Sukses

Fashion

Paris Haute Couture 2026, Saat Tubuh, Fantasi, dan Teknologi Berpadu di Atas Runway

Fimela.com, Jakarta - Paris Haute Couture Fall/Winter 2026–2027 resmi berakhir setelah empat hari peragaan di Paris, Prancis. Sekitar 30 rumah mode menampilkan koleksi couture terbaru yang memperlihatkan beragam pendekatan kreatif, mulai dari eksplorasi siluet hingga inovasi material.

Debut Pierpaolo Piccioli sebagai direktur kreatif Balenciaga menjadi salah satu momen yang paling dinantikan sepanjang pekan mode. Namun, di luar pergantian desainer di sejumlah rumah mode besar, tiga tren utama terlihat mendominasi runway, yakni eksplorasi bentuk tubuh, dunia fantasi, dan pemanfaatan teknologi, melansir AP, Jumat, 10 Juli 2026.

Eksplorasi tubuh menjadi tema yang paling menonjol. Para desainer menghadirkan interpretasi berbeda terhadap siluet, mulai dari menampilkan kulit secara subtil hingga menyamarkan bentuk tubuh melalui volume yang dramatis.

Armani Privé memilih pendekatan yang lebih elegan di bawah arahan Silvana Armani. Koleksinya memainkan kontras antara busana yang menutup dan memperlihatkan tubuh tanpa mengikuti tren pakaian transparan. Jaket tuksedo dipadukan dengan busana dalam berhias bordir, sementara jaket bomber dengan bukaan di bagian bawah hanya menampilkan sedikit area pinggang.

Sebaliknya, Schiaparelli menawarkan eksplorasi yang lebih eksperimental. Daniel Roseberry menghadirkan korset menyerupai anatomi manusia, detail silikon berbentuk insang di punggung, hingga jaket lateks dengan struktur menyerupai tentakel yang dapat mengembang. Pendekatan ini menjadikan tubuh sebagai bagian dari karya seni, bukan sekadar media untuk mengenakan busana.

Balenciaga dan Iris van Herpen melangkah lebih jauh dengan mengubah persepsi terhadap bentuk tubuh. Balenciaga menggunakan pemindaian tubuh tiga dimensi untuk menciptakan siluet baru yang dramatis, sedangkan Iris van Herpen menyusun sekitar 30 ribu manik-manik kaca tiup di atas kain tulle transparan sehingga tubuh model tampak menyatu dengan busana.

Pelarian ke Fantasi: Dari Capote sampai Dongeng di Grand Palais

Banyak rumah mode menjadikan dunia fantasi sebagai sumber inspirasi di Paris Haute Couture 2026. Di tengah ketidakpastian ekonomi, konflik geopolitik, dan gelombang panas di Eropa, para desainer menghadirkan koleksi yang membawa penonton keluar dari realitas sehari-hari.

Elie Saab mengangkat pesta topeng legendaris Truman Capote pada 1966 melalui gaun beludru berkorset, siluet New Look, dan jubah bergaya Hollywood klasik. Zuhair Murad menghadirkan taman imajinatif dengan detail bunga mawar, kupu-kupu, burung, dan jubah berhias bulu. Stephane Rolland mempersembahkan koleksi serba putih sebagai penghormatan kepada penyanyi Dalida.

Chanel mengubah Grand Palais menjadi negeri dongeng dengan dekorasi tanaman kacang raksasa, sepatu berbentuk polong kacang, dan telur emas. Dior melengkapi tema fantasi lewat koleksi yang terinspirasi karya seniman Lynda Benglis, menegaskan bahwa couture juga menghadirkan pengalaman visual yang imajinatif.

Inovasi Teknologi Bersanding dengan Keahlian Tangan

Teknologi menjadi salah satu tema utama di Paris Haute Couture 2026. Sejumlah rumah mode memadukan material inovatif dengan pengerjaan manual yang menjadi ciri khas couture.

Schiaparelli menggunakan bahan eksperimental seperti sisik ikan yang dipanggang, lembaran cat yang dibekukan, dan silikon yang dibentuk sepenuhnya dengan tangan. Iris van Herpen bereksperimen dengan partikel akselerator untuk menghasilkan muatan listrik pada salah satu gaunnya, menciptakan perpaduan antara sains dan mode.

Balenciaga memanfaatkan sutra hasil rekayasa laboratorium dari Amsilk yang diklaim lebih kuat daripada baja. Meski mengusung teknologi mutakhir, rumah mode itu menutup peragaan dengan menghadirkan seluruh anggota atelier ke atas runway bersama direktur kreatif Pierpaolo Piccioli.

"Saya ingin menunjukkan bahwa couture lahir dari tangan manusia dan orang-orang yang bekerja di balik setiap karya," kata Piccioli.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading