredakan Risiko Kecemasan

Mimi Rohmitriasih diperbarui 30 Des 2022, 07:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Perasaan cemas dan khawatir adalah hal yang umum dialami seseorang. Meski begitu, perasaan cemas ini tak boleh berlebihan. Kecemasan yang berlebihan bisa meningkatkan beragam masalah mental. Untuk meredakan kecemasan, sebenarnya ini cukup mudah untuk dilakukan. 

Mengutip dari laman liputan6.com, meredakan kecemasan bisa dilakukan dengan latihan napas. Saat kita merasa panik, stres, takut dan cemas, salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meredakannya adalah menarik napas. James Nestor, seorang penulis buku berjudul Breath: The New Science of a Lost Art, mengatakan jika kecemasan erat kaitannya dengan bernapas.

James mengatakan, “Bagaimana cara seseorang bernapas memengaruhi kecemasan. Dan kecemasan memengaruhi bagaimana seseorang bernapas.”

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Latihan Napas Meredakan Kecemasan

ilustrasi yoga/pexel/natalie

Para ahli menemukan jika latihan napas bermanfaat meredakan kecemasan. Latihan napas seperti pada olahraga yoga, juga bermanfaat meredakan stres dan membuat tubuh terasa lebih rileks. 

“Para yogi di masa lalu menyadari jika keadaan emosional memiliki pengaruh pada pernapasan. Hal sebaliknya bisa jadi juga benar. Napas berpengaruh pada emosional seseorang.” kata Savitha Elam-Kootil, M.D., internis di Kaiser Permanente di Atlanta, yang juga sebagai penasihat MyYogaTeacher.

Studi juga menemukan jika latihan napas bisa membuat seseorang merasa lebih tenang. Latihan napas secara rutin, bisa membantu seseorang merasa lebih nyaman secara fisik pun psikis. Ini juga memungkinkan seseorang memiliki jantung yang lebih sehat. 

3 dari 3 halaman

Latihan Napas Tidak Disarankan untuk Penderita Penyakit Tertentu

ilustrasi/copyright pexels.com/Felipe Borges

Meski latihan napas memiliki banyak manfaat termasuk meredakan kecemasan, latihan napas tidak disarankan untuk beberapa orang. Mereka yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi tidak terkontrol, sebaiknya tidak melakukan latihan napas. Kalau pun ia ingin melakukan latihan napas, sebaiknya didampingi oleh ahlinya. Sebaiknya juga memilih latihan napas yang cukup ringan dan aman untuk semua orang. 

Jasmine Marie, seorang instruktur pernapasan dan CEO dan pendiri Black Girls Breathing mengatakan, “Latiha napas bisa menyinkronkan laju pernapasan kita dengan detak jantung. Ini memungkinkan sistem kardiovaskular, sistem saraf, dan otak berfungsi secara lebih efisien.”

Untuk melakukan latihan napas, kamu bisa memulainya dengan menghela napas panjang. Tetap rileks dan nyaman, kemudian hempaskan helaan napas yang dilakukan sebelumnya. Rasakan kenyamanan setiap napas yang diambil dan dibuang. Semoga informasi ini bermanfaat.

#WomenForWomen