5 Penyebab Gelisah Hingga Kerap Terbangun Saat Tidur Malam

Mimi Rohmitriasih diperbarui 22 Mei 2023, 16:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Hampir semua orang pernah terbangun saat tidur di malam hari. Alasan kenapa ia terbangun ada bermacam-macam. Dari keinginan buang air kecil, haus, cuaca begitu panas, mimpi buruk hingga merasa sangat gelisah tanpa alasan yang jelas. Dalam beberapa kasus, terbangun saat malam hari adalah hal yang wajar. Namun, jika kebiasaan ini sangat sering terjadi dan menimbulkan kegelisahan serta kecemasan, ini yang dikatakan tak lagi wajar. 

Mengutip dari laman healthline.com, ada beberapa penyebab seseorang merasa gelisah hingga kerap terbangun saat tidur malam. Penyebab tersebut antara lain sebagai berikut:

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

Gangguan Tidur

Ilustrasi Insomnia/https://unsplash.com/Alexandra Gorn

Ketika kamu mengalami gangguan tidur, ini akan membuatmu sangat sering terbangun saat malam. Gangguan tidur ada bermacam-macam, mulai dari insomnia, narkolepsi, sleep apnea, parasomnia hingga sindrom kaki gelisah (RLS).

3 dari 6 halaman

Obesitas

Ilustrasi Kenaikan Berat Badan Credit: freepik.com

Berat badan berlebih atau obesitas ternyata juga bikin seseorang kerap terbangun saat malam hari. Saat tubuh terlalu gemuk, ini meningkatkan risiko ia mendengkur saat tidur. Mendengkur sendiri akan cukup mengganggu buatnya. Mendengkur terjadi karena penyempitan saluran nafas. Ini kemudian meningkatkan risiko sleep apnea yang menyebabkan seseorang rentan terbangun meski sudah berusaha tidur senyenyak mungkin.

4 dari 6 halaman

Perubahan Hormon

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Syda Productions

Perubahan hormon bisa memengaruhi banyak hal dalam tubuh. Ini juga berpengaruh pada suasana hati. Studi menemukan jika salah satu pengaruh dari perubahan hormon adalah kualitas tidur yang cukup terganggu. Perubahan hormon yang kerap terjadi adalah saat hamil, menstruasi hingga menopause.

5 dari 6 halaman

Pola Hidup Tak Sehat

Ilustrasi/copyright shutterstock/leungchopan

Pola hidup yang tidak sehat dan kebiasaan menjelang tidur yang buruk, sangat rentan menyebabkan gangguan tidur atau kerap terbangun saat malam hari. Merokok, konsumsi kafein menjelang tidur, makan mendekati waktu tidur, bermain gawai sebelum tidur, akan meningkatkan risiko kerap terbangun saat malam hari. Ini juga disertai dengan perasaan gelisah, cemas bahkan tidak nyaman. 

6 dari 6 halaman

Stres

Ilustrasi depresi, stres, social anxiety disorder. (Photo by Liza Summer: https://www.pexels.com/photo/unrecognizable-upset-lady-embracing-knees-sitting-on-chair-6382642/)

Studi menemukan keterkaitan signifikan antara stres dan kualitas tidur. stres bisa membuat seseorang kerap terbangun saat tidur malam dan kualitas tidurnya menurun. Sementara kualitas tidur yang buruk, ini bisa menyebabkan ia rentan stres bahkan depresi. 

Itulah sekian hal yang menyebabkan kamu kerap terbangun saat malam hari. Untuk memiliki kualitas tidur yang baik, mulailah dengan memiliki pola hidup yang lebih sehat. Usahakan untuk selalu berpikir positif, tenangkan diri dan jaga berat badan ideal. Semoga informasi ini bermanfaat.