Fimela.com, Jakarta - Kemewahan kini tidak lagi hanya diukur dari label yang dikenakan atau aksesori yang menghiasi penampilan. Dalam beberapa tahun terakhir, batas antara dunia fashion, seni, dan kuliner semakin kabur. Pengalaman menikmati makanan premium pun kini menjadi bagian dari gaya hidup yang merepresentasikan selera, kreativitas, sekaligus ekspresi diri.
Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya kolaborasi lintas industri yang menghadirkan pengalaman multisensori. Bukan sekadar menikmati sebuah produk, tetapi juga merasakan cerita, desain, hingga filosofi yang melatarbelakanginya. Di sinilah konsep pleasure berevolusi menjadi sesuatu yang lebih personal dan berkesan.
Semangat tersebut yang kemudian diangkat Magnum melalui kolaborasinya bersama label perhiasan kontemporer asal Indonesia, Gelap Ruang Jiwa. Keduanya menghadirkan sebuah perayaan yang memadukan craftsmanship, fashion, dan cita rasa dalam satu pengalaman eksklusif sebuah koleksi aksesori.
Ketika Detail Menjadi Bahasa Desain
Kolaborasi ini berangkat dari peluncuran Magnum Pistachio, varian terbaru yang menghadirkan perpaduan lapisan cokelat Belgia tebal khas Magnum dengan lapisan pistachio premium. Sensasi cracking yang menjadi ciri khas Magnum tetap dipertahankan, kemudian dipadukan dengan es krim pistachio bertekstur lembut bermotif marble serta taburan potongan almond yang menambah dimensi rasa.
Menariknya, setiap elemen tersebut tidak hanya diterjemahkan sebagai pengalaman kuliner, tetapi juga menjadi inspirasi dalam proses kreatif Gelap Ruang Jiwa. Tekstur cokelat yang retak saat digigit, kilau cokelat yang meleleh perlahan, warna pistachio yang lembut, hingga garis sederhana pada stik es krim diolah menjadi bahasa visual yang kemudian diwujudkan dalam koleksi perhiasan artistik.
Aliqa Sendyalaras, Head of Marketing Magnum Ice Cream Indonesia, mengatakan bahwa setiap produk Magnum memang dirancang dengan perhatian terhadap detail.
"Terinspirasi dari bahan premium yang tengah menjadi tren dan signature cracking chocolate khas Magnum, Magnum menghadirkan bentuk kenikmatan yang lebih refined bagi mereka yang mengapresiasi rasa dan artistry. Melalui kolaborasi bersama Gelap Ruang Jiwa, kami merayakan keindahan keterampilan dalam berbagai wujudnya," ujarnya.
Pleasure Tak Lagi Sekadar Dinikmati, Tetapi Juga Dikenakan
Bagi Gelap Ruang Jiwa, kolaborasi ini menjadi ruang eksplorasi baru dalam menerjemahkan pengalaman sensoris menjadi karya yang bisa dikenakan.
Menurut Runa, Director & Designer Gelap Ruang Jiwa, setiap detail Magnum menghadirkan narasi visual yang kuat.
"Terinspirasi dari setiap elemen Magnum, mulai dari stik ikonis, signature chocolate crack, hingga tekstur yang meleleh, kami menerjemahkan detail-detail sensoris menjadi perhiasan berwujud artistik. Setiap karya buatan tangan mencerminkan filosofi Gelap Ruang Jiwa dalam menciptakan objek abadi dengan kedalaman emosional," jelasnya.
Hasilnya adalah koleksi yang tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga mengajak orang melihat bagaimana sebuah pengalaman sederhana dapat diterjemahkan menjadi karya dengan nilai artistik tinggi.
Pengalaman yang Menggabungkan Fashion dan Kuliner
Kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui sebuah perayaan eksklusif yang menghadirkan pengalaman lebih dekat bagi para tamu.
Suasana dimulai dengan trunk show di area makan, di mana para model berjalan sambil menikmati Magnum sehingga aktivitas sederhana tersebut berubah menjadi bagian dari pertunjukan mode. Selanjutnya, tamu diajak memasuki Curation Lounge untuk melihat koleksi perhiasan dari dekat sekaligus berkonsultasi mengenai styling bersama tim Gelap Ruang Jiwa.
Tak hanya itu, tersedia pula Magnum Dipping Atelier yang memungkinkan pengunjung merancang Magnum sesuai selera. Mulai dari memilih Magnum Classic atau Magnum Pistachio, kemudian melengkapinya dengan lapisan cokelat Belgia atau pistachio serta berbagai pilihan topping yang terinspirasi dari bahasa desain Gelap Ruang Jiwa.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa menikmati dessert premium kini tidak hanya soal rasa, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang mengedepankan kreativitas, personalisasi, dan apresiasi terhadap craftsmanship.