Wajah Bengkak Saat Hamil Itu Normal, Simak Cara Atasi Wajah Bengkak Ini

Nabila MecadinisaDiterbitkan 17 Desember 2025, 11:12 WIB

ringkasan

  • Wajah bengkak saat hamil umumnya normal karena peningkatan volume cairan dan perubahan hormon, dikenal sebagai edema periorbital, namun bisa diatasi dengan beberapa cara.
  • Beberapa cara atasi wajah bengkak saat hamil meliputi kompres dingin/hangat, posisi tidur yang benar, membatasi asupan garam, memperbanyak minum air putih, dan konsumsi makanan diuretik alami.
  • Waspadai pembengkakan wajah yang tiba-tiba atau ekstrem disertai gejala lain seperti sakit kepala parah atau gangguan penglihatan, karena bisa menjadi tanda preeklampsia yang memerlukan penanganan medis segera.

Fimela.com, Jakarta - Wajah bengkak selama kehamilan adalah kondisi umum yang sering dialami banyak wanita hamil. Kondisi ini kerap kali membuat para wanita hamil merasa tidak nyaman bahkan merasa tidak percaya diri. Meskipun seringkali normal, kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran.

Namun, Sahabat Fimela tidak perlu khawatir, karena terjadinya pembengkakan di sekitar wajah merupakan hal yang normal dialami selama masa kehamilan. Memahami penyebab dan cara mengatasinya dapat membantu ibu hamil merasa lebih nyaman.

Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai penyebab, berbagai cara efektif untuk mengatasi wajah bengkak, serta kapan Sahabat Fimela harus mulai waspada terhadap kondisi ini.

2 dari 4 halaman

Mengapa Wajah Bengkak Saat Hamil Sering Terjadi?

Pembengkakan di sekitar wajah selama kehamilan secara medis disebut dengan edema periorbital. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya bagi kesehatan ibu maupun janin.

Penyebab utama wajah bengkak saat hamil adalah penumpukan cairan. Tubuh ibu hamil memproduksi sekitar 50 persen lebih banyak darah dan cairan tubuh untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang berkembang. Peningkatan volume cairan ini dapat menyebabkan retensi cairan dan penumpukan di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah.

Selain itu, perubahan hormon kehamilan juga berperan besar. Hormon-hormon ini dapat menyebabkan tubuh menahan cairan dan natrium, yang berkontribusi pada pembengkakan di wajah, tangan, dan kaki. Peningkatan kadar estrogen juga dapat memengaruhi sirkulasi darah dan sistem kekebalan tubuh.

Pembengkakan di area sekitar mata juga dapat terjadi akibat ibu hamil kurang tidur atau mengalami insomnia. Pada trimester kedua dan ketiga, tekanan dari janin yang bertumbuh dan volume darah yang lebih banyak dapat memengaruhi aliran darah, menyebabkan pembengkakan yang lebih parah.

3 dari 4 halaman

Panduan Lengkap Cara Atasi Wajah Bengkak Saat Hamil

Meskipun wajah bengkak adalah kondisi normal, hal ini dapat membuat Sahabat Fimela merasa tidak nyaman. Untungnya, ada beberapa cara efektif dan aman yang bisa dicoba untuk mengatasi wajah bengkak saat hamil.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan kompres dingin atau hangat. Berikan kompres dingin di pagi hari menggunakan masker wajah gel yang sudah didinginkan, namun hindari menempelkan es batu langsung ke wajah. Jika kompres dingin tidak efektif, coba gunakan handuk hangat dan letakkan di wajah selama 5-10 menit untuk melancarkan pergerakan cairan. Hindari mandi air panas atau paparan panas berlebihan karena dapat memperburuk retensi air.

Perhatikan juga posisi tidur Sahabat Fimela. Sanggah kepala dengan bantal saat tidur untuk membantu mengurangi penumpukan cairan. Jika usia kehamilan sudah memasuki 20 minggu, cobalah tidur di sisi kiri untuk mencegah penumpukan cairan di wajah. Penggunaan guling hamil dapat membantu kenyamanan.

Asupan makanan dan minuman juga penting. Batasi makanan tinggi garam atau natrium, seperti makanan kemasan dan cepat saji, karena dapat membantu mencegah retensi air. Sebaliknya, perbanyak minum air putih yang cukup untuk menjaga hidrasi dan membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan. Konsumsi makanan diuretik alami seperti pisang dan alpukat juga dapat membantu mengeluarkan sodium dan meningkatkan produksi urine. Lakukan aktivitas fisik ringan yang aman selama kehamilan secara rutin dan konsisten. Terakhir, usahakan menjaga kenaikan berat badan selama hamil maksimal 14 kg hingga waktu persalinan.

4 dari 4 halaman

Kapan Harus Waspada: Mengenali Tanda Preeklampsia

Meskipun sebagian besar kasus wajah bengkak adalah normal, pembengkakan yang tiba-tiba atau ekstrem, terutama jika disertai gejala lain, bisa menjadi tanda kondisi serius seperti preeklampsia. Preeklampsia adalah kondisi tekanan darah tinggi yang disertai dengan proteinuria (keluarnya protein dalam urin secara tidak normal) selama kehamilan.

Segera hubungi dokter jika Sahabat Fimela mengalami pembengkakan yang meningkat sangat cepat atau ekstrem pada wajah dan tangan. Gejala lain yang perlu diwaspadai termasuk sakit kepala yang intensitasnya berat atau konstan, serta mual disertai muntah.

Perhatikan juga sakit perut bagian atas, gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur, sensitif terhadap cahaya, atau melihat bintik-bintik. Sesak napas dan kenaikan berat badan lebih dari 0,5 kg sehari juga merupakan tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan.

Pemeriksaan kehamilan secara rutin setiap bulan sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin, serta mendeteksi kondisi serius sejak dini. Jika ada kekhawatiran, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.