Fimela.com, Jakarta - Menyetrika sering dianggap pekerjaan yang melelahkan dan memakan waktu. Namun, dengan teknik yang tepat, proses ini bisa menjadi jauh lebih cepat dan hasilnya tetap rapi maksimal. Kunci utamanya adalah memahami trik sederhana yang membuat setrika bekerja lebih efisien tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga.
Banyak orang merasa menyetrika itu melelahkan karena tidak menggunakan langkah persiapan yang benar, seperti tidak mengatur suhu setrika atau menumpuk pakaian sembarangan. Padahal, hal-hal kecil inilah yang menentukan apakah baju bisa rapi dalam satu kali gosokan atau justru butuh berkali-kali. Dengan metode yang tepat, kamu bisa memangkas waktu setrika hingga setengahnya.
Jika kamu ingin pakaian rapi tanpa drama capek, ada beberapa trik praktis yang mudah dilakukan. Tidak butuh alat khusus, hanya teknik yang benar dan sedikit persiapan sebelum mulai menyetrika. Berikut tips-tipsnya.
1. Pisahkan Baju Berdasarkan Jenis Kain
Setiap jenis kain membutuhkan suhu yang berbeda saat disetrika. Katun biasanya membutuhkan panas tinggi, sedangkan bahan sintetis memerlukan suhu rendah agar tidak rusak. Dengan memilah pakaian sejak awal, kamu tidak perlu terus-menerus mengatur suhu setrika, sehingga proses lebih cepat dan efisien.
Selain itu, memisahkan pakaian juga bisa mencegah kerusakan. Misalnya, bahan satin atau sutra mudah terbakar jika terkena panas tinggi. Dengan pengelompokan yang tepat, kamu bisa menyetrika dengan lebih percaya diri tanpa takut merusak pakaian favorit.
2. Gunakan Sprayer Air agar Kerutan Lebih Mudah Hilang
Kerutan pada pakaian yang terlalu kering lebih sulit diluruskan. Menyemprotkan sedikit air membuat serat kain lebih lentur sehingga gosokan pertama sudah cukup untuk meratakannya. Kamu bisa menggunakan sprayer kecil atau memanfaatkan fitur uap pada setrika jika tersedia.
Cara ini terbukti mempercepat proses karena kamu tidak perlu mengulang gosokan berkali-kali. Selain itu, kain yang agak lembap juga memberikan hasil akhir yang lebih rapi dan halus. Pastikan tidak membasahi terlalu banyak agar pakaian tidak menjadi lembek dan makin lama disetrika.
3. Mulai dari Bagian yang Lebih Mudah
Sebagian besar pakaian memiliki bagian yang permukaannya luas, seperti punggung atau bagian depan baju. Menyetrika bagian ini lebih dulu membantu membangun ritme dan menghemat tenaga. Setelah itu, lanjutkan ke bagian yang lebih rumit seperti kerah, lengan, atau area lipatan kecil.
Teknik ini membuat proses terasa lebih ringan karena kamu menyelesaikan bagian besar terlebih dahulu. Selain menghemat waktu, cara ini juga mencegah kamu merasa lelah sebelum mengerjakan area yang membutuhkan ketelitian lebih.
4. Setrika di Alas yang Tepat dan Rata
Alas setrika yang empuk atau tidak rata dapat membuat hasil setrikaan tidak maksimal. Gunakan alas yang keras namun sedikit berlapis agar panas merata. Dengan permukaan yang stabil, kamu tidak perlu menekan setrika terlalu keras, sehingga tenaga yang dikeluarkan jauh lebih sedikit.
Investasi pada alas setrika yang baik bisa sangat membantu mempercepat proses. Baju lebih rapi dalam sekali gosokan dan kamu tidak perlu bekerja dua kali untuk memperbaiki area yang masih kusut.
5. Gantung atau Lipat Baju Segera Setelah Disetrika
Kebiasaan meletakkan baju sembarangan setelah disetrika bisa membuat kerutan baru muncul. Gantung baju sesegera mungkin untuk mempertahankan kerapian. Jika ingin melipatnya, pastikan melipat dengan benar agar pakaian tetap terlihat rapi ketika akan digunakan.
Ini adalah langkah sederhana namun sangat berpengaruh. Kamu sudah mengeluarkan tenaga untuk menyetrika, jadi jangan biarkan hasilnya sia-sia hanya karena baju diletakkan sembarangan.
Dengan teknik yang tepat, menyetrika tidak lagi harus menjadi tugas yang melelahkan. Melalui persiapan sederhana dan cara kerja yang lebih efisien, kamu bisa mendapatkan pakaian yang rapi dengan usaha yang lebih ringan.