Fimela.com, Jakarta - Selama ini, bedah plastik kerap dipersepsikan semata sebagai jalan pintas untuk mempercantik penampilan. Padahal, di balik popularitas prosedur estetik, bedah plastik juga memegang peran penting dalam membantu memulihkan bentuk tubuh maupun wajah yang mengalami kerusakan.
Dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik dari RS EMC Sentul, Prof. Dr. dr. David S. Perdanakusuma,Sp.BP-RE SubSp. EL(K) menjelaskan bahwa bedah plastik merupakan salah satu cabang ilmu bedah yang sangat menitikberatkan pada hasil akhir penampakan.
“Bedah plastik adalah upaya memberi nilai tambah pada tubuh yang dianggap kurang. Bedah plastik adalah salah satu cabang ilmu bedah yang dalam tindakannya sangat memerhatikan hasil penampakan,” jelas dr. David.
Ia juga menuturkan bahwa istilah plastik berasal dari bahasa Yunani, plasticos, yang berarti membentuk atau mengolah.
Dua Area Besar dalam Bedah Plastik
Menurut dr. David, bedah plastik terbagi ke dalam dua area besar, yakni estetik dan rekonstruksi.
Area estetik ditujukan untuk mengubah seseorang yang berada dalam kondisi normal menjadi terlihat lebih baik, lebih muda, lebih kencang, dan lebih indah.
“Ini adalah area estetik, dari normal menjadi super normal. Area estetik ada dua area, yaitu wajah dan tubuh,” ujar dr. David dalam temu media di RS EMC Sentul, Bogor.
Berbeda dengan itu, area rekonstruksi berfokus pada pasien dengan kondisi tidak normal akibat kerusakan jaringan, kelainan, atau trauma.
Misalnya pada seseorang yang mengalami kecelakaan hingga bentuk wajahnya rusak, bedah rekonstruksi dibutuhkan agar bentuk tersebut dapat kembali mendekati kondisi semula, meski tidak selalu bisa pulih sepenuhnya.
Ruang lingkup bedah rekonstruksi pun jauh lebih luas, mencakup kepala dan wajah, penanganan luka dan luka bakar, bedah mikro, bedah tangan, hingga area genital.
Prinsip Dasar Bedah Estetik
Dalam praktik estetik, dr. David menyebut ada tiga prinsip utama, yaitu mengurangi, menambah, dan membuat.
Mengurangi berarti mengecilkan bagian yang terlalu besar, mengencangkan jaringan yang kendur, atau menyempitkan bagian yang terlalu lebar. Menambah dilakukan untuk melengkapi bagian yang dinilai kurang, sementara membuat berarti membentuk sesuatu yang sebelumnya tidak ada.
“Itulah ruang lingkup dari estetik, mengurangi yang kelebihan, menambahkan yang kekurangan, atau yang enggak ada dijadiin ada,” tutur dr. David.
Ia mencontohkan, mulai dari membuat lipatan kelopak mata, menghadirkan lesung pipit, hingga membentuk belahan dagu.Sementara itu, prinsip utama bedah rekonstruksi adalah memperbaiki kerusakan atau ketidaknormalan yang terjadi pada tubuh maupun wajah.
Termasuk di dalamnya penanganan kelainan bawaan lahir, seperti bibir sumbing, perbaikan akibat kecelakaan atau trauma, hingga cacat setelah operasi.
“Cacat pascaoperasi, misalnya ada tumor payudara lalu payudaranya diangkat, itu tugas bedah plastik untuk membuat ada payudara lagi. Di wajah ada tumor, diangkat, kemudian diperbaiki lagi wajahnya,” jelas dr. David.
Namun, ia menegaskan bahwa tujuan utama rekonstruksi bukanlah membuat seseorang menjadi lebih cantik. Lewat penjelasan ini, terlihat jelas bahwa bedah plastik tidak semata bicara soal estetika. Lebih dari itu, bedah plastik juga berperan besar dalam membantu pasien kembali menjalani hidup dengan bentuk tubuh dan wajah yang lebih mendekati kondisi normal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
Layanan yang Lebih Privat
Di RS EMC Sentul, layanan bedah plastik sendiri terbagi ke dalam dua fokus utama, menyesuaikan kebutuhan medis maupun estetik pasien.
Pertama, layanan bedah plastik rekonstruksi, yang diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi tidak normal akibat kecelakaan, trauma, atau kerusakan jaringan. Layanan ini berfokus membantu mengembalikan bentuk dan fungsi tubuh maupun wajah agar kembali mendekati kondisi normal.
Kedua, layanan bedah plastik estetik, yang ditujukan bagi pasien dengan kondisi normal namun ingin menyempurnakan penampilan. Pada layanan estetik ini, tindakan yang menjadi sorotan antara lain adalah sedot lemak (liposuction) bagi pasien yang ingin memperbaiki kontur tubuh atau tampak lebih ramping, serta penambahan lemak (fat grafting) pada area tertentu untuk membantu mengisi volume kulit, sehingga wajah terlihat lebih segar dan tidak tampak keriput.
Sebagai tambahan, RS EMC Sentul juga menghadirkan layanan bedah plastik yang dirancang dengan perhatian khusus pada kenyamanan dan privasi pasien.
Melalui pusat layanan bedah plastik yang terintegrasi, alur pelayanan dibuat lebih personal dan tertutup. Pasien dapat menggunakan akses lift khusus menuju area konsultasi maupun tindakan, sehingga tidak perlu melewati area umum rumah sakit.
Seluruh proses, mulai dari registrasi, konsultasi dengan dokter, tindakan, hingga masa pemulihan, berada dalam satu jalur layanan yang lebih privat. Bahkan, proses administrasi dan pembayaran pun disediakan melalui alur tersendiri, sehingga pasien tetap merasa aman, nyaman, dan kerahasiaannya terjaga.
Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen RS EMC Sentul dalam menghadirkan pengalaman perawatan bedah plastik yang tidak hanya berfokus pada hasil medis, tetapi juga pada rasa tenang, aman, dan privasi pasien sejak pertama datang hingga seluruh rangkaian layanan selesai.