Kurang Tidur Saat Sahur Bisa Mempercepat Penuaan Kulit? Ini Penjelasannya!

Hilda IrachDiterbitkan 28 Februari 2026, 12:11 WIB

ringkasan

  • Kurang tidur saat sahur dapat mempercepat penuaan kulit karena mengganggu proses perbaikan sel.
  • Tidur yang buruk meningkatkan risiko munculnya kerutan dan kulit kusam.
  • Kualitas tidur yang baik penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kurang tidur saat sahur ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan kulit kita. Tidur yang cukup sangat penting untuk proses perbaikan dan regenerasi kulit. Ketika kita tidak mendapatkan tidur yang berkualitas, proses ini terganggu, dan kulit pun bisa menunjukkan tanda-tanda penuaan lebih cepat. Mari kita telusuri lebih dalam tentang hubungan antara kurang tidur dan penuaan kulit.

Proses penuaan kulit dipengaruhi oleh banyak faktor, dan kualitas tidur adalah salah satunya. Selama tidur, tubuh melakukan perbaikan sel dan memproduksi kolagen, yang sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit. Jika sahur menjadi waktu yang mengganggu waktu tidur kita, maka dampaknya bisa sangat merugikan.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mempercepat tanda-tanda penuaan kulit, seperti kerutan dan kulit kusam. Bahkan, hanya satu malam tidur yang buruk dapat menyebabkan bengkak dan lingkaran hitam di bawah mata. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana kurang tidur saat sahur dapat mempengaruhi kesehatan kulit kita.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Dampak Umum Kurang Tidur pada Kulit

Kualitas tidur yang buruk secara kronis dapat menyebabkan peningkatan tanda-tanda penuaan intrinsik pada kulit. Beberapa dampak yang sering terjadi antara lain:

  • Tanda Penuaan Dini: Orang yang kurang tidur cenderung menunjukkan tanda-tanda penuaan lebih awal, seperti kerutan dan kulit kusam.
  • Fungsi Penghalang Kulit Berkurang: Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu fungsi penghalang kulit, membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Dehidrasi: Kurang tidur melemahkan kemampuan kulit untuk menahan kelembapan, yang mengarah pada kulit kering dan kusam.
3 dari 4 halaman

Tanda-tanda Penuaan Kulit yang Dipercepat

Kurang tidur dapat mempercepat beberapa tanda penuaan kulit, antara lain:

  • Garis Halus dan Hilangnya Elastisitas: Tidur yang buruk mengganggu sintesis kolagen, yang penting untuk menjaga kekencangan kulit.
  • Lingkaran Hitam dan Kantung Mata: Tidur yang tidak cukup dapat menyebabkan sirkulasi darah terganggu, yang berkontribusi pada lingkaran hitam di bawah mata.
  • Pigmentasi Tidak Merata: Orang yang kurang tidur menunjukkan peningkatan pigmentasi tidak merata pada kulit.
4 dari 4 halaman

Mekanisme Biologis yang Terlibat

Selama tidur, tubuh kita melakukan berbagai proses penting yang mendukung kesehatan kulit:

  • Perbaikan Seluler: Tidur nyenyak meningkatkan produksi hormon pertumbuhan yang merangsang regenerasi sel.
  • Produksi Kolagen: Selama tidur, tubuh meningkatkan produksi kolagen, yang penting untuk menjaga elastisitas kulit.
  • Stres Oksidatif: Tidur yang berkualitas membantu mengurangi stres oksidatif yang dapat merusak sel kulit.

Dengan memahami dampak kurang tidur saat sahur, kita dapat lebih menghargai pentingnya tidur yang berkualitas. Tidur yang cukup bukan hanya baik untuk kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga untuk menjaga kecantikan kulit kita.