Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Botol Susu yang Aman untuk Si Kecil

Angela FernandaDiterbitkan 16 Februari 2026, 16:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Memberikan ASI atau susu formula melalui botol menjadi solusi yang umum dipilih para orang tua, terutama ketika menyusui secara langsung tidak memungkinkan. Meski begitu, kebutuhan nutrisi si kecil tetap harus menjadi prioritas utama. Organisasi kesehatan dunia merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, dilanjutkan dengan MPASI secara bertahap sambil tetap memberikan ASI hingga usia dua tahun atau lebih. Dalam proses tersebut, penggunaan botol susu pun tak jarang menjadi bagian dari keseharian bayi.

Memilih botol susu tidak bisa dilakukan sembarangan. Botol susu yang aman, higienis, dan sesuai dengan kebutuhan bayi dapat membantu mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Mulai dari bahan botol, bentuk dot, hingga kemudahan dalam proses sterilisasi, semuanya perlu diperhatikan. Berikut tips memilih botol susu bayi yang tepat agar si kecil tetap nyaman dan sehat.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Pilih Bahan Botol Berlabel Bebas BPA

Botol susu bebas BPA./copyright freepik/rawpixel.com

Saat memilih botol susu, pastikan produk yang digunakan sudah berlabel BPA free. BPA (Bisphenol A) adalah zat kimia yang sering digunakan untuk membuat plastik agar terlihat bening dan tidak mudah pecah. Saat botol dipanaskan, misalnya ketika menyeduh susu atau sterilisasi, BPA berisiko larut ke dalam susu. Zat ini berisiko mengganggu sistem hormon, pertumbuhan, bahkan sistem kekebalan tubuh bayi. Paparan BPA dapat berdampak pada sistem hormon dan perkembangan bayi. Untuk pilihan yang lebih aman, Sahabat Fimela juga bisa mempertimbangkan botol berbahan kaca yang lebih tahan panas dan minim resiko zat kimia.

3 dari 5 halaman

Desain Botol Susu Bayi yang Mendukung Kenyamanan

Bayi nyaman saat memegang botol susu./copyright freepik/jcomp

Desain botol susu berpengaruh besar pada kenyamanan si kecil saat menyusu. Botol dengan bentuk ergonomis dapat membantu bayi menyusu lebih alami dan mengurangi risiko bayi tersedak atau kembung. Selain itu, posisi menyusui yang mendukung kontak dekat antara ibu dan bayi juga membantu mempererat bonding. Pilih botol yang dirancang menyerupai pengalaman menyusui langsung agar si kecil merasa lebih nyaman.

4 dari 5 halaman

Pilih Bahan Dot yang Aman

Memilih dot yang aman untuk bayi./copyriht unsplash/Jaye Haych

Dot menjadi bagian penting yang tak kalah krusial. Pilih dot yang dirancang mudah menyesuaikan dengan mulut bayi. Dot yang menyerupai puting ibu akan memudahkan bayi beradaptasi dan menghisap dengan baik. Pastikan juga ukuran dan aliran dot sesuai dengan usia bayi agar proses menyusu tetap lancar dan nyaman.

5 dari 5 halaman

Mudah Dibersihkan dan Dirawat

Membersihkan botol susu bayi./copyright unsplash/Andrew Carr

Menjaga kebersihan sangat penting untuk kesehatan bayi. Botol bermulut lebar akan memudahkan proses pengisian dan pembersihan. Jika memungkinkan, pilih botol yang aman untuk mesin pencuci piring dan tahan terhadap proses sterilisasi berulang agar lebih praktis bagi orang tua yang sibuk.

Memilih botol yang tepat untuk bayi tidak hanya soal merek, tetapi juga tentang keamanan, kenyamanan, dan kemudahan perawatan. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, orang tua dapat memastikan pengalaman menyusu yang lebih aman dan menyenangkan bagi si kecil.