Bukan Cuma Ayam Rebus, Ini Cara Seru Jalani Diet Full Protein Tanpa Bosan

Annisa Kharisma DewiDiterbitkan 02 Januari 2026, 11:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, siapa yang langsung membayangkan seporsi dada ayam rebus setiap kali mendengar kata diet tinggi protein? Ayam memang sering jadi pilihan aman: mudah didapat, rendah lemak, dan kaya manfaat. Tapi, kalau setiap hari kamu cuma makan ayam rebus dan telur rebus, siapa pun pasti akan merasa jenuh.

Padahal, menjaga asupan protein bukan cuma soal menahan diri dari makanan enak. Protein adalah kunci penting dalam pola makan sehat, berperan besar untuk membentuk otot, menjaga energi, sekaligus membantu metabolisme tubuh tetap optimal. Kabar baiknya, kamu nggak harus hidup dengan menu yang hambar dan monoton.

Dilansir dari Fitnfemale.com, ada banyak cara seru untuk menjalani diet full protein tanpa merasa tersiksa. Dari seafood segar yang gurih dan kaya omega-3, tofu lembut yang jadi favorit para vegan, sampai yogurt rendah lemak yang bisa dikreasikan jadi camilan manis, semuanya bisa jadi pilihan lezat dan tetap menyehatkan.

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Seafood Segar: Lezat, Rendah Lemak, dan Kaya Gizi

Seafood dan tofu memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga cocok masuk ke dalam diet full protein mu. [Dok/freepik.com]

Siapa yang bisa menolak sepiring salad udang segar atau ikan bakar dengan perasan lemon? Asal tidak ditambah terlalu banyak mayones, udang dan seafood lainnya adalah sumber protein yang luar biasa baik.

Seafood seperti udang, cumi, dan ikan kaya akan protein, rendah lemak, serta mengandung omega-3, dan yodium yang baik untuk otak, kulit, dan jantung.Kamu bisa menikmatinya dalam bentuk salad segar, tumisan ringan, atau dibakar dengan bumbu lemon garlic butteruntuk cita rasa yang lebih menggoda tapi tetap sehat.

2. Tofu, Si Serbaguna dari Kacang Kedelai

Sahabat Fimela, kalau kamu sedang ingin mengurangi daging atau mencoba menu nabati, tofu alias tahu Jepang bisa jadi pilihan cerdas. Dalam 100 gram tofu, terkandung sekitar 10 gram protein nabati yang mudah dicerna tubuh.

Selain ditumis atau dipanggang, tofu juga bisa kamu olah jadi makanan manis seperti silken tofu dessert dengan madu dan buah segar di atasnya, lembut, ringan, tapi tetap tinggi protein. Kelebihan lainnya, tofu nggak mengandung kolesterol maupun purin seperti daging merah, jadi aman untuk kamu yang ingin makan sehat tanpa khawatir kolesterol naik.

 

 

3 dari 3 halaman

Telur: Simpel, Murah, tapi Penuh Manfaat

Selain itu, telur dan yogurt juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga cocok masuk ke dalam diet full protein mu.[Dok/freepik.com/azerbajian_stockers]

Telur sudah lama jadi superfood bagi siapa pun yang ingin menambah asupan protein. Hanya dengan tiga butir telur, kamu sudah bisa mendapatkan sekitar 20 gram protein berkualitas tinggi.

Pilih telur free-range atau organik untuk kualitas nutrisi yang lebih baik dan rasa yang lebih segar. Bosan dengan telur rebus? Coba variasikan jadi omelet sayur, egg wrap isi tuna, atau telur rebus dengan sambal matah. Rasanya tetap nikmat, tapi lebih bervariasi dan nggak bikin bosan.

Yogurt Rendah Lemak: Lezat, Sehat, dan Kaya Kalsium

Untuk kamu yang lebih suka makanan ringan, yogurt rendah lemak bisa jadi teman diet yang sempurna. Dalam 100 gram yogurt, terdapat sekitar 4 gram protein serta kalsium tinggi untuk menjaga tulang tetap kuat.

Kamu bisa menikmatinya dengan buah segar atau granola untuk versi manis, atau menjadikannya salad dressing yang creamy tapi tetap ringan.Kalau mau lebih sehat, kamu juga bisa membuat yogurt sendiri di rumah. Dengan begitu, kamu bisa mengatur kadar gula dan topping-nya sesuai selera, lebih hemat, lebih sehat, dan pastinya lebih puas.