Fimela.com, Jakarta - Menjadi ayah baru adalah momen yang tidak terlupakan. Kehadiran bayi di tengah keluarga membawa rasa haru, kebahagiaan, sekaligus tanggung jawab baru yang mungkin belum pernah dirasakan sebelumnya. Banyak ayah menggambarkan 40 hari pertama sebagai fase yang intens, penuh penyesuaian, tetapi juga sangat berharga untuk membangun kedekatan dengan sang buah hati.
Di periode awal ini, tidak sedikit ayah yang merasa canggung karena belum sepenuhnya memahami kebutuhan bayi atau bagaimana mendukung pasangan dengan tepat. Padahal, peran ayah sangat penting—mulai dari mengatur ritme rumah tangga, menenangkan bayi, hingga memberikan ruang bagi ibu untuk pulih setelah melahirkan. Keterlibatan sederhana sehari-hari bisa berdampak besar, baik bagi pasangan maupun perkembangan bonding dengan bayi.
Dilansir dari Transform Parenting, berbagai budaya di dunia memandang 40 hari pertama sebagai masa pemulihan, pembelajaran, dan adaptasi bagi seluruh anggota keluarga. Banyak hal kecil ternyata sangat membantu ayah menjalani periode ini dengan lebih percaya diri dan penuh makna. Yuk simak penjelasan lengkapnya Sahabat Fimela!
1. Berperan Aktif dalam Mendukung Proses Menyusui
Transform Parenting menekankan bahwa hari-hari awal setelah kelahiran adalah waktu krusial untuk membangun pola menyusui yang baik. Ayah bisa membantu dengan menjaga suasana rumah tetap tenang, menyiapkan kebutuhan ibu, hingga memastikan tidak ada tamu yang mengganggu waktu menyusui. Dukungan sederhana seperti mengambilkan air, membantu posisi ibu saat menyusui, atau mengantar ke konsultan laktasi saat dibutuhkan sangat berarti bagi keberhasilan proses ini.
2. Belajar Ritme Tidur Bayi
Bayi belum mengenal pola tidur yang teratur, dan kebutuhan mereka berubah cepat dari hari ke hari. Tugas orang tua adalah memahami sinyal bayi, bukan memaksakan rutinitas yang kaku. Ayah bisa membantu dengan mengambil shift malam, menenangkan bayi, atau memberi ibu waktu untuk tidur sejenak pada siang hari. Cara ini membantu menjaga energi keluarga tetap stabil.
3. Membantu Menyediakan Makanan dan Kebutuhan Rumah
Setelah melahirkan, ibu membutuhkan makanan bergizi dan energi ekstra. Ayah dapat mengambil peran penting dengan membantu belanja online, menyiapkan makanan sederhana, atau memastikan freezer terisi makanan siap santap. Dukungan ini sangat membantu ibu pulih lebih cepat dan tetap kuat untuk menyusui.
4. Mengambil Cuti atau Meluangkan Waktu Lebih Banyak di Rumah
Banyak ayah merasakan manfaat besar ketika meluangkan waktu ekstra di 40 hari pertama. Kehadiran ayah membantu menciptakan kerja sama dengan ibu, meningkatkan bonding dengan bayi, dan membuat proses adaptasi lebih ringan. Bahkan waktu cuti yang singkat pun bisa membuat perbedaan besar.
5. Mengatur dan Menyeleksi Tamu yang Datang
Transform Parenting menekankan pentingnya membatasi tamu di masa awal kelahiran. Ayah dapat berperan sebagai “gatekeeper” dengan mengkomunikasikan aturan kepada keluarga dan teman seperti hanya menerima tamu yang benar-benar membantu, bukan sekadar berkunjung lama tanpa kontribusi. Langkah sederhana ini membantu ibu mendapatkan ruang, istirahat, dan privasi saat menyusui.
6. Belajar Membaca Bahasa Tubuh Bayi
Di 40 hari pertama, bayi berkomunikasi melalui gerakan kecil, ekspresi, dan suara. Ayah dapat belajar memahami isyarat ini—apakah bayi lapar, lelah, atau butuh digendong. Kemampuan ini akan membuat ayah lebih percaya diri dan berpengaruh besar pada bonding dengan si kecil.
7. Mengatur Dukungan Tambahan
Ayah bisa membantu dengan memastikan ada bantuan dari keluarga atau teman, seperti mengurus belanja, menjaga anak lain, atau membantu pekerjaan rumah. Transform Parenting menegaskan bahwa dukungan kecil ini menciptakan lingkungan yang lebih tenang sehingga ibu dan bayi dapat fokus beristirahat.
8. Memberi Ruang bagi Ibu untuk Cerita dan Memproses Pengalaman Melahirkan
Melahirkan adalah pengalaman emosional yang mendalam. Banyak ibu membutuhkan ruang untuk bercerita tanpa dihakimi. Ayah dapat mendengarkan dengan penuh empati tanpa mencoba memperbaiki situasi—cukup hadir dan menerima cerita pasangan.
9. Membantu Proses Pemulihan Ibu
Pemulihan ibu tidak terjadi dalam semalam. Ayah bisa membantu dengan menawarkan pijatan ringan, membantu mobilitas ibu, memastikan obat atau vitamin tersedia, dan mengambil alih beberapa tugas rumah. Menurut Transform Parenting, semakin banyak support yang diterima ibu, semakin baik kualitas pemulihannya.
10. Memberikan Reassurance dan Menghindari Terlalu Banyak Masukan
Ayah bisa menjadi penyemangat utama dengan memberi dukungan positif dan menghindari memberi terlalu banyak nasihat tanpa diminta. Melalui dukungan emosional seperti “kamu sudah melakukan yang terbaik” jauh lebih berarti daripada kritik atau perbandingan.
11. Menggendong Bayi Sesering Mungkin
Transform Parenting menyebut 40 hari pertama sebagai “trimester keempat”, masa ketika bayi butuh banyak sentuhan dan kedekatan. Ayah dapat mengambil peran besar di sini seperti menggendong bayi, menggunakan baby carrier, atau menenangkan bayi saat rewel. Aktivitas ini tidak hanya membantu ibu beristirahat, tetapi juga membangun ikatan kuat antara ayah dan bayi.
Sahabat Fimela, empat puluh hari pertama menjadi ayah adalah perjalanan berharga yang penuh tantangan sekaligus momen kedekatan yang tak tergantikan. Dengan langkah-langkah sederhana, mulai dari membantu menyusui, memahami ritme bayi, menjaga lingkungan rumah, hingga terlibat aktif dalam perawatan harian—ayah dapat menjalani fase ini dengan lebih percaya diri dan hangat.
Penulis: Siti Nur Arisha