Jepang Punya Koran Ramah Lingkungan yang Bisa Ditanam Setelah Dibaca

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 26 Mei 2026, 16:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan, Jepang kembali mencuri perhatian lewat inovasi unik bernama “Green Newspaper”. Berbeda dari koran biasa, surat kabar ini dapat ditanam setelah selesai dibaca dan nantinya akan tumbuh menjadi tanaman atau bunga. 

Melansir Japan Daily, kabar tersebut berasal dari surat kabar Jepang Mainichi Shimbun yang bekerja sama dengan perusahaan periklanan Jepang Dentsu Inc.. Konsep ini pertama kali diperkenalkan pada perayaan Greenery Day di Jepang pada 4 Mei 2016.  

Inovasi tersebut menjadi bukti bagaimana Jepang terus mengembangkan teknologi dan ide kreatif untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan sekaligus mengurangi limbah kertas.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Dibuat dari Kertas Daur Ulang dan Bibit Tanaman

Ilustrasi membaca koran, berita. (Photo by bruce mars on Unsplash)

Green Newspaper dikembangkan bekerja sama dengan perusahaan periklanan besar Jepang, Dentsu Inc.. Koran ini dibuat menggunakan kertas daur ulang berbahan nabati yang di dalamnya ditanam bibit bunga maupun tanaman herbal.

Tak hanya itu, tinta yang digunakan juga berasal dari bahan alami berbasis tumbuhan sehingga aman bagi lingkungan dan bahkan dapat berfungsi sebagai pupuk saat ditanam.

Bibit yang disisipkan di dalam koran antara lain bunga poppy, daisy, hingga tanaman herbal yang bisa dikonsumsi.

Cara Kerjanya Unik dan Ramah Lingkungan

Setelah koran selesai dibaca, pembaca cukup merobek kertas menjadi bagian kecil, lalu menanamnya di tanah atau pot dan menyiramnya secara rutin.

Dalam beberapa minggu, bibit di dalam kertas akan mulai tumbuh menjadi tanaman hidup. Konsep sederhana ini membantu mengurangi sampah sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap daur ulang.

Inisiatif tersebut juga dinilai mampu membantu menekan emisi karbon dibandingkan metode pembuangan limbah kertas konvensional.

3 dari 3 halaman

Jepang Memiliki Tingkat Daur Ulang Tinggi

Ilustrasi koran. (Foto: Unsplash/Mr Cup / Fabien Barral)

Jepang memang dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pengelolaan sampah dan daur ulang yang baik. Berdasarkan data Paper Recycling Promotion Center, tingkat daur ulang kertas di Jepang mencapai lebih dari 80 persen pada 2023.

Karena itu, konsep plantable paper seperti Green Newspaper dinilai sangat cocok dengan budaya masyarakat Jepang yang sudah terbiasa memilah dan mendaur ulang sampah.

Tren produk ramah lingkungan berbahan kertas tanam juga mulai berkembang di berbagai negara lain, termasuk Amerika Serikat yang menggunakan kemasan produk berisi bibit tanaman.

Sukses Besar dan Jadi Sarana Edukasi

Green Newspaper berhasil mencetak lebih dari empat juta kopi dan menghasilkan pendapatan sekitar 80 juta yen atau setara ratusan juta rupiah.

Tak berhenti di situ, Mainichi Shimbun juga membawa program ini ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan kebiasaan daur ulang sejak dini.

Melalui berbagai acara publik dan program pendidikan, inovasi ini disebut berhasil menjangkau jutaan orang di Jepang.

Viral dan Dipuji Banyak Orang

Konsep koran yang bisa berubah menjadi tanaman ini kembali viral di media sosial dan mendapat banyak pujian karena dianggap kreatif sekaligus bermanfaat bagi lingkungan.

Banyak orang berharap inovasi serupa dapat diterapkan di negara lain agar limbah kertas dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang lebih berguna dan berkelanjutan.