Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, siapa sangka, aktivitas sederhana yang sudah kita lakukan sejak belajar berjalan ini ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa bagi tubuh dan pikiran. Dilansir dari Harvard Health Publishing, para ahli bahkan menyebut jalan kaki sebagai “obat ajaib paling sederhana” yang bisa dilakukan siapa saja, di mana saja.
Jalan kaki memang tampak sepele, tapi dampaknya begitu besar. Langkah-langkah kecil yang kamu ambil setiap hari nyatanya mampu memperkuat jantung, melancarkan peredaran darah, hingga menstabilkan suasana hati. Aktivitas ini tak memerlukan alat canggih, keanggotaan gym, atau waktu yang panjang.
Yang menarik, para peneliti menyebut bahwa manfaat jalan kaki bisa dirasakan siapa pun, tanpa memandang usia atau tingkat kebugaran. Bahkan, dengan berjalan santai selama 20–30 menit sehari saja, tubuh sudah menunjukkan perubahan positif, mulai dari energi yang meningkat, tidur yang lebih nyenyak, hingga pikiran yang terasa lebih jernih.
Berikut beberapa manfaat jalan kaki yang mungkin belum kamu sadari, tetapi sudah terbukti secara ilmiah.
1. Menangkal Efek Gen yang Memicu Kenaikan Berat Badan
Bagi kamu yang sering merasa mudah naik berat badan meski sudah menjaga pola makan, jalan kaki bisa jadi solusi alami. Penelitian dari Harvard yang melibatkan lebih dari 12.000 partisipan menemukan bahwa berjalan cepat sekitar satu jam setiap hari dapat mengurangi efek gen penyebab obesitas hingga 50 persen. Artinya, tubuhmu punya peluang dua kali lebih besar untuk menjaga berat badan ideal hanya dengan kebiasaan sederhana ini.
2. Mengurangi Keinginan Mengonsumsi Gula
Sahabat Fimela, apakah kamu pernah secara tiba-tiba ingin ngemil cokelat atau kue manis saat stres? Coba alihkan dengan berjalan kaki. Peneliti dari University of Exeter menemukan bahwa berjalan kaki selama 15 menit saja bisa membantu menekan keinginan terhadap makanan manis, bahkan menurunkan konsumsi gula saat kamu sedang tertekan. Selain sehat, jalan kaki juga bisa jadi cara halus mengendalikan nafsu makan tanpa merasa tersiksa.
4. Meredakan dan Mencegah Nyeri Sendi
Bagi Sahabat Fimela yang sering merasa nyeri di lutut atau pinggul, jangan langsung menghindari aktivitas fisik. Justru, berjalan kaki dengan rutin dapat membantu melumasi sendi dan memperkuat otot di sekitarnya.
Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki sejauh 5–6 mil (sekitar 8–10 kilometer) setiap minggu bisa menurunkan risiko radang sendi sekaligus meringankan nyeri bagi mereka yang sudah mengalaminya.
5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Musim hujan dan flu sering datang tiba-tiba, tapi tubuh yang aktif berjalan cenderung lebih tahan terhadap penyakit. Sebuah studi terhadap lebih dari 1.000 orang menunjukkan bahwa mereka yang berjalan kaki minimal 20 menit sehari selama lima hari dalam seminggu memiliki risiko 43% lebih rendah untuk jatuh sakit dibanding yang jarang bergerak.Bahkan jika mereka terserang flu atau pilek, gejalanya cenderung lebih ringan dan cepat pulih.